SuaraRiau.id - Seorang aparat kepolisian terlihat hanya terdiam saat pengendara motor wanita yang melanggar peraturan lalu lintas ada di depannya.
Hal ini diunggah dalam sebuah video singkat berdurasi 9 detik oleh pemilik akun twitter @Tita83079013, Rabu (14/09/2022).
Pada video viral tersebut, tampak seorang emak-emak yang tengah mengendarai sepeda motor. Perempuan itu tampak mengenakan blazer berwarna khaki dan hijab merah muda dengan cadar hitam.
Wanita itu tampak tidak mengenakan helm saat mengendarai sepeda motornya. Bahkan, sepeda motor yang dikendarainya juga tidak dipasangi kaca spion.
Pengendara itu meneriakkan kalimat takbir dengan mengepalkan tangannya menghadap seorang petugas kepolisian yang tengah berdiri di sebuah jalan.
"Allahu AKbar!" jerit wanita itu.
Sementara itu, polisi yang tengah bertugas tersebut hanya memandangnya dengan tangan di belakang tubuhnya.
Teriakan takbir dari pengendara itu hanya ditanggapi anggukan singkat dari anggota polisi tersebut.
Setelahnya, perempuan itu pergi dengan mengendarai sepeda motornya tanpa menoleh kembali.
Pengunggah tidak menyebutkan kapan video tersebut direkam dan dimana lokasi peristiwa tersebut terjadi.
Menanggapi tindakan aparat penegak hukum tersebut, salah seorang warganet pertanyakan kedaulatan hukum. Hal ini ini disampaikan @Neng***.
"Apa ini contoh negara, hukum tidak berdaulat, atau tak berdaya? Bukan hanya kasus lalu lintas, kasus penegakkan hukum, di pengadilan, kepolisian, bahkan penolakkan RUU penyitaan aset oleh DPR, dll menjadi pertanyaan besar nasib negara, bangsa ini ke depan," tulisnya di kolom komentar.
Sementara itu, warganet dengan akun @jig*** menyayangkan penggunaan atribut keagamaan yang dikenakan oleh pengendara tersebut.
"Percuma pakai jilbab, percuma bilang allahuakbar tapi perilaku buruk. Kebanyakan orang bilang ucapan adalah doa, tapi pengertian yg lebih mendalam perbuatan adalah doa. Percuma omongan suci tapi hati kita buruk," ujarnya.
"Waduuuhh ..bisa2nya meneriakkan kebesaran tuhan dgn meremehkan aturan umum.." timpal @ciu***.
Berita Terkait
-
Ogah Tanggapi Laporan Firdaus Oiwobo, Gus Miftah: Itu Halu Saja, Enggak Perlu Ditanggapi
-
Mahasiswa Merangsek Maju Menuju Istana Merdeka: Kuatkan Border Biar Nggak Diculik Polisi
-
Viral Video Narapidana Asyik Nonton Upin Ipin di Lapas Ramai-ramai, Warganet: Jadi Pengen Ikutan
-
Kamaruddin Simanjuntak Duga Pistol Antik untuk Bunuh Brigadir J Koleksi Ayah Ferdy Sambo
-
Viral Sekelompok Pria Mengolok-olok Pemotor sebagai Intel yang Memata-matai
Terpopuler
- Urutan Elemen Shio Paling Terkuat dan Paling Dominan dalam Feng Shui, Kenali 5 Unsurnya
- Transjakarta Resmi Hapus 3 Rute Bus Penghubung Rusun, Warga Diminta Pakai Rute Alternatif
- Guruh Soekarnoputra Sakit Apa? Wafat di Usia 73 Tahun usai Dirawat Intensif
- Urutan Pemakaian Air Mawar, Moisturizer, dan Sunscreen di Pagi Hari yang Tepat
- 5 Novel Sejarah untuk Menelusuri Jejak G30S/PKI, Jangan Lupakan Masa Lalu!
Pilihan
-
Hasil Rapat Haji di Istana, Masa Tunggu Jadi 14 Tahun
-
Hasil Investigasi di Lapas Cibinong: Kulkas Berisi Miras hingga Perabotan Mewah Milik Kasi Kamtib
-
Bayi Dua Hari Ditinggalkan dalam Kardus, Tangisnya Bongkar Misteri di Depan Rumah Warga
-
Tanpa Pengacara, WNI Didakwa Edarkan 25 Kg Heroin: Terancam Hukuman Mati di Malaysia
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
Terkini
-
Tiga Wilayah Riau Kembali Dikepung Kabut Asap, Titik Panas Meningkat
-
Kembangkan Limbah Sabut Kelapa, Nasabah PNM Nyalakan Masa Depan Anak Putus Sekolah
-
Antrean Solar Masih Mengular, Pemprov Riau Surati Pertamina Minta Tambah Kuota
-
Tak Perlu Bingung Cari Money Changer, BRI Hadir di Berbagai Lokasi Strategis
-
SF Hariyanto Panggil Wabup Kampar Buntut Tegur Guru Viralkan Sekolah Tripleks