"Gajah sudah mati dengan posisi terberbaring menghadap ke kiri, mulut mengeluarkan darah, pada Gajah sudah mengeluarkan bau busuk dan fisik Gajah sudah kaku/tegang," kata Kapolres, Kamis (26/5/2022).
Ia mengungkapkan, bahwa penyebab kematian Gajah betina tersebut belum dapat dipastikan, karena belum dilakukan Nekropsi (bedah bangkai) oleh petugas BBKSDA Riau.
"Belum dilakukan nekropsi yang bertujuan untuk mengetahui proses terjadinya penyakit infeksius, keracunan, defisiensi nutrisi dan tumor yang menyebabkan kematian," ujarnya.
Dijelaskan Kapolres, penemuan itu bermula pada Rabu sekira pukul 12.12 Wib saat Bobi Bostenia dari RSP (Rimba Satwa Fonteion/Ipam) mendapat informasi dari salah seorang pekerja (kontraktor) yang Ia tidak ketahui namanya di Km 9 Koto Pait Beringin mengatakan bahwa ada Gajah yang posisinya tertidur dari pagi kemarin (hari Selasa tanggal 24 Mei 2022) yang mana saat itu yang bersangkutan hendak pulang ke rumah di Desa Koto Pait Beringin.
Kemudian Bobi Cs dan Nando (Team RSF/Ipam) menginformasikan ke petugas BKSDA P Siregar yang pada saat itu tengah melaksanakan Patroli rutin.
Selanjutnya tim melakukan penyisiran di seputran TKP guna mengetahui penyebab gajah mati, lalu team menginformasikan kepada BBKSDA Riau.
"Dalam hal ini team BBKSDA menurunkan team paramedis hewan untuk dilakukannya Nekropsi untuk identifikasi sebab musabab kematian Gajah tersebut," ujar Kapolres.
Kontributor : Panji Ahmad Syuhada
Tag
Berita Terkait
-
Gajah Mati di Lahan Konsesi Bengkalis Ternyata Sedang Hamil Tua, Anak Tak Bisa Diselamatkan
-
Penemuan Gajah Mati di Hutan Bengkalis, Penyebab Masih Diselidiki
-
Kades-Bendahara di Bengkalis Ditahan Terkait Korupsi Dana Desa Rp 800 Juta
-
Sempat Menjerit karena Harga Anjlok, Petani Sawit di Bengkalis Bersyukur Larangan Ekspor CPO Dicabut
-
Harga Sawit Terjun Bebas saat Pupuk Mahal, Petani Riau ke Pemerintah: Tolong Stabilkan!
Terpopuler
- Banyak UMKM Mundur dari Rans Carnival Jogja, Warganet Pasang Badan Bantu Larisin
- Tak Ingin Sakiti Hati Warga Jogja, OM Wawes Pilih Batal Manggung di RANS Carnival
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Tolak Andrea Bocelli, GPCI Bakal Gelar Konser Besar Galang Dana Palestina
- Konser Andrea Bocelli di Borobudur Tetap Digelar, KIBBM Siapkan Tablig Akbar Penolakan
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Jadi Korban Teman Sendiri, 2 Warga Pekanbaru Diteror Tagihan Pinjol Puluhan Juta
-
Ketua Ormas PP Siak Jadi Tersangka Kecelakaan Maut, Polisi Terbitkan Surat Penahanan
-
Pemerintah Didesak Perjuangkan Hak Kelola Warga atas Eks Konsesi SRL di Pulau Rangsang
-
Syamsuar Berduka atas Kepergian Arwin AS: Dia Guru dan Mentor Terbaik
-
Operasi Lancang Kuning Belum Berakhir, Kecelakaan Renggut Nyawa Pelajar di Siak