SuaraRiau.id - BPBD Pekanbaru menyiagakan sejumlah perahu fiber setelah banjir melanda sejumlah daerah, termasuk di Kelurahan Bambu Kuning.
Kepala Pelaksana BPBD Kota Pekanbaru Zarman Chandra mengatakan sejumlah perahu fiber pun disiagakan untuk upaya evakuasi masyarakat dari rumah yang terkena dampak banjir.
"Kita lihat sendiri di lapangan tingginya sebetis orang dewasa, karena lokasi tersebut ke arah muara Sungai Sail, kalau ke arah hulu sungai airnya sudah mulai menurun," katanya dikutip dari Antara, Minggu (16/10/2022).
Dia juga berharap kepada masyarakat yang tinggal di sekitar aliran sungai maupun anak Sungai Sail tetap waspada akan potensi banjir mengingat saat ini telah memasuki musim hujan.
Ia mengimbau para lurah juga menggalakkan aktivitas ronda bisa mengantisipasi banjir karena kondisi cuaca ekstrem.
"Kadang kita merasakan cuaca panas, tapi di malam hari hujan, maka diharapkan RT/RW dan ronda, kalau terjadi hujan dan beberapa saat melakukan tugas terjadi kenaikan air, bisa informasikan ke masyarakat," jelasnya.
Diharapkan, para lurah bisa melakukan mitigasi tahap awal dengan membersihkan drainase agar saluran air berfungsi dengan baik. Masyarakat juga bisa menyelamatkan barang elektronik dengan menaruh di posisi yang aman.
Sebelumnya, banjir menggenangi pemukiman di RT 2 RW 8 Kelurahan Bambu Kuning, Kecamatan Tenayanraya, Pekanbaru, Kamis (13/10/2022).
Sebanyak lima rumah warga terendam banjir karena aliran Sungai Sail kembali meluap.
Ketinggian air mencapai setengah meter sehingga sebagian besar rumah di kawasan Jalan Kampung Baru itu terendam banjir. Kondisi tersebut menjadi perhatian pemerintah dan tim BPBD Pekanbaru.
Para warga terdampak banjir juga sudah dievakuasi dan mendapatkan bantuan dari dinas sosial setempat. (Antara)
Berita Terkait
-
Tes Psikologi: Disadari atau Tidak, Ada Informasi Lain Tentang Kepribadian Anda yang Belum Diketahui, Cek di Sini
-
Janjikan Jadi Pegawai Dishub, Pria Ini Tipu Warga Rp 40 Juta
-
Seorang Pria Tipu Warga Pekanbaru Rp40 Juta Diimingi Jadi Pegawai Dishub, Ini Penjelasan Kadishub
-
Oknum PNS Riau Tersangka Baru Kasus Kredit Fiktif Bank BJB Pekanbaru
-
Tol Pekanbaru-Dumai Punya Perlintasan Gajah, Tol Sibanceh Ada Terowongan Satwa Liar
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
- Kenapa Deretan Musisi Mundur dari Rans Carnival Jogja? Ini Kronologinya
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Jadi Korban Teman Sendiri, 2 Warga Pekanbaru Diteror Tagihan Pinjol Puluhan Juta
-
Ketua Ormas PP Siak Jadi Tersangka Kecelakaan Maut, Polisi Terbitkan Surat Penahanan
-
Pemerintah Didesak Perjuangkan Hak Kelola Warga atas Eks Konsesi SRL di Pulau Rangsang
-
Syamsuar Berduka atas Kepergian Arwin AS: Dia Guru dan Mentor Terbaik
-
Operasi Lancang Kuning Belum Berakhir, Kecelakaan Renggut Nyawa Pelajar di Siak