Menurutnya, kenaikan harga BBM mempengaruhi jumlah penumpang jasa transportasi perusahaannya. Biasanya, kata dia, target penumpang bisa terpenuhi dalam satu hari, tapi kini hanya separuhnya.
"Mempengaruhi sewa, ya sangat mempengaruhi karena BBM naik. biasanya penuhi ini jadi hanya separuhnya saja," ungkapnya.
Terkait kenaikan ongkos yang diberlakukan perusahannya, Jekonia mengatakan, ditanggapi beragam oleh para pelanggan. Sebagian memaklumi, namun ada pula yang terkejut keberatan.
Kendati tarif ongkos yang naik mempengaruhi jumlah penumbang di sejumlah jasa transportasi, PT Eka Sari Lorena Transport Tbk, justru tak berdampak.
Petugas Operasional PT Eka Sari Lorena Transport Tbk, Syahrir, mengungkapkan bahwa peminat penumpang tampak normal seperti biasa, artinya tidak berpengaruh.
"Penumpang paham juga dengan kondisi kenaikan BBM saat ini," katanya.
Penyedian jasa transportasi lintas Pulau Sumatera dan Jawa ini menjabarkan bahwa layanan yang disediakan hanya untuk kelas eksekutif dengan tarif ongkos berkisar Rp 655 ribu per kursi.
"Dalam satu bus terdapat 32 kursi. Sedangkan perbandingan harga sebelumnya Rp 615 ribu," sebutnya.
Selama eksis beroperasi menyediakan jasa transportasi, kata Syahrir, PT Eka Sari Lorena Transport tak pernah menaikan ongkos bus, kecuali kondisi seperti yang saat ini, yakni kenaikan harga BBM.
"Belum pernah ya, baru kali ini," ujarnya.
Hingga saat ini, PT Eka Sari Lorena Transport menyediakan akses pemesanan kursi dilakukan dengan langsung ke loket bus atau market place daring seperti Traveloka.
"Tidak ada perbedaan harga, baik langsung atau pun dari Traveloka sama," katanya.
Berita Terkait
-
Harga BBM Tak Akan Turun? Massa Buruh Siap Lumpuhkan Ekonomi Nasional dengan Mogok
-
Demo Tolak Kenaikan BBM di DPRD Sumut, Teriak Massa: Mana Bantengnya, Belum Datang
-
Tolak Kenaikkan BBM, Ratusan Massa Geruduk Istana Bogor Sambil Kibarkan Bendera Ini
-
Harga Cabai Keriting hingga Ayam Potong di Pandeglang Naik, Dampak Kenaikan Harga BBM Bersubsidi
-
Heboh Mobil Angkut BBM Pakai Jeriken di Sukabumi, Ini Tanggapan Pertamina
Terpopuler
- 50 Orang Berambut Cepak 'Serbu' Polda Metro Jaya: 'Mau Ambil Saksi Kasus Jampidsus'
- Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
- Mencekam! 50 Pria diduga Tentara Datangi Polda Metro Jaya Usai Penggeledahan Rumah Febrie Adriansyah
- Surat Edaran Rahasia Kejagung Bocor, Jaksa Diminta Waspada dan Dilarang Berkomentar soal Perkara
- Rumah Jampidsus Febrie Adriansyah Dijaga Ketat Tentara Usai Polisi Geledah Kafe deClan Signature
Pilihan
-
BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi
-
BREAKING NEWS! KPK Dikabarkan OTT Bupati Sukoharjo dan Sejumlah Orang
-
Jampidsus Febrie Adriansyah Tengah Disorot Publik, Keberadaannya Masih Misterius
-
Mobil Dinas TNI Tabrak Tiang Rambu di Depan DPR, Polisi Duga Pengemudi Microsleep
-
Bantah Isu TNI 'Serbu' Polda Metro Usai Ramai Kasus Jampidsus, Kapuspen: Waspada Provokator!
Terkini
-
Seret Kemenhut, KPK Dalami Dugaan Alih Fungsi Hutan Lindung Bupati Kuansing
-
Abdul Wahid Dituntut Lebih Berat, Jaksa KPK Beberkan Alasannya
-
Program AURA BRI Peduli Perkuat Usaha Kelompok Wanita Pengolah Pala di Bogor
-
Suhardiman Amby Kasih Amplop ke Raja Juli, Ketua DPRD Kuansing Pengepul Uangnya
-
Amplop Bupati Kuansing untuk Menhut Raja Juli Disebut Berisi 12.000 Dolar Singapura