SuaraRiau.id - Sosok Ustaz Yusuf Mansur terus menjadi sorotan publik usai video yang menampilkan dirinya marah-marah viral di media sosial.
Disusul video minta sedekah para jamaah hingga yang terbaru, Yusuf Mansur membagikan cara mengambil barang tanpa membayar.
Potongan rekaman ayah Wirda Mansur tersebut menuai kontroversi. Akibatnya, tak sedikit yang menganggap ceramah Ustaz Yusuf Mansur dianggap mengandung hal negatif.
Masyarakat menilai hal telah diajarkan Yusuf Mansur merupakan tindakan-tindakan yang tidak benar, meskipun sang ustaz tetap tenang dengan yang terjadi
Setelah video-video lama beliau terbongkar dan banyak dikomentari sebagai aksi kontra dari masyarakat, baru-baru ini ustaz kondang tersebut membagikan salah satu komentar yang menyuruhnya tidak ceramah lagi.
Alih-alih marah dengan masyarakat yang mengecamnya, ustaz Yusuf Mansur dengan tenang membalas dengan akan belajar lagi dan belajar terus dalam menyampaikan dakwah.
Salah satu akun @yiyom*** berkomentar “mendingan nggak usah ceramah sekalian! Mending modelan Gus Baha, Gus Novel, Buya Yahya, Ustaz Adi Hidayat aja yang ceramah,,, ustaz-ustaz yang beneran ilmunya, paham kitabnya, nggak abal-abal, beneran mengenyam madrasah dari kecil, nggak bahas duit mulu.”
Membaca hal tersebut, ustaz pemilik pondok pesantren Daarul Quran ini menyematkan balasannya pada postingan instagram tersebut.
“InsyaaAllah saya akan belajar dari beliau-beliau dan dari mana-mana. Bismillaah. Mohon doa ya,” tulis Ustaz Yusuf Mansur seperti dikutip Hops.id--jaringan Suara.com melalui postingan instagram pribadi miliknya pada Jumat 29 April 2022.
“Bismillaah. Belajar lagi, belajar terus… Udah pada baca Sayyidul Istighfar? Ummul Istighfar? Sore ini? Baca ya. Pagi sore. Di antara fadhilahnya, kalau yakin baca bakal diampuni, insyaaAllah malah dicatat sebagai penghuni surga,” tulis ayah Wirda Mansur itu.
Walaupun banyak yang memberi komentar pedas dan kritikan setelah video-video yang dinilai tidak baik.
Ustaz Yusuf Mansur makin menanggapi dengan hal-hal yang tenang dan tidak pernah menyalahkan siapapun.
Dalam tanggapannya, ia pun mencoba membalas dengan sabar dan dengan pesan saling mengingatkan agar selalu mengingat Allah.
Terlihat seolah tidak ingin mengikuti emosional masyarakat yang memberinya banyak komentar negatif.
Ustaz Yusuf Mansur memilah komentar warganet dan membalasnya dengan tenang. Dalam balasan tersebut pun ia menyempatkan untuk memberikan teladan untuk mengingat Allah.
Berita Terkait
-
Ustaz Yusuf Mansur Tanggapi Warganet yang Menyebut Ceramahnya Selalu Prioritas Dunia
-
Ustaz Yusuf Mansur Tak Terima Dituduh Utamakan Duniawi, Begini Pembelaannya
-
Sering Bahas Duit di Depan Jamaah, Ustaz Yusuf Mansur Diminta Berhenti Ceramah
-
Rekaman Diduga Suara Ustaz Yusuf Mansur Heboh Lagi, Ngamuk Ditagih Utang
-
Ditagih Hutang Ustaz Yusuf Mansur Ngamuk Hingga Ucap Kata Kasar: Astagfirullah Ini Beneran Ustaz?
Terpopuler
- Dicukur Timnas Indonesia 5-1, Pemain Naturalisasi Kamboja Jadi Sasaran Kemarahan Fans
- 4 Serum Wardah untuk Mengecilkan Pori, Kulit Halus dan Mulus Bertahap
- Daftar Harga Motor Listrik dengan Subsidi Pemerintah, Ada yang Cuma Rp5 Jutaan!
- Nasib Berubah, Ini 4 Shio yang Panen Keberuntungan dan Rezeki pada 29 Juli 2026
- Siapa Ipda Ambarita? Ini Profil Polisi yang Viral Saat Pengamanan Bentrok Matraman
Pilihan
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
-
Banyak Air Galon Isi Ulang di Bangka Barat Belum Diuji, Amankah Dikonsumsi Setiap Hari?
-
Dicecar 23 Pertanyaan Penyidik KPK, Ini Kata Plt Bupati Sukoharjo
-
Cuma Sisa Rp200 Juta! Perampok Rp1,2 Miliar di Kalideres Diciduk Usai Habiskan 1 M Dalam 8 Hari
Terkini
-
Merasa Tak Bersalah tapi Divonis 2 Tahun Penjara, Abdul Wahid: Penuh Rekayasa
-
KPK Periksa Pengurus KUD di Kuansing, Pastikan Uang yang Dikembalikan Raja Juli
-
Sudah Sepekan, Napi Kasus Narkoba Pekanbaru yang Kabur Belum Ditangkap
-
KPK Dalami Proses Penukaran Uang Suhardiman Amby untuk Raja Juli
-
Akses Keluar Tol Pekanbaru-Dumai Dialihkan Mulai Hari Ini, Kenapa?