SuaraRiau.id - Pj Bupati Kampar Kamsol mengatakan lomba balap sepeda Tour de Muara Takus yang dilaksanakan pada 12 November 2022 akan mendongkrak sektor pariwisata dan ekonomi di daerah setempat maupun di Riau secara umum.
Bupati Kamsol berharap ajang itu menjadi daya tarik wisata tersendiri sehingga banyak orang berkunjung dan mendongkrak majunya roda ekonomi di Riau, khususnya di Kampar.
"Karena Tour de Muara Takus ini, kuliner dan penjualan suvenir kita jalan," katanya dikutip dari Antara, Selasa (25/10/2022).
Ia mengungkapkan, karena di sekitar Candi Muara Takus nantinya juga ada bazar UMKM untuk memanjakan pengunjung dari berbagai daerah.
Kamsol menjelaskan Tour de Muara Takus 2022 ini adalah ajang sepeda menelusuri Kota Pekanbaru menuju situs Candi Muara Takus di Kabupaten Kampar sebagai titik akhirnya dengan perjalanan keseluruhan sejauh 125 kilometer.
Kamsol menyebutkan rencananya Tour de Muara Takus tahun ini akan mengambil titik awal di depan Mapolda Riau, Jalan Pattimura, Kota Pekanbaru, dan berakhir di Candi Muara Takus, Kabupaten Kampar.
Dia juga menyebutkan pendaftaran yang dibuka untuk kelas hobbies dan race ini sudah ada pendaftar dari 20 provinsi di Indonesia dan satu negara tetangga yaitu Malaysia.
Kegiatan yang diselenggarakan oleh Ikatan Sepeda Sport Seluruh Indonesia (ISSI) Provinsi Riau tersebut didukung oleh Pemprov Riau dan Pemkab Kampar dan puncaknya berada di Candi Muara Takus.
Ia mengatakan di lokasi puncak acara akan diselenggarakan berbagai kegiatan, mulai dari pasar murah, bantuan sembako untuk masyarakat, serta hiburan rakyat.
"Hiburan dari pagi sampai menjelang tamu datang sampai dengan sore. Sore ada pembagian hadiah sekaligus musik tradisional, lagu daerah dan musik tren saat ini," tambahnya.
Kamsol juga mengajak semua pihak untuk bersama-sama menyukseskan kegiatan Tour de Muara Takus sehingga diharapkan pula ke depannya kegiatan ini menjadi ajang nasional. (Antara)
Berita Terkait
-
Sakit Hati gegara Omongan, Ayah di Kampar Lukai Leher Putrinya hingga Tewas
-
Mirip Raja Ampat! Wisata Alam Puncak Kompe Kampar Perlu Perhatian dari Pemerintah
-
Puncak Kompe, Wisata Berjuluk Raja Ampat Kampar yang Butuh Bantuan Pemerintah
-
Sejumlah Kerbau di Kampar Mati Mendadak, Dinas Peternakan Ungkap Penyebabnya
-
Heboh Puluhan Kerbau Mati Misterius di Kampar, Keluarkan Cairan Merah dari Mulut
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Bencana Alam Tak Bisa Dihitung dengan Kalkulator
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
Terkini
-
Kualitas Udara Pekanbaru Masih Buruk, Siswa Pulang Lebih Awal
-
Eks Kanitreskrim Polsek Rupat Utara Disidang Etik Terkait Penganiayaan Warga
-
5 Tahun Holding Ultra Mikro, Perkuat Ekosistem Pembiayaan Keluarga Prasejahtera
-
Jarak Pandang Terganggu, Lion Air Gagal Mendarat di Bandara Pekanbaru
-
Pekanbaru Berawan Tebal, Padang Diprediksi Hujan Ringan