SuaraRiau.id - Deretan oknum polisi terlibat narkoba bertambah di Riau. Baru-baru ini seorang anggota Polres Siak dikabarkan diciduk pihak Badan Narkotika Nasional (BNN) Pusat.
Anggota polisi berinisial Aipda E ditangkap di parkiran sebuah hotel yang terletak di Jalan Sudirman Dumai pada Jumat (8/7/2022).
Yang membuat kaget, Aipda E membawa narkoba jenis sabu-sabu seberat 50 kilogram.
Kepala Bidang Pemberantasan BNN Riau, Kombes Pol Berliando menjelaskan bahwa Aipda E diamankan BNN Pusat, bukan tim dari BNN Riau.
"Itu tangkapan BNN Pusat, jadi kordinasi ya ke penyidiknya," kata Kombes Berliando, kepada Suara.com, Sabtu (9/7/2022).
Berliando menyebut, bahwa kasus tersebut juga masih dalam tahap pengembangan oleh tim BNN Pusat.
"Itu masih dalam tahap pengembangan. Tangkapan dari BNN Pusat bukan Riau," ungkapnya.
Sementara itu, hingga kini belum ada keterangan resmi BNN Pusat mengenai penangkapan tersebut. Oknum polisi tersebut kini telah diamankan untuk dilakukan penyelidikan lebih lanjut.
Diketahui, beberapa oknum polisi di Riau terlibat peredaran barang haram ini.
Sebelum Aipda E, pada 10 Maret lalu, aparat juga mengamankan seorang oknum polisi berinisial YR dibekuk di sebuah rumah, Jalan Tuanku Tambusai, Pekanbaru.
Sang oknum kala itu membawa 5 bungkus berisi sabu dengan berat sekitar 5 kg.
Direktur Narkoba Polda Riau Kombes Yos Guntur mengatakan YR berperan sebagai penjemput 5 kg sabu dari seseorang untuk diantarkan ke orang lain.
Namun Ipda YR hingga saat ini masih tak kooperatif terkait kasus tersebut, sehingga Kapolda Riau Irjen Pol Mohammad Iqbal pun berang.
Irjen Pol Iqbal memastikan YR dipecat dengan tidak hormat alias Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH) dan terancam hukuman berat.
Sebelum itu, juga ada beberapa oknum polisi di Bumi Lancang Kuning ditangkap lantaran menjadi bagian dari peredaran narkoba.
Berita Terkait
-
Petugas Lapas Luwuk Banggai Temukan Paket Narkotika di Halaman Belakang
-
Diduga Bawa Sabu 50 Kg, Oknum Polisi Riau Ditangkap BNN di Parkiran Hotel
-
Oknum PNS dan Eks Honorer Nekat Curi Motor, Uang Hasil Penjualan Buat Beli Sabu
-
Pria yang Tewas di Gang Kecil Tambora Ternyata Pengedar Narkoba, Dibunuh Teman Sendiri karena Dituduh Cepu Polisi
-
BNN Panggil Penyanyi Lagu Sikok Bagi Duo Meli Dedi, Curiga Pengalaman Gunakan Narkoba, Netizen: Baperan
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Changan Automobile: Industri Mobil Pintar Bertenaga Energi Terbarukan
-
Chongqing 1949, Pertunjukan Sejarah Berbalut Teknologi Canggih
-
Tapir Mati Mengenaskan di Areal Perusahaan, Diduga Ditabrak Truk Besar
-
Polisi Tetapkan Tersangka Karhutla 180 Hektare di Bengkalis
-
Abdul Wahid Terjerat Dugaan Korupsi, UAS: Aku Akan Tetap Membelamu