Sementara itu, lanjutnya, untuk anak sekolah kami gratiskan baik memakai sepeda motor ataupun tidak.
"Kalau untuk anak yang bepergian sekolah atau pulang sekolah kami gratiskan semua. Kami tak ingin ada anak-anak yang tak mengenyam pendidikan di masa saat ini," kata Reno.
Dalam sehari, tambah Reno, Ia bisa mendapatkan penghasilan sebesar Rp 150.000 hingga Rp300.000. Pendapatan itu ia hasilkan jika ia pergi bekerja mulai pukul 06.00-18.00 Wib.
"Apalagi kalau ada razia polisi di Jembatan Siak, itu makin besar penghasilan kami," kata Reno sambil tertawa.
Diketahui, adanya transportasi perahu sampan yang menghubungkan Kecamatan Mempura dan Kecamatan Siak ini bukan baru ini saja, tapi jauh sebelum jembatan siak dibangun oleh pemerintah.
Di atas Sungai Siak terbentang 3 jembatan yang menghubungkan beberapa kecamatan. Sejumlah jembatan dibangun untuk bisa melintasi Sungai Siak ini dibuat pada masa kepemimpinan Bupati Arwin.
Jembatan pertama yakni Jembatan Tengku Agung Sultanah Latifah (TASL), Jembatan Teluk Masjid, dan Jembatan Tualang.
Selayang pandang tentang Sungai Jantan
Sebagai sungai terdalam di Indonesia, Sungai Siak memiliki lebar 96 meter dengan panjang kurang lebih mencapai 345 km. Sementara itu wilayah yang dapat dilayari sepanjang 240 km.
Dahulu, Sungai Siak memiliki kedalaman mencapai 30 meter, dengan kedalaman tersebut, Sungai Siak dilewati kapal-kapal tanker dan peti emas.
Saat ini, kedalaman Sungai Siak diperkirakan tinggal 18 meter karena adanya pengendapan.
Di Hilir Sungai Siak terdapat banyak pabrik seperti pabrik kelapa sawit, pabrik pengolahan kayu hingga pabrik kertas.
Pada masa Kerajaan Siak Sri Indrapura, Sungai Siak menjadi sarana transportasi utama karena melintasi wilayah strategis perdagangan.
Banyak sejarah kejayaan Kerajaan Siak yang terukir di atas Sungai Siak. Beberapa peperangan melawan belanda juga terjadi di atas Sungai Siak.
Kontributor : Alfat Handri
Berita Terkait
-
Klaim Penyegaran, Kepala Dinas Berprestasi Nasional di Siak Dijadikan Staf Ahli
-
Hilang sejak Perahu Terbalik Diterjang Gelombang, Nelayan Sumba Timur Ditemukan Meninggal
-
Warga Pulau di Bintan Naik Perahu Nyari Minyak Goreng, Kaget dengan Harganya: Berat Pak Jokowi!
-
Perahu Pengangkut Sawit Tenggelam di Dumai, Satu Tewas, 2 Masih Hilang
-
Jasad Nenek Cincin yang Tenggelam di Sungai Siak Akhirnya Ditemukan
Terpopuler
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- 5 Motor yang Jadi Mimpi Buruk Mekanik, Montir Langsung Pura-Pura Sibuk
- realme C100i Jadi Andalan Anak Muda, Baterai Awet 6 Tahun dan Reverse Charging
- 5 HP dengan Kamera Telefoto Terbaik untuk Konten Media Sosial
Pilihan
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
-
Mengejutkan! Ini Pesan Terakhir Wamen Imipas Silmy Karim Sebelum Dicari KPK Terkait OTT Imigrasi
-
Siasat Dadan Hindayana Cs Korupsi MBG: Pakai Yayasan Sendiri, Sedot Miliaran Rupiah Tiap Hari!
-
Momen Unik Penahanan Dadan Cs, Satu Tersangka Tertinggal Mobil Tahanan hingga 'Dikepung' Wartawan
-
Pakai Rompi Pink dan Diborgol, Kejagung Resmi Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Cs
Terkini
-
Aksi Begal Dekat MTQ Pekanbaru: Pemuda Dibacok, Motor Dibawa Kabur
-
Karhutla 70 Hektare di Rantau Bais Rohil: Kondisi Berat, Panas Menyengat
-
Adu Argumen di Sidang, SF Hariyanto ke Abdul Wahid: Siapa Bapak Rupanya?
-
Protes Ketimpangan DBH Migas, Bupati Afni: Manfaat Tak Sebanding Kontribusi
-
Wahid Ungkap SF Hariyanto Temui UAS Ingin 'Orangnya' Jadi Sekda Riau