"Kenapa? Apakah karena teroris? Apakah karena ISIS? Apakah karena bawa Narkoba? Itu harus dijelaskan!" tuntutnya.
Penceramah asli Riau ini mengaku berkas yang dibawanya sudah lengkap. Namun, dirinya tetap tidak diizinkan untuk melanjutkan perjalanan. Dirinya bahkan diminta menunggu di lorong bagian imigrasi.
UAS juga mengaku bahwa dirinya bahkan tak diizinkan untuk memberikan tas milik istrinya yang berisi perlengkapan bayi.
"Tas ini sebetulnya tas Ustadzah, isinya keperluan bayi. Maksud saya mau mengasihkan tas ini ke Ustadzah yang udah lepas di sana," terangnya.
Mantas Dosen UIN Suska Riau ini mengaku sedih lantaran tak diizinkan memberikan tas yang berisi keperluan bayinya tersebut.
"Tas ini tak boleh lewat di sana. Padahal orangnya ada di situ. Jadi luar biasa juga orang Singapura ini. Tas pun ndak dikasihnya, untuk bayi pun ndak dikasihnya," imbuhnya.
Kontributor: Anggun Alifah
Berita Terkait
-
Heboh Ustaz Abdul Somad Dideportasi Singapura, Begini Kronologi Lengkapnya
-
Ingin Liburan tapi Dideportasi Singapura, UAS Pertanyakan Alasan Deportasi: Apa Karena Teroris?
-
Canda UAS Dideportasi Singapura Tanpa Penjelasan: Apakah karena Teroris, karena ISIS?
-
Heboh! Ustaz Abdul Somad Dideportasi dari Singapura, Sempat Dikurung di Ruangan 1X2 Meter
-
Sahabat Ungkap Kronologi UAS Dideportasi Singapura Tanpa Penjelasan
Terpopuler
- 6 Pilihan HP Flagship Paling Murah, Spek Sultan Harga Teman
- 5 HP 5G Terbaru RAM 12 GB, Spek Kencang untuk Budget Rp3 Juta
- 5 Pilihan Sepatu Lari Hoka Murah di Sports Station, Harga Diskon 50 Persen
- 5 Parfum Aroma Segar Buat Pesepeda, Anti Bau Badan Meski Gowes Seharian
- 5 Sepeda Listrik Jarak Tempuh Terjauh, Tahan Air dan Aman Melintasi Gerimis
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Jeni Rahmadial Fitri: dari Kontes Kecantikan, Ditahan hingga Gelar Puteri Indonesia Dicabut
-
Yayasan Puteri Indonesia Cabut Gelar Jeni Rahmadial Fitri Imbas Kasus Medis Ilegal
-
Modal Sertifikat Pelatihan, Finalis Putri Indonesia Riau Jadi Dokter Kecantikan Abal-abal
-
Opini: Menakar Keadilan di Balik Kasus Koperasi Swadharma Pematangsiantar
-
Makan Korban, Tarif Klinik Kecantikan Ilegal Jeni Rahmadial Fitri Capai Rp16 Juta