SuaraRiau.id - Wali Kota Bucha di Ukraina mengatakan 300 warganya telah tewas selama serangan Rusia. Jenazah korban perang terlihat di sebuah kuburan massal dan masih tergeletak di jalan-jalan.
Wartawan Reuters melihat mayat-mayat tergeletak di jalan-jalan kota dekat Irpen itu, yang berjarak hanya 37 km dari ibu kota Kiev. Tangan dan kaki para korban tewas menyembul dari liang kuburan massal yang masih terbuka di halaman sebuah gereja.
Banyak warga setempat meratapi kematian kerabat mereka dan mengutuk tentara Rusia yang sudah meninggalkan kota.
"Bajingan!" kata Vasily berteriak dikutip dari Antara, Minggu (3/4/2022).
Lelaki 66 tahun itu tampak marah saat melihat belasan mayat bergelimpangan di jalan depan rumahnya.
Menteri Luar Negeri Inggris Liz Truss mengaku terkejut dengan kekejaman di Bucha. Dia menyuarakan dukungan bagi penyelidikan tentang dugaan kejahatan perang di Mahkamah Pidana Internasional.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy memperingatkan lewat video: "Banyak ranjau di wilayah ini. Rumah dipasangi ranjau, peralatan dipasangi ranjau, bahkan mayat pun (dipasangi ranjau)." Dia tak menyebutkan buktinya.
Dinas kedaruratan Ukraina mengatakan lebih dari 1.500 peledak ditemukan dalam sehari selama pencarian di desa Dmytrivka, sebelah barat ibu kota.
Kementerian Rusia tidak menanggapi permintaan untuk berkomentar atas tuduhan ranjau itu. Reuters tak bisa memastikannya secara independen. (Antara)
Berita Terkait
-
Putin Diisukan Idap Kanker Tiroid, Wajah Bengkak hingga Mandi Darah Tanduk Rusa?
-
Dari Anak Yatim Piatu hingga Jadi Taipan, Siapa Sebenarnya Roman Abramovich?
-
Tentara Ukraina yang Usir Kapal Perang Rusia dari Pulau Ular Ternyata Selamat
-
AS Larang Impor Minyak Rusia, Indonesia Mau Beli, Bagaimana Bisa Terjadi?
-
Bulgaria Usir Diplomat Rusia Atas Tuduhan Pengintaian
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- 5 Sabun Mandi Vitamin C Terbaik untuk Mencerahkan Kulit Belang, Lengkap dengan Review Pengguna
- Daftar Shio yang Paling Tidak Cocok dengan Shio Macan dalam Bisnis dan Asmara
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Gubernur Sulsel Telepon Langsung Pemilik SPBU
Pilihan
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
-
Rp11 Triliun Disiapkan untuk Isi Rekening Massal, Seorang Dapat Berapa?
-
Harusnya Bisa Kenyang dan Sehat, 230 Siswa di Pati Malah Keracunan Usai Santap MBG
-
Drone Thermal Dikerahkan, SAR Perluas Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Perairan Anak Krakatau
Terkini
-
Dihadiri Wali Kota dan Plt Gubernur Riau, PSPS Pekanbaru Malah Kalah di Semarang
-
Pejabat Desa di Bengkalis Jual Hutan Cagar Biosfer UNESCO Senilai Rp2 Miliar
-
Bubur Cirebon Jadi Jalan Sukses Tati Purwanti, Mantan PMI yang Kini Berbisnis di Taipei
-
Bakar Hutan untuk Lahan Kebun Sawit, Warga di Bengkalis Jadi Tersangka
-
3.028 Warga Pekanbaru Terjangkit ISPA Akibat Kabut Asap Karhutla