SuaraRiau.id - Pemprov Riau mematangkan persiapan mengubah usaha kuliner di kawasan Jalan Arifin Achmad Pekanbaru menjadi Zona Kuliner Halal, Aman, dan Sehat (KHAS).
Gubernur Riau Syamsuar menyatakan bahwa kawasan Jalan Arifin Achmad tersebut memiliki pertumbuhan kuliner yang pesat.
"Kawasan Jalan Arifin Achmad dianggap cocok berstatus Zona KHAS, karena kini pertumbuhan industri dan kuliner tumbuh pesat di jalan tersebut," ujar Gubernur Syamsuar dikutip dari Antara, Minggu (12/6/2022).
Dia mengatakan rencana ini sudah dibahas bersama Dinas Pariwisata Riau.
Syamsuar menyatakan bahwa untuk mewujudkan Zona KHAS, seluruh industri kuliner, skala besar dan kecil, di kawasan itu, wajib mengantongi sertifikat halal.
Makanan yang sudah bersertifikat halal, katanya, diminati wisatawan mancanegara, seperti dari Malaysia, yang cenderung lebih memilih makanan yang telah memiliki sertifikasi halal.
"Untuk Zona KHAS sebelumnya memang sudah lebih dulu ada di beberapa daerah di Sumatera Barat, seperti Padang, Bukittinggi, Payakumbuh, dan Bandung (Jawa Barat). Zona KHAS bagian dari desain ekonomi syariah yang kini dikembangkan pemerintah," katanya.
Sementara, Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Riau Roni Rakhmat menjelaskan pengembangan Zona KHAS sepanjang Jalan Arifin Achmad Pekanbaru, berada dalam tahap pendataan terkait dengan jumlah usaha kuliner di jalan tersebut dan berapa banyak yang sudah mengantongi sertifikat halal.
Bagi produk usaha yang belum bersertifikat halal, katanya, maka pemilik usaha kuliner tersebut diarahkan segera mengurusnya.
"Ditargetkan tiga bulan ke depan seluruh persiapan segera diselesaikan, sehingga kawasan tersebut sudah bisa ditetapkan sebagai Zona KHAS," katanya. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
Praktis dan Nikmat, Kuliner India Kini Hadir dalam Sajian yang Lebih Ringkas
-
Cicipi Pempek untuk Pertama Kali, Influencer Bule Ini Kaget Pas Tahu Bahan Bakunya
-
Undang Wapres Maruf Amin, DPRD Riau Kawal Persiapan Launching BRK Syariah
-
BRK Syariah Segera Diresmikan, Gubernur Syamsuar Undang Wapres Maruf Amin
-
Pemkot Dumai Siap Bangun Dua Jembatan, Segera Selesaikan Amdal dan Pembebasan Lahan
Terpopuler
- Panitia Batalkan Undang Raffi Ahmad di GSI Youth Fest Hero Summit
- Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
- Prestasi Kinclong Netty Rosdiana Siagian: Mundur dari Polri, Tak Sejalan dengan Hati Nurani
- Kenapa Raffi Ahmad Diboikot? Ini Kronologi Acara Sumpah Pemuda sampai Rans Carnival Sepi
- Margarito Kamis Jelaskan Isi Putusan MA, RI Tak Lagi Punya Wakil Presiden yang Sah?
Pilihan
-
Jenderal Listyo Sigit Prabowo Ditetapkan Tersangka Penyadapan Presiden Prabowo
-
Tak Perlu Bongkar Kitab, Muhammadiyah Bikin AI Khusus ChatHPT untuk Jawab Persoalan Agama
-
Sejumlah Jenderal Polri Dikabarkan Diamankan, Satu 'Bintang Empat' Sudah Dilepas
-
Gempa M 5,5 Guncang Laut Barat Laut Tanimbar, Getaran Terasa hingga Saumlaki
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
Terkini
-
Kasus Suap Suhardiman Amby, KPK Ungkap Peluang Periksa Menhut Raja Juli
-
Oknum PNS di Siak Ditangkap, Diduga Setubuhi Anak 11 Tahun Berkali-kali
-
Anggota Polda Riau Diminta Hati-hati Bermedsos, Hindari Unggahan Pemicu Polemik
-
Tokoh Pendiri Pekanbaru Diusulkan Jadi Nama Gerbang Tol Dalam Kota
-
Perluas Penghijauan di Tujuh Wilayah, PNM Tanam 5.850 Bibit Pohon Endemik