SuaraRiau.id - Polemik Ustaz Abdul Somad (UAS) yang mengaku dideportasi Singapura hingga kini masih berlanjut. Penceramah asal Riau tersebut diketahui ditolak masuk Singapura pada Senin (16/5/2022).
Pemerintah Singapura kemudian mengungkap alasan kenapa menolak UAS masuk ke negaranya. Mereka menuduh UAS menyebarkan ajaran ekstrimis dan menghina agama lain.
Buntut dari tuduhan tersebut, massa yang mengatasnamakan Aliansi Umat Islam Riau akan menggelar Aksi Umat Islam Riau Bela UAS, Jumat (20/5/2022) besok.
Kabar itu didapat dari unggahan akun Facebook Muhammad Hanafi yang tak lain adalah sahabat UAS.
Dalam narasinya menerangkan poster tersebut, Ustaz Muhammad Hanafi mengajak masyarakat melakukan longmarch aksi damai.
"Seiring dengan pelarangan UAS dan keluarga masuk Singapura, perlakuan tidak manusiawi terhadap anak UAS di imigrasi Singapura, dan tuduhan ekstrimis, radikal dan segregasionis dari pemerintah Singapura terhadap UAS, Mari Ikuti Longmarch Aksi Damai Umat Islam Riau Bela UAS bersama Aliansi Umat Islam Riau," tulis Hanafi dikutip Kamis (19/5/2022).
Acara tersebut akan digelar usai salat Jumat sekitar pukul 13.30 hingga 16.00 WIB. Ia juga menyampaikan bahwa titik kumpul Masjid Agung Annur kemudian longmarch menuju Tugu Perjuangan Jalan Diponegoro Pekanbaru.
Tak lupa, Hanafi menyampaikan dress code untuk yang ikut aksi damai yang akan dipimpin Ustaz Alnof Dinar.
"(Bagi) laki-laki dianjurkan memakai baju putih. Perempuan memakai pakaian menurut ketentuan syariat," ungkap dia.
"Dilarang membawa bendera atau atribut selain bendera merah putih," tegas Hanafi.
Lebih lanjut, ia juga mengimbau bagi masyarakat yang ikut aksi disarankan agar makan sebelum salat.
"Dan bagi masyarakat yang ingin bersedekah, dipersilahkan untuk membawa air mineral, snack, buah-buahan, dan makanan untuk peserta aksi. Serta diharapkan untuk menjaga kebersihan, ketertiban, dan keamanan." pesan Hanafi.
Diketahui sebelumnya, Kementerian Dalam Negeri Singapura membenarkan bahwa UAS dan enam anggota rombongannya ditolak masuk ke Singapura pada Senin (16/5/2022).
Dikutip dari keterangan tertulis dari situs resmi Kemendagri Singapura, Abdul Somad bersama enam anggota rombongannya tiba di Terminal Tanah Merah Singapura dari Batam. Abdul Somad dan enam anggota rombongan mengikuti wawancara dan setelah itu ditolak untuk masuk ke Singapura.
"Somad (UAS) diwawancarai, setelah itu kelompok tersebut ditolak masuk ke Singapura dan ditempatkan di feri kembali ke Batam pada hari yang sama," tulis keterangan tertulis Kemendagri Singapura yang dikutip Suara.com dari situs mha.gov.sg, Selasa (17/5/2022) malam.
Tag
Berita Terkait
-
Balas Tuduhan Singapura Sebar Ajaran Ekstremis, UAS Beri Penjelasan Menohok
-
Respons Penolakan terhadap Ustaz Abdul Somad, Kemlu Ungkap Penjelasan dari Singapura
-
Komentari Kasus Ustaz Abdul Somad Ditolak Singapura, Menko PMK Muhadjir Effendy Sarankan Jaga Mulut
-
Miyabi Bisa Masuk Indonesia Sedangkan UAS Ditolak Singapore, Warganet Sebut Miyabi Pemersatu Bangsa
-
Ustaz Abdul Somad Posting Karikatur Usai Dideportasi dari Singapura, Makjleb Banget!
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
Pilihan
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
Terkini
-
Lima Titik Api Karhutla Menyala Lagi di Indragiri Hulu dan Indragiri Hilir
-
Viral Tukang Ojek Bersimbah Darah Dianiaya Sajam oleh Penumpang di Bengkalis
-
Masih Dikepung Kabut Asap, Pekanbaru Terapkan Sekolah Tatap Muka Terbatas
-
Polda Riau Tetapkan 55 Tersangka Karhutla, Luas Terbakar 3.378 Hektare
-
Karhutla Masih Membara di Indragiri Hilir, Indragiri Hulu dan Meranti