SuaraRiau.id - Mantan Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Amien Rais meminta masyarakat mencari calon pemimpin yang berkomitmen memelihara ideologi bangsa, yaitu Pancasila.
Hal tersebut, ia katakan usai mengisi Seminar Pra-Muktamar ke-48 Muhammadiyah dan Aisyiyah bertajuk Internasionalisasi Gerakan Muhammadiyah di Edutorium Ahmad Dahlan Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) Solo, Senin (30/5/2022).
"Harus menjaga Bhinneka Tunggal Ika, menjaga kedaulatan Indonesia," kata Amien Rais dikutip dari Antara, Selasa (31/2022).
Pendiri Partai Amanat Nasional itu meminta masyarakat tidak memilih pemimpin yang visi dan misinya terlalu condong ke negara lain maupun yang terkesan memusuhi kelompok tertentu.
"Kalau ada calon pemimpin terlalu ke arah Barat, jangan dipilih, atau terlalu ke arah (negara) Tirai Bambu, juga jangan dipilih. Kiblat kita Indonesia," ujar Ketua Majelis Syura Partai Ummat ini.
Menurut Amien, demokrasi adalah semacam pasar bebas bagi masyarakat di mana setiap orang bisa memilih ide-ide yang ditawarkan oleh setiap capres maupun cawapres.
Sementara itu, untuk menjaga transparansi penghitungan suara pada Pilpres 2024, ia mengusulkan Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang bertindak sebagai penyelenggara pemilu tidak menjadi satu-satunya lembaga yang secara resmi bisa menghitung hasil pemilihan suara.
"Saat ini model pemilihan umum kan KPU, saya usulkan yang menghitung KPU ditambah partai-partai. Partai politik juga banyak yang ahli IT. Itu akan lebih adil dan fair," katanya.
Mengenai persiapan Partai Ummat menghadapi Pemilu dan Pilpres 2024, ia menyatakan segera membicarakan dengan para pengurus.
"Saya punya partai kan belum diverifikasi, kalau sudah pun saya akan bicara sebagai Ketua Majelis Syura tentang pilpres ini," tegas Amien Rais. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
Ogah Respons Calon Potensial Tapi Tak Didukung Partai, Gerindra: Ganjar Itu Partainya Apa?
-
Soal Peluang Duet Prabowo-Puan Di Pilpres 2024, Desmond Gerindra: Tergantung Chemistry
-
Raffi Ahmad Dinilai PKS Layak Jadi Capres 2024, Ernest Prakasa Sebut Belum Saatnya: Gubernur Jabar Dulu
-
Amien Rais Minta Masyarakat Indonesia Pilih Calon Presiden yang Pandangan Politiknya Berkiblat ke Indonesia
-
Singgung Negara Barat hingga Tirai Bambu, Amien Rais: Carilah Pemimpin yang Jaga Kedaulatan Indonesia
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- Djarum Digeledah KPK, Publik Ramai Kaitkan dengan Isu Haji Isam dan DBS
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 Shio Paling Beruntung 29 Oktober 2026: Bisnis Lancar dan Finansial Aman
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Ketua PP Siak Terlibat Kecelakaan: Renggut Nyawa Pelajar, Belum Ditetapkan Tersangka
-
Diduga Main HP saat Nyetir, Ketua PP Siak Diperiksa usai Kecelakaan Maut di Perawang
-
Kronologi Kecelakaan Land Cruiser Ketua PP Siak, Tewaskan Pemotor Remaja
-
Land Cruiser Ketua Ormas di Siak Tabrak Motor, Satu Pelajar Tewas, 2 Luka Berat
-
65 Orang Jadi Tersangka Karhutla Riau, Lahan Terbakar Capai 3.394 Hektare