SuaraRiau.id - Wali Kota Padang Hendri Septa meminta masyarakat melapor kepada Satpol PP atau kepolisian jika menemukan ada pungutan liar di lokasi objek wisata saat libur Lebaran.
"Bagi yang menemukan atau merasa ada pungli di lokasi wisata silahkan laporkan, kami sudah menempatkan petugas di objek wisata," kata Hendri dikutip dari Antara, Sabtu (7/5/2022).
Menurutnya, khusus di Pantai Padang sudah disediakan Pos Pengamanan Lebaran beranggotakan personel kepolisian hingga Satpol PP.
Ia juga meminta seluruh petugas yang bekerja di posko Pengamanan Lebaran untuk lebih maksimal dalam melayani pengunjung.
Pada Idul Fitri tahun ini, Pemkot Padang melalui Dinas Perhubungan menyiapkan 14 pos layanan terdiri atas Pos Pengamanan dan Pos Pelayanan pada sejumlah lokasi strategis di kota itu.
Kepala Dinas Perhubungan Kota Padang Yudi Indra Sani menyampaikan pendirian pos tersebut bekerja sama dengan Polresta Padang, Dinas Kesehatan hingga BPBD dalam rangka memberikan pelayanan kepada pemudik dan warga saat Lebaran.
Ia menyampaikan Pos Pengamanan memiliki fungsi mengantisipasi kepadatan arus lalu lintas, titik cegat pelaku kejahatan, gerai vaksin, penertiban protokol kesehatan hingga penertiban parkir liar.
Pos Pengamanan tersebar di enam lokasi yaitu Simpang Sungai Pisang, Bungus Teluk Kabung, Ladang Padi, Stasiun Tabing, Danau Cimpago, Masjid Alhakim dan Simpang Lubuk Begalung yang beroperasi selama 24 jam pada H-7 hingga H+ 7 Idul Fitri 1443 Hijriah
Sementara Pos Pelayanan memiliki fungsi antisipasi keramaian, antisipasi kemacetan, titik cegat pelaku kejahatan hingga layanan pemudik.
Pos Pelayanan tersebar di tujuh lokasi yaitu Pasar Raya Padang, Plaza Andalas, Basko, Pantai Air Manis, Pelabuhan Bungus, Muaro dan Transmart.
Sementara Kepolisian Resor Kota Padang, Sumatera Barat, telah meringkus 13 pelaku yang diduga melakukan tindakan pungutan liar di sepanjang kawasan Pantai Padang.
"Mereka kami amankan karena diduga melakukan pungli kepada wisatawan, perbuatan mereka ini telah meresahkan masyarakat," kata Kepala Kepolisian Resor Kota Padang Kombes Pol Imran Amir.
Ia mengatakan modus yang digunakan para pelaku adalah memintai uang parkir terhadap kendaraan pengunjung dengan nilai bervariasi antara Rp5.000-Rp10.000 per kendaraan.
"Pelaku meminta uang parkir juga tanpa memiliki karcis parkir resmi yang diterbitkan oleh dinas terkait," katanya.
Usai diamankan oleh petugas, belasan pelaku langsung dibawa ke Mako Polresta Padang untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya di hadapan hukum.
Berita Terkait
-
Bapak-bapak Atasnamakan Ormas PP Lakukan Pungli ke Warga, Dalih buat Nafkahi Anak
-
Libur Lebaran, Objek Wisata di Siak Sudah Dikunjungi 9.505 Orang
-
Dilarikan ke Puskesmas Cariu Bogor, Bocah Asal Karawang Tewas Tenggelam di Green Canyon
-
Libur Lebaran, Kunjungan Wisatawan ke Padang Pariaman Capai 29.198 Orang
-
Penumpang Kapal Alami Peningkatan, Wisatawan Masuk Sabang Hampir 4.000 Orang per hari
Terpopuler
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 HP Helio G99 Termurah di Awal Tahun 2026, Anti Lemot
- 6 Rekomendasi HP OPPO Murah dengan Performa Cepat, RAM 8 GB Mulai Rp2 Jutaan
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 28 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 10 Januari 2026, Ada 15.000 Gems dan Pemain 111-115
Pilihan
-
Cek Fakta: Yaqut Cholil Qoumas Minta KPK Periksa Jokowi karena Uang Kuota Haji, Ini Faktanya
-
Hasil Akhir: Kalahkan Persija, Persib Bandung Juara Paruh Musim
-
Babak Pertama: Beckham Putra Bawa Persib Bandung Unggul atas Persija
-
Untuk Pengingat! Ini Daftar Korban Tewas Persib vs Persija: Tak Ada Bola Seharga Nyawa
-
Kriminalisasi Rasa Tersinggung: Mengadili Komedi 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono
Terkini
-
4 City Car Toyota Bekas untuk Wanita atau Orang Tua: Irit dan Bertenaga!
-
Make Up Artist asal Duri Tewas Kecelakaan di Tol Pekanbaru-Dumai
-
4 Mobil Kecil Suzuki Bekas untuk Harian Wanita, Serba Efisien dan Tangguh
-
3 Mobil Sedan Toyota untuk Wanita: Aman, Canggih dan Berkelas
-
3 Mobil Bekas Daihatsu di Bawah 50 Juta yang Efisien untuk Keluarga