SuaraRiau.id - Media sosial dihebohkan dengan video yang memperlihatkan konvoi sepeda motor yang membawa bendera khilafah di jalanan Jakarta Timur.
Kejadian tersebut membuat heboh dan menimbulkan pro dan kontra publik. Polisi pun hendak menelusuri lebih dalam konvoi kebangkitan khilafah Islamiyah itu.
Terkait konvoi tersebut, Refly Harun menelisik pandangan tokoh publik, Ustaz Felix Siauw yang kerap gembor-gemborkan khilafah.
Saat disinggung percaya khilafah atau tidak, Felix Siauw pun beberkan jawaban menohok terkait pemahamannya tentang khilafah.
“Saya meyakini bahwa khilafah merupakan bagian dari ajaran agama Islam,” kata Felix, dikutip Hops.id--jaringan Suara.com dari kanal YouTube Refly Harun, Rabu (1/6/2022).
Felix Siauw menjelaskan bahwa khilafah merupakan metode dari ajaran Islam untuk ummatnya.
“Khalifah itu adalah pelakunya, subjeknya, sedangkan khilafah ini adalah metode dalam melakukan tugasnya,” jelas Felix.
“Jadi bisa kita katakan dalam Alquran itu bagaimana cara sang khalifah melakukan tugas, itu adalah dengan prinsip-prinsip ilahiyah, prinsip ilahiyah inilah yang dinamakan khilafah,” terang dia.
Lebih lanjut, Felix Siauw mengatakan bahwa konsep khilafah hampir sama dengan Pancasila namun dengan cakupan yang lebih besar penerapannya.
“Bisa dikatakan bahwa ini adalah sebuah konsep seperti Pancasila tapi dalam level yang lebih besar misalnya lebih besar penerapannya,” ujar Felix.
Sementara itu, Polda Metro Jaya menilai konvoi motor pembawa bendera khilafah tersebut dinilai menyimpang dari masyarakat.
Keterangan tersebut diungkapkan langsung oleh Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Endra Zulpan.
“Kami juga akan menanyakan maksud, tujuan, memberikan edukasi kepada mereka (pelaku konvoi khilafah) agar tidak menyimpang,” ungkap Zulpan.
Tag
Berita Terkait
-
Ogah Gerakan dan Isu Khilafah Membesar, Polres Sukabumi Kota Konsultasi ke MUI
-
7 Fakta Konvoi Kebangkitan Khilafah: Disebut Berideologi dan Visi Sama Seperti HTI
-
Konvoi Pemotor Beratribut Khilafah di Cawang Viral, MUI Sebut Bisa Ditangkap Kalau...
-
4 Fakta Konvoi Pemotor Beratribut Khilafah, Polisi Turun Tangan Bakal Tindak Pelaku
-
Densus 88 Antiteror Polri Ikut Selidiki Konvoi Pemotor Beratribut Khilafah di Cawang
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Proyek PSEL Makassar: Investor Akan Gugat Pemkot Makassar Rp2,4 Triliun
- 5 Rekomendasi Tablet Murah dengan Keyboard Bawaan, Jadi Lebih Praktis
- Sepeda Lipat Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Rekomendasi Terbaik untuk Gowes
Pilihan
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
-
Biadab! Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera di Gaza pakai Serangan Drone
-
Iran Tuduh AS-Israel Langgar Kesepakatan, Gencatan Senjata Terancam Batal
-
Jambret Bersenjata di Halmahera Semarang: Residivis Kambuhan yang Tak Pernah Belajar
Terkini
-
Karhutla Riau Diprediksi Meningkat di Juni 2026 Akibat El Nino
-
Siswa SMP Meninggal Akibat Ledakan di Sekolah, Disdik Siak Bantah Isu Rakit Bom
-
Sekda Riau Jadi Saksi Sidang Korupsi Dinas PUPR yang Seret Abdul Wahid
-
BRI Dukung Kolaborasi Pegadaian-SMBC, Perkuat Inklusi Keuangan dan Ekonomi Rakyat
-
SF Hariyanto Tanggapi Isu Perselingkuhan Seret Pejabat Pemprov Riau