SuaraRiau.id - Pemasangan bendera merah putih biasa dilakukan untuk menyemarakkan perayaan Hari Kemerdekaan Indonesia atau yang dikenal dengan acara Agustusan.
Tak hanya bendera, warga juga kerap memasang baliho, reklame lampu hias dan spanduk hingga umbul-umbul di rumah atau fasilitas lain.
Namun demikian, aktivitas itu bisa berdampak buruk pada lingkungan sekitar.
Hal ini terjadi karena pemasangannya tidak memerhatikan jarak aman, yaitu jarak bebas minimal 3 meter dari jaringan listrik.
Manager PT PLN (Persero) UP3 Pekanbaru Wira Bhakti Dharma menjelaskan pihaknya terus berupaya menjaga kehandalan dan keamanan pasokan listrik dengan gencar melaksanakan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat.
Menjaga jarak aman pada jaringan listrik merupakan salah satu upaya dalam mewujudkan kondisi pasokan listrik yang andal dan aman bagi seluruh masyarakat, aman dari potensi bahaya listrik bagi manusia dan makhluk hidup lainnya, terutama pada momen kemeriahan di bulan kemerdekaan ini.
"Kami mengingatkan agar selalu memperhatikan jarak aman. Memasang pernak-pernik hiasan terlalu dekat dengan jaringan listrik akan menimbulkan potensi bahaya listrik yang berdampak buruk, karena selain membahayakan masyarakat sekitar dan masyarakat yang melintas, juga dapat menyebabkan terganggunya pasokan listrik. Baliho yang mengenai jaringan listrik dapat menyebabkan konsleting sehingga listrik padam," jelas Wira
Wira menjelaskan, sebagai tindakan pencegahan langsung di lapangan, PLN akan menerjunkan tim untuk melakukan inspeksi. Jika ditemukan potensi bahaya, petugas akan mengambil tindakan penertiban dan edukasi kepada masyarakat terkait.
Berbagai upaya yang dilakukan berupa pemeliharaan rutin baik di Gardu Distribusi, Pemerataan Beban Trafo, serta pengamanan jaringan, dengan pemangkasan pohon setiap hari yang dekat dengan jaringan listrik ataupun yang akan menyentuh jaringan listrik melalui program line distancing, serta menyiagakan petugas agar pemulihan bisa dapat segera dilakukan. Hal ini sebagai upaya menjaga pasokan listrik tetap handal saat masyarakat memperingati HUT ke-77 Kemerdekaan Republik Indonesia.
Sebagai penutup, Wira menegaskan bahwa kegiatan yang mengganggu jaringan listrik selain membahayakan, juga dapat menyebabkan padam listrik yang pemulihannya membutuhkan waktu karena petugas harus menelusuri sepanjang jaringan listrik untuk mencari titik gangguan.
"Untuk mencegah berbagai hal yang tidak diinginkan, mari kita jaga jaringan listrik demi keamanan dan kenyamanan bersama. Apabila ada yang melakukan tindakan membahayakan jaringan listrik maka peringatkan, hentikan, dan laporkan melalui Aplikasi PLN Mobile atau contact center PLN 123," tutup Wira. (Antara)
Berita Terkait
-
Ikut Meriahkan HUT RI, Tunanetra di Temanggung Lomba Jalan Cepat
-
Momen Bule Ikut Lomba Panjat Pinang, Publik: Pemandangan Yang Luar Biasa
-
Ramaikan HUT Kemerdekaan RI, Bule Ini Semangat Ikut Lomba Panjat Pinang
-
Penjual Bendera di Balikpapan Diminta Tidak Gunakan Fasum Untuk Berjualan
-
Video Pengungsi Afghanistan Ricuh di Batam Gara-gara Kibarkan Bendera Asing Saat Berdemo
Terpopuler
- Anaknya Terlibat di Program MBG, Wamenaker Afriansyah Noor Beri Penjelasan Usai Namanya Terseret
- Resmi! Chatib Basri Dapat Jabatan Baru Hari Ini
- Jaksa Skakmat Nadiem: Mau Putus Konflik Kepentingan, Kok Saham Gojek Tak Dijual?
- Peluang Baru Terbuka, Kehidupan 4 Shio Ini Diprediksi Semakin Membaik Mulai 10 Juni 2026
- Honda Vario 160 Teranyar Dikabarkan Meluncur Akhir Bulan Ini, Tampang Lebih Agresif
Pilihan
-
Prediksi Meksiko vs Afrika Selatan: Head to Head, Susunan Pemain dan Fakta Menarik
-
Rekor Gila ARMY Indonesia! Belum Genap Sejam, Ratusan Ribu Tiket Konser OT7 BTS Ludes Tanpa Sisa
-
PTBA Kembangkan 500 Itik Petelur di Muara Enim, Hasilkan 200 Telur Omega per Hari
-
Raffi Ahmad Terseret Kasus Suap Impor, Padahal Cuma Basa-basi Titip Barang ke PT Blueray
-
Haji Bolot Dikabarkan Terkena Serangan Jantung, Posisi Masih di Rumah Sakit
Terkini
-
Pekanbaru Hadirkan Parkir Gratis selama 3 Hari: Mal hingga Rumah Sakit
-
Jadwal SPMB Tingkat SD di Pekanbaru, Pendaftaran Dibuka Online
-
5 Tahanan Kejari Pekanbaru yang Kabur Sudah Ditangkap, Satu Masih Dicari
-
Kuasa Hukum Sebut Keterangan Saksi Ahli Untungkan Abdul Wahid
-
Datangi Kampar, SF Hariyanto Incar Ratusan Ribu Kendaraan Mati Pajak