SuaraRiau.id - Elite PSI Giring Ganesha mengecam deklarasi Anies Baswedan Capres 2024 oleh Partai Nasdem lantaran dinilai tak berempati di tengah tragedi Kanjuruhan.
"Hilangnya ratusan nyawa di Kanjuruhan membuat kami di PSI menyingkirkan bahasan politik sementara, deklarasi capres di tengah kedukaan tentu menyisakan rasa nir empati," kata Giring Ganesha.
Oleh karena itu, Giring Ganesha menegaskan PSI tidak akan mendeklarasikan Capres di tengah momen duka Tragedi Kanjuruhan.
"PSI konsisten menolak pemimpin pengusung politik identitas," sambungnya.
Namun kekinian, PSI melalui akun official Twitter-nya, mendeklarasikan Ganjar Pranowo sebagai Capres 2024.
Atas dasar itu, Giring dicibir netizen karena disebut menjilat ludah sendiri pasca berkoar-koar mengecam deklarasi capres saat momen duka Tragedi Kanjuruhan.
Hal tersebut sontak menuai atensi publik lantaran pernyataan Giring Ganesha berbanding terbalik dengan sikap PSI.
"Enggak apa-apa, kita tuh harus menyesuaikan diri dengan segala perubahan walaupun perubahannya satset satset loh kok ngene seh?" tulis seorang netizen.
Sebelum cuitannya dihapus Giring Ganesha, netizen tersebut sempat mengabadikannya dan membagikan ulang dalam akun Twitter-nya.
Tangkapan layar cuitan Giring Ganesha tersebut menuai atensi sebanyak 2.208 jumlah disukai dan 631 jumlah retweet.
"Ya namanya hidup kan dinamis, realistis, miris," tulis akun Twitter @ditamoechtar_, ditilik pada Selasa (4/10/2022).
Perihal itu, sejumlah netizen turut memberikan respons dan komentar yang beragam.
"Muak melihat politisi yang suka menjilat ludah sendiri," tulis seorang netizen.
"Mimpi adalah kunci, tapi bukan PSI juga sih," ujar netizen lain.
"Politisi omongannya berubah hitungan hari itu biasa ya, ini hitungan jam dong," ucap netizen yang lainnya.
Tag
Berita Terkait
-
Suasana Duka Dibawah Gemercik Hujan, Viking The Jak di Cianjur Berkabung Nyalakan Lilin Terangi Tragedi Kanjuruhan
-
Liga 2 Ditunda, Petinggi PSMS Medan: Kita Berharap Liga Tetap Jalan, Tidak di Banned
-
Coretan Kekecewaan di Stadion Kanjuruhan, Minta Kasus Asap Maut dari Gas Air Mata Diusut Tuntas
-
Giring Ganesha Sebut Kader PSI Siap Kawal Penyaluran BLT BBM
-
Dugaan Pelecehan Seksual Putri Candrawathi Digaungkan Lagi Komnas HAM dan Perempuan, DPR: Jangan Giring Opini!
Terpopuler
- Selamat Tinggal Jay Idzes? Sassuolo Boyong Amunisi Pertahanan Baru dari Juventus Jelang Deadline
- Kakek Penjual Es Gabus Dinilai Makin 'Ngelunjak' Setelah Viral, Minta Mobil Saat Dikasih Motor
- 4 Calon Pemain Naturalisasi Baru Era John Herdman, Kapan Diperkenalkan?
- 26 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 31 Januari 2026: Buru Gullit 117 OVR dan Voucher Draft Gratis
- Muncul Isu Liar Soal Rully Anggi Akbar Setelah Digugat Cerai Boiyen
Pilihan
-
Isi Proposal OJK dan BEI ke MSCI: Janji Ungkap Penerima Manfaat Akhir Saham RI
-
MSCI Buka Suara Usai Diskusi dengan BEI, OJK dan KSEI Perihal IHSG
-
IHSG 'Kebakaran' di Awal Februari, Menkeu Purbaya: Ada Faktor Ketidakpastian!
-
Pupuk Indonesia Pugar Pabrik Tua, Mentan Amran Bilang Begini
-
Setiap Hari Taruhkan Nyawa, Pelajar di Lampung Timur Menyeberang Sungai Pakai Getek
Terkini
-
Cara Hitung Token Listrik Prabayar, Beda dengan Pulsa Ponsel
-
Berawal dari Call Center, Polda Riau Ungkap Penampungan Emas Ilegal PETI di Kuansing
-
5 Mobil Sedan Bekas 20 Jutaan: Gaya buat Anak Muda, Elegan untuk Orang Tua
-
Masyarakat Diminta Waspada Akun Facebook Atasnamakan Plt Gubri SF Hariyanto
-
Polemik Beasiswa PKH Siak Jadi Sorotan, Diminta Dikaji Serius dan Transparan