SuaraRiau.id - Kasus pembunuhan berencana Brigadir J hingga kini belum menemukan titik terang. Perkara ini melibatkan mantan Kadiv Propam Irjen Ferdy Sambo dkk.
Terbaru, Pimpinan Komisi Kode Etik Polri (KKEP) Banding menolak permohonan banding putusan etik Ferdy Sambo dan menyatakan yang pelanggar diberhentikan dengan tidak hormat sebagai anggota polisi.
Selain Ferdy Sambo, istrinya Putri Candrawathi dan sejumlah nama juga ditetapkan sebagai tersanga pembunuhan sadis Brigadir J, termasuk yang ikut dalam menghalangi penyelidikan kasus tersebut.
Pengacara keluarga Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak mengatakan jika sampai saat ini, kasus pembunuhan yang melibatkan Ferdy Sambo belum juga menemukan titik terang.
“Ini sangat mengecewakan. Tetapi saya betul-betul minta maaf, saya sudah berjuang dengan mengorbankan segalanya, baik pikiran, materi maupun waktu,” kata Kamaruddin di Instagram @insta_julid dikutip dari Hops.id--jaringan Suara.com.
Ia mengaku bahwa dirinya membiayai semua perkara tersebut.
“Saya tidak bermaksud mengungkit-ungkit itu. Tetapi, karena presiden (Presiden Joko Widodo) tidak mau berbuat sesuatu, maka pada akhirnya, kecuali hanya empat kali mengatakan buka dengan terangnya. Memang kita mengakui dia mengatakan itu empat kali dalam empat kali momen,” jelas Kamaruddin.
“Pada akhirnya, apa yang saya perkirakan, perkara ini tidak terang terang (belum ada titik terang). Padahal saya katakan dulu, kalau saya yang menjadi penyidik, sehari saja selesai, tidak sampai seminggu sudah P21," sambungnya.
“Tetapi, karena presiden membiarkan Polri terjebak dalam lumpur itu, akhirnya sampai dengan hari ini, mereka tetap tidak bisa keluar. Sehingga harusnya sudah banyak tersangka, minimal 35 tersangka,” tambah Kamaruddin lagi.
Oleh karena itu, selaku tim penasehat hukum keluarga Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak meminta maaf kepada seluruh masyarakat Indonesia.
“Atas nama penasehat hukum atau tim penasehat hukum atau sebagai tim penasehat hukum menyampaikan permohonan maaf kepada seluruh masyarakat Indonesia karena tidak bisa memenuhi harapan masyarakat,” aku Kamaruddin.
“Kemudian, saya juga memohon maaf atas nama keluarga karena Pak Samuel sebagai orang tua dari pada almarhum mengatakan kasus ini sudah selesai karena toh anak saya tidak akan kembali,” ungkapnya.
Saat Kamaruddin ke Jambi, Samuel, ayah dari almarhum Brigadir J berpesan padanya, “Sudah cukup pak, kami sudah capek. Kami mendengar saja capek, demikian juga masayarakat bilang kami hanya mengikuti saja capek apalagi bapak yang melakukan”.
Namun, hal yang membuatnya kecewa adalah kinerja kepolisian yang seakan tidak bergerak atau sangat lamban.
“Maka, Pak Samuel mengatakan sudah cukup lah, toh anak saya tidak akan kembali, tidak akan hidup lagi. Walaupun istri dan anaknya masih bersemangat untuk menuntaskan,” jelasnya.
“Karena kita hidup di Negara Indonesia, di negara yang sangat munafik, negara yang sangat beragama yang tak bertuhan,” tegas Kamaruddin.
Berita Terkait
-
Beda Tarif Febri Diansyah vs Ronny Talapessy: Dulu Lawan di Kasus Ferdy Sambo, Kini Bersatu Bela Hasto
-
Kekayaan Febri Diansyah di LHKPN: Pengacara Istri Ferdy Sambo Kini Bela Hasto Kristiyanto
-
Beda Nasib Terkini Ferdy Sambo dan Richard Eliezer: Makin Gemoy vs Bikin Anak Kangen
-
Trisha Eungelica Lulusan Mana? Anak Ferdy Sambo Kini Jadi Dokter Muda
-
Fakta Menarik dan Sisi Lain Trisha Eungelica, Putri Ferdy Sambo yang Berharap Sang Ayah Segera Bebas
Tag
Terpopuler
- Dedi Mulyadi Sebut Masjid Al Jabbar Dibangun dari Dana Pinjaman, Kini Jadi Perdebatan Publik
- Baru Sekali Bela Timnas Indonesia, Dean James Dibidik Jawara Liga Champions
- Terungkap, Ini Alasan Ruben Onsu Rayakan Idul Fitri dengan "Keluarga" yang Tak Dikenal
- Yamaha NMAX Kalah Ganteng, Mesin Lebih Beringas: Intip Pesona Skuter Premium dari Aprilia
- JakOne Mobile Bank DKI Bermasalah, PSI: Gangguan Ini Menimbulkan Tanda Tanya
Pilihan
-
Hasil Liga Thailand: Bangkok United Menang Berkat Aksi Pratama Arhan
-
Prediksi Madura United vs Persija Jakarta: Jaminan Duel Panas Usai Lebaran!
-
Persib Bandung Menuju Back to Back Juara BRI Liga 1, Ini Jadwal Lengkap di Bulan April
-
Bocoran dari FC Dallas, Maarten Paes Bisa Tampil Lawan China
-
Almere City Surati Pemain untuk Perpanjang Kontrak, Thom Haye Tak Masuk!
Terkini
-
Pungut Retribusi Sampah secara Tunai di Pekanbaru Bisa Dilaporkan
-
Syamsuar Pesan Jangan Ada 'Dua Matahari' ke Gubri Wahid, Ini Maknanya dalam Kepemimpinan
-
Rumah Didatangi Gubri Wahid, Syamsuar Ngomongin 'Dua Matahari'
-
Harga Sayuran di Pekanbaru Naik 3 Kali Lipat, Cabai Tembus Rp120.000 usai Lebaran
-
Gubri Wahid Siap Lantik Afni dan Syamsurizal Jadi Bupati-Wakil Bupati Siak