SuaraRiau.id - Ketua DPR Puan Maharani unggul dengan tingkat keterpilihan paling atas, mencapai 26,2 persen, dalam bursa calon wakil presiden atau cawapres 2024.
Hal tersebut terungkap dari hasil survei Center for Political Communication Studies (CPCS) baru-baru ini.
"Puan berada pada posisi teratas dalam bursa cawapres, sedangkan Khofifah muncul sebagai cawapres terkuat dari kalangan NU," kata Direktur Eksekutif CPCS Tri Okta dikutip dari Antara, Jumat (29/4/2022).
Urutan Puan Maharani di bursa cawapres itu disusul Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir (15,4 persen) dan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa (10,4 persen).
Menurut Okta, tingginya elektabilitas Puan dalam bursa cawapres tersebut menjadikan putri Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri itu berpeluang kuat jika dipasangkan dengan salah satu capres, seperti Menteri Pertahanan Prabowo Subianto atau Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.
Menurutnya, Puan Maharani mewakili kalangan nasionalis, sedangkan Khofifah merepresentasikan kekuatan Nahdlatul Ulama (NU) yang selama ini menjadi faktor penting dalam politik dan pemilihan umum di Indonesia.
"Dalam beberapa kali pemilu, capres menggandeng tokoh NU sebagai cawapres," tambahnya.
Dia menyebutkan dalam Pilpres 2004, Megawati Soekarnoputri menggandeng Ketua Umum PBNU Hasyim Muzadi, sedangkan di Pilpres 2019, Joko Widodo membawa Ma’ruf Amin, yang saat itu sebagai Rais Aam Syuriah PBNU dan Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI).
Khofifah, katanya, memiliki rekam jejak di pemerintahan dengan menjabat sebagai menteri pada era Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid (Gus Dur) dan Presiden Jokowi di periode 2014-2019. Dia menambahkan tokoh potensial lainnya adalah Menteri BUMN Erick Thohir dan Panglima TNI Andika Perkasa.
"Erick mewakili kalangan pengusaha dan profesional, sedangkan Andika menjadi tokoh militer yang bersinar bintangnya," katanya.
Nama-nama lain yang masuk dalam bursa cawapres adalah Agus Harimurti Yudhoyono (5,5 persen), Airlangga Hartarto (4,5 persen), Ridwan Kamil (3,8 persen), Sandiaga Uno (2,7 persen), Mahfud MD (1,6 persen), Susi Pudjiastuti (1,3 persen), Gatot Nurmantyo (1,1 persen), dan Tito Karnavian (1,0 persen).
Survei CPCS, yang dilakukan pada 11-20 April 2022, melibatkan 1.200 responden mewakili 34 provinsi dengan diwawancarai secara tatap muka. Metode survei adalah multistage random sampling, dengan margin of error sekitar 2,9 persen, dan tingkat kepercayaan 95 persen. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
Trending Puan Bela Emak-Emak, Netizen Singgung Trik Pilpres
-
Sindiran Puan Maharani soal Capres yang Modal Tampang Dinilai Bisa Jadi Bumerang
-
Puan Maharani Sindir Capres Tampan Padahal Tak Bisa Melakukan Apa-apa
-
Pengamat Duga Sindiran Puan Maharani soal Pemimpin Medsos Ditujukan untuk Sosok Ini
-
Puan Maharani Beri Suntikan Semangat Agar PDIP Menang di Pemilu: Kalah Itu Enggak Enak
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- Djarum Digeledah KPK, Publik Ramai Kaitkan dengan Isu Haji Isam dan DBS
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Cara Cek KTP Kita Terdaftar di Pinjol Apa Saja?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Pemerintah Didesak Perjuangkan Hak Kelola Warga atas Eks Konsesi SRL di Pulau Rangsang
-
Syamsuar Berduka atas Kepergian Arwin AS: Dia Guru dan Mentor Terbaik
-
Operasi Lancang Kuning Belum Berakhir, Kecelakaan Renggut Nyawa Pelajar di Siak
-
Pemerintah Kucurkan Rp1,235 Triliun, Pemprov Riau Kebagian Rp30 M untuk Karhutla
-
Arwin AS Berpulang, Bupati Bengkalis Kenang Jasa Bapak Pembangunan Siak