SuaraRiau.id - DPRD Pekanbaru sudah mengumumkan pemberhentian Firdaus-Ayat Cahyadi sebagai Wali Kota dan Wakil Wali Kota periode 2017-2022.
Keputusan pemberhentian tersebut disampaikan dalam rapat paripurna DPRD Pekanbau, Senin (11/4/2022) malam.
Dalam pengumuman itu, Wali Kota Pekanbaru Firdaus diwakili oleh Wakil Wali Kota Ayat Cahyadi, hadir juga Sekdako Pekanbaru HM Jamil dan pejabat lain lingkungan Pemkot Pekanbaru.
Diketahui, jabatan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pekanbaru bakal berakhir pada 22 Mei mendatang. Pemberhentian tersebut sesuai amanah Undang-undang.
Surat pemberhentian Firdaus dan Ayat akan dikirimkan kepada Gubernur Riau untuk diteruskan kepada Menteri Dalam Negeri sekaligus menyampaikan pejabat penganti (Pj) Wali Kota Pekanbaru.
Terkait sosok Penjabat (Pj) Wali Kota Pekanbaru, anggota DPRD Pekanbaru Suherman menyampaikan pendapatnya.
Suherman ingin Pj Wali Kota Pekanbaru tak rangkap jabatan, karena nantinya tidak optimal dalam menjalankan tugasnya.
"Ya, berkemungkinan besar kinerja Pj Wali Kota itu tidak fokus untuk membenahi Pekanbaru. Saya rasa, agak kewalahan lah nanti," katanya dikutip Riauonline.co.id--jaringan Suara.com, Rabu (13/4/2022).
Politisi Hanura ini berharap, Pj Wali Kota Pekanbaru ke depannya merupakan sosok yang dapat bersinergi dengan DPRD dalam menyelesaikan berbagai persoalan di Pekanbaru.
"Pj Wali Kota Pekanbaru besok ini tantangannya berat. Seperti banjir, sampah, jalan rusak. Jadi kita minta Pj ini betul-betul membenahi dan memfasilitasi pemberdayaan dan kesejahteraan masyarakat. Itulah harapan kita," ujarnya.
Selain mempunyai kemampuan dan keberanian dalam menuntaskan persoalan-persoalan di Kota Pekanbaru, PJ Walikota diharapkan mampu memberikan dampak terhadap daerah dan masyarakat.
"Kita berharap Gubernur Riau dapat menempatkan Pj Wali Kota yang benar-benar memberikan dampak terhadap daerah dan masyarakat," tegasnya.
Berita Terkait
-
Viral Jalanan Pekanbaru Banjir, Publik Sentil Wali Kotanya Plesiran ke Turki-Maroko
-
Momen Banjir Genangi Pekanbaru, Biawak Keluar Sarang, Warga Bikin 'Waterpark' Dadakan
-
Suami Patah Rahang Dihajar Sesama Satpol PP Pekanbaru, Istri Lapor Polisi
-
Kasatpol PP Pekanbaru Belum Tahu Penyebab Perkelahian Dua Anggotanya
-
Pejabat Satpol PP Pekanbaru Buka Suara Terkait Perkelahian Dua Anggotanya
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Belajar Bisnis Media di Chongqing, Bantu Branding Daerah lewat Influencer
-
Membuka Jalan untuk Difabel, PNM Hadirkan Pelatihan Vokasi Menuju Kemandirian
-
Minyak Sawit dan Kopi Indonesia Jadi Komoditi Paling Diminati di Chongqing
-
Cerita Robot-robot Tahan Ledakan Bikinan Anak Muda dari Chongqing
-
Makin Kuat Bersama Danantara, PNM Perluas Harapan bagi 23,1 Juta Pengusaha Ultramikro