SuaraRiau.id - Seorang warga mengaku mendapatkan pengalaman yang kurang mengenakan dari ajudan pejabat di Pekanbaru.
Dalam video pengakuannya di media sosial, wanita tersebut menyebut dilempar botol kosong bekas air mineral oleh diduga ajudan Wali Kota Pekanbaru.
Perempuan itu menjelaskan oknum ajudan plat merah bernopol BM 1 A melempar botol kosong tersebut saat berkendara di Jalan Hang Tuah Pekanbaru pada Rabu (18/5/2022).
"Dilempar sama ajudan mobil plat merah BM 1 A. Mobil ajudannya, yang dengan sengaja melempar botol Aqua kosong ke mobil aku. Itu di Jalan Hangtuah," ujarnya di akun instagram @cha*** dikutip dari Riauonline.co.id--jaringan Suara.com.
Dalam video tersebut, dirinya tak segan langsung menandai akun instagram wali kota. Ia juga mengirimkan pesan ke akun tersebut atas kekesalan dan menyayangkan perilaku ajudan yang tidak memberikan contoh baik ke masyarakat.
"Buang sampah di sembarang tempat ada pasalnya, pasti sudah paham kan, Pak? Ini salah satu penyebab Kota anda selalu tergenang air meskipun hujan cuma rintik-rintik, ternyata ajudan Anda kurang rasa sopan dan tidak tahu tata tertib membuang sampah," tulisnya.
Diketahui bahwa mobil wanita tersebut sengaja dilempar karena dianggap menghambat laju kendaraan mobil berplat merah. Saat itu rombongan yang melaju di Jalan Hangtuah juga menghidupkan strobo.
Bukan tidak mau memberikan jalan, menurutnya, kondisi jalan yang padat membuat mobilnya tidak bisa menepi. Ada sepeda motor di kiri dan kanan mobil yang ia kendarai.
Namun, kata dia, permasalahan tersebut sudah selesai. Akun Instagram Wali Kota Pekanbaru Firdaus @drfirdausstmt membaca dan merespon pesan yang dikirimnya serta menuliskan kalimat permintaan maaf.
"Udah clear, Bapak Firdaus bales DM saya. Yang salah bukan Bapak Firdaus tapi tata krama ajudannya," katanya saat dikonfirmasi.
Ia pun berharap para pengguna jalan bisa mendapatkan hak yang sama. Menurutnya, kendaraan yang dapat prioritas di jalan mesti yang mempunyai kepentingan mendadak dan genting.
Berita Terkait
-
Kabar Ruko di Pekanbaru Jadi Markas Judi Online, Ini Kata Polda Riau
-
Melaju Kencang Tabrak Pembatas Jalan, Pikap Terbalik di Tol Pekanbaru-Dumai
-
Pelonggaran Masker di Ruang Terbuka Harus Dikawal, Pengamat: Pemerintah Tidak Boleh Lengah
-
Hubungkan Destinasi Wisata, Tol Indrapura-Kisaran Ditargetkan Selesai Akhir 2022
-
Petugas Bandara Pekanbaru Gagalkan Penyelundupan Narkoba lewat JNE
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- 4 Bedak Padat Wardah yang Tahan 12 Jam, Coverage Tinggi dan Nyaman Dipakai Seharian
Pilihan
-
Staf Ahli Gubernur Kaltim Bawa-Bawa Status 'Cucu Nabi' demi Redam Demo Massa
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
Terkini
-
Ratusan ASN di DPRD Riau Dimutasi, Sekda: Agar Kesalahan Tak Berulang
-
Pasar Murah Digelar di Dua Lokasi Pekanbaru Jelang Iduladha
-
PLN Klaim Listrik di Riau Kembali Normal 100 Persen usai Insiden Blackout
-
Harga Sawit Anjlok Pasca Pidato Prabowo, PKS di Riau Diimbau Beli TBS Sesuai Aturan
-
Guru Honorer di Riau Mengajar hingga Akhir 2026, Gaji Diambil dari Dana BOS