SuaraRiau.id - Seorang remaja ditemukan tewas mengenaskan di dalam parit areal kebun sawit, Kepenghuluan Teluk Nilap, Kecamatan Kubu Babussalam, Rokan Hilir pada Sabtu (16/7/2022).
Pria berusia 18 tahun tersebut merupakan korban pembunuhan. Korban bernama Wan Muhammad Rizki Fauzi dihabisi nyawanya oleh pelaku lantaran menagih hutang.
Kapolres Rokan Hilir AKBP Andrian Pramudianto menyebutkan motif pelaku FH (39) nekat membunuh korban lantaran sakit hati saat ditagih hutang.
"Motif pelaku membunuh korban karena sakit hati dan tersinggung karena bahasa korban. Dimana pelaku bersama temannya ingin menagih hutang sebesar Rp1,4 juta," ujarnya dikutip dari Antara, Senin (18/7/2022).
Pelaku menghabisi nyawa korban dengan meminta korban untuk menemaninya ke rumah tauke sawit. Dalam perjalanan pelaku menikam dada korban menggunakan gunting hingga terjadi perkelahian.
"Akhirnya pelaku berhasil membenturkan kepala korban ke batang kayu serta menjerat leher korban menggunakan ikat pinggang," papar Andrian.
Setelah korban tewas, pelaku langsung membuang korban ke dalam parit di area kebun sawit milik warga pada Rabu (13/7/2022) malam. Usai membunuh, pelaku melarikan diri dengan sepeda motor Kawasaki milik korban.
Berdasarkan hasil interogasi, pelaku telah menjual sepeda motor tersebut ke sebuah bengkel di Simpang Benar, Rokan hilir dengan harga Rp2 juta.
"Motor korban dilarikan dan dijual pelaku. Uang hasil penjualan akan digunakannya untuk ongkos pelarian pelaku ke Kota Jambi," ucap Andrian.
Pelaku FH sendiri berhasil diringkus di Jalan Abadi III, Kecamatan Marpoyan Damai, Pekanbaru, pada hari yang sama saat mayat ditemukan.
"Pelaku berusaha melarikan diri saat akan ditangkap sehingga dilakukan tembakan di kaki kanannya. FH ini ingin kabur ke Kota Jambi," pungkas Andrian.
Akibat perbuatannya FH dijerat Pasal 340 Subsider pasal 338 KHUPidana dengan ancaman pidana penjara seumur hidup atau paling lama 20 tahun penjara. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
Curiga Anaknya Jadi Korban Pembunuhan Berencana, Keluarga Brigadir J Lapor ke Bareskrim Polri
-
Petani Bikin Sayembara yang Bisa Naikkan Harga Sawit Dapat Hadiah Kebun 1 Hektare
-
Sasa Tewas Membusuk di Kamar Kos Tembilahan, Ternyata Dibunuh Pacarnya
-
Kesal Harga Sawit Anjlok, Pria Ini Undang Maling Datang ke Kebunnya: Saya Ikhlas
-
Sasa Ditemukan Tewas di Kos Tembilahan, Sempat Minta Putus ke Pacar saat Malam Idul Adha
Terpopuler
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- 5 Rekomendasi Bedak Wardah Colorfit yang Warnanya Auto Menyatu di Kulit
- 4 Rekomendasi Parfum Lokal Wangi Tidak Lebay dan Tahan Lama untuk Perempuan
- 6 Rekomendasi Sepatu Lokal Rp 200 Ribuan, Kualitas Bintang Lima
Pilihan
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
-
Kala Harga Kebutuhan Meroket, Menulis Jadi Andalan Saya untuk Nambal Dompet
-
Hakim Gemas Anggota BAIS Siram Air Keras ke Andrie Yunus: Amatir Banget, Malu-maluin!
-
10 WNI Diamankan di Arab Saudi Terkait Haji Ilegal, Kemenhaj Pastikan Tak Akan Intervensi
Terkini
-
Siak dan Kampar Menjadi Tujuan Migrasi Penduduk di Riau
-
Pekanbaru Job Fair 2026, Puluhan Perusahaan Buka Lowongan Kerja
-
DBH Sawit 4 Persen, Riau Harus Prioritaskan Bangun Jalan dan Jembatan
-
3 Hatchback Hyundai Bekas Budget 50 Jutaan, Bagasi Lapang dan Fungsional
-
Bus Tujuan Pekanbaru Terbakar Tabrakan dengan Truk Tangki, 16 Orang Tewas