SuaraRiau.id - Universitas Negeri Sultan Syarif Kasim atau UIN Suska Riau tersangkut masalah hukum. Dugaan korupsi pengelolaan dana Bantuan Layanan Umum (BLU) 2019 kampus yang berasal dari APBN naik ke tahap penyidikan.
Kabar tersebut dibenarkan Kepala Seksi (Kasi) Penerangan Hukum (Penkum) dan Hukum Kejati Riau Bambang Heri Purwanto pada Kamis (12/5/2022).
“Benar, sudah dilakukan gelar perkara pada Rabu (11/5/2022) lalu,” kata Bambang dikutip dari Antara.
Dari hasil gelar perkara oleh tim penyelidik bidang tindak pidana khusus Kejati Riau, dugaan tindak pidana korupsi pengelolaan dana BLU UIN Suska tahun 2019 yang bersumber dari APBN dengan Pagu Anggaran sebesar Rp 129.668.957.523, ditingkatkan ke tahap penyidikan.
“Sebelum ditingkatkan ke tahap penyidikan, tim penyelidik Pidsus telah melakukan pulbaket dan puldata, tim penyelidik telah melakukan pemanggilan dan permintaan keterangan terhadap 20 orang,” lanjut Bambang.
Selain itu, tim penyelidik juga telah melakukan pengumpulan sejumlah dokumen, yang ada kaitannya dalam pengelolaan dana BLU di UIN Suska Riau tahun 2019.
“Dari hasil penyelidikan tersebut, tim penyelidik bidang tindak pidana khusus Kejati Riau telah menemukan adanya indikasi peristiwa pidana, perbuatan melawan hukum dan potensi kerugian negara,” bebernya.
Selanjutnya untuk proses penyidikan, Kepala Kejaksaan Tinggi Riau telah mengeluarkan surat perintah penyidikan dan telah menunjuk beberapa jaksa penyidik untuk menyelesaikan proses penyidikan terhadap penanganan perkara tersebut.
"Pak Kajati juga telah menunjuk beberapa orang jaksa penyidik untuk menyelesaikan proses penyidikan terhadap penanganan perkara tersebut," tutup Bambang. (Antara)
Berita Terkait
-
Mulai Batubara hingga Minyak Goreng Mahal, APBN Tetap Jadi Senjata Utama Meredamnya
-
Dugaan Jaksa Tabrak Lari Pemotor, Kejati Riau Bakal Tindak Tegas Jika Bersalah
-
Jaksa Diduga Jadi Pelaku Tabrak Lari, Kepala Kejati Riau Angkat Bicara
-
Mahasiswi UIN Suska Diberhentikan Usai Viral Bercumbu Saat Kuliah Online
-
Mahasiswi UIN Suska Mesum di Kuliah Online Bikin Video Klarifikasi, Ternyata Disuruh Pacar
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Jadwal Imsakiyah Ramadan di Pekanbaru, Rabu 25 Februari 2026
-
Daftar Harga Sawit Mitra Plasma Riau Periode 25 Februari-3 Maret 2026
-
Viral Video Bocah di Pekanbaru Diduga Dipukuli Oknum Polisi
-
Tambahan 15 Ton Garam Semai untuk Operasi Hujan Buatan di Riau
-
Jadwal Buka Puasa Pekanbaru dan Sekitarnya, Selasa 24 Februari 2026