Scroll untuk membaca artikel
Eko Faizin
Selasa, 17 Mei 2022 | 11:33 WIB
Ustadz Abdul Somad. [YouTube Hai Guys Official]

Rombongan terdiri dari tujuh orang di antaranya UAS bersama istri dan anaknya, serta rekannya yang juga didampingi istri dan dua orang anaknya.

"Dalam rangka libur. Ini kan memang hari libur. Kebetulan sahabat saya ini dekat rumahnya dari Singapura," ujarnya.

Menurut UAS, pihak Imigrasi Singapura tak dapat menjelaskan alasan mengapa dirinya dideportasi dari negara tersebut. Padahal anggota rombongan lainnya sudah lolos proses imigrasi.

"Itulah yang mereka tak bisa menjelaskan. Jadi pegawai imigrasi tak bisa menjelaskan. Yang bisa menjelaskan itu mungkin Ambassador of Singapore in Jakarta," imbuhnya.

UAS bahkan mempertanyakan mengapa dirinya tidak diizinkan untuk masuk ke wilayah negara Singapura, meski dalam agenda wisata.

"Kenapa? Apakah karena teroris? Apakah karena ISIS? Apakah karena bawa Narkoba? Itu harus dijelaskan!" tuntutnya.

Penceramah asli Riau ini mengaku berkas yang dibawanya sudah lengkap. Namun, dirinya tetap tidak diizinkan untuk melanjutkan perjalanan. Dirinya bahkan diminta menunggu di lorong bagian imigrasi.

UAS juga mengaku bahwa dirinya bahkan tak diizinkan untuk memberikan tas milik istrinya yang berisi perlengkapan bayi.

"Tas ini sebetulnya tas Ustadzah, isinya keperluan bayi. Maksud saya mau mengasihkan tas ini ke Ustadzah yang udah lepas di sana," terangnya.

Mantas Dosen UIN Suska Riau ini mengaku sedih lantaran tak diizinkan memberikan tas yang berisi keperluan bayinya tersebut.

Load More