SuaraRiau.id - Aksi pawang hujan di perhelatan MotoGP Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat pada Minggu (20/3/2022) menjadi perhatian publik.
Tak hanya masyarakat Indonesia, publik internasional juga menyoroti aksi pawang hujan Mandalika yang diketahui bernama Rara Isti Wulandari itu.
Momen Rara membawa mangkok berwarna emas dan dupa serta barang seperti tongkat di lintasan MotoGP Mandalika disorot kamera.
Bahkan, sampai aksinya meminta es batu pada panitian penyelenggara MotoGP hingga memasang beberapa peralatannya tak uput dari sorotan media.
Ternyata, Rara memang sudah menjadi langganan untuk mengendalikan hujan di even besar. Sebelumnya, panitia Asian Games juga memakai jasanya.
Untuk memakai jasa Rara, pihak penyelenggara acara perlu merogoh kocek ratusan juta.
Ustaz Khalid Basalamah soal pawang hujan
Sementara itu, penceramah Ustaz Khalid Basalamah pernah membahas soal pawang hujan. Ia awalnya membaca pertanyaan jamaah terkait pawang hujan.
"Dukun, penyihir jangan dipanggil,” kata Ustaz Khalid Basalamah seperti yang dikutip Hops.id--jaringan Suara.com dari akun Twitter @eshatesyah.
Khalid Basalamah menyatakan bahwa biarlah hujan karena rahmat dari Allah. Kalau hujan bisa pakai tenda atau masuk ke ruangan. Jika tidak bisa ditunda acaranya ke hari lain.
Ustaz yang sempat membuat heboh dengan pernyataan terkait wayang itu juga mengatakan jika pawang hujan melakukan ritual dengan berbagai cara yang terkait dengan jin.
”Taro telur di belakang rumah, taro keris supaya tidak hujan itu jin yang jaga," terang Ustaz Khalid Basalamah.
Ustaz Khalid Basalamah kemudian menyatakan jika sebagai Muslim tak boleh mempercayai pawang hujan. Secara tegas dia mengharamkan hal itu.
"Pawang hujan itu dukun enggak boleh dipercaya haram dalam Islam,” tegasnya.
Meskipun pawang tersebut pakai bacaan Alquran tetap hukumnya haram.
”Walau pun mereka pakai bacaan-bacaan Alquran jangan percaya," tandasnya.
Tag
Berita Terkait
-
Cerita Penonton MotoGP Mandalika Nekat Tidur di Bandara karena Hotel Penuh, Dapat Tiket Pulang Hari Selasa
-
MotoGP Bikin Harga Tanah di Mandalika dan Sekitarnya Melambung Tinggi, Makin Diburu Investor
-
Pawang Hujan Mandalika Dicap Memalukan, Oh Ternyata Begini Cara Mbak Rara Mengendalikan Cuaca, Pantesan...
-
Driver Ojol Menang Nonton MotoGP dan Liburan Gratis, Mendadak Ketar-ketir Hal ini, Warganet: Ingat Kata Pegawai SPBU
-
MotoGP Mandalika 2022 Sukses Digelar, Ini Sejumlah Dukungan Enesis Group
Terpopuler
- Masuk Red Notice Interpol, Erick Soedjasa Ditangkap Bareskrim di Bandara Juanda
- Skandal Biksu Thailand Viral: Dana Kuil Rp46 M Raib, Emas 16 Kg Disita hingga Rekaman Tak Senonoh
- Arti Weton Bumi Kapetak Menurut Primbon Jawa: Karakter Tangguh dan Tahan Banting Menuju Sukses
- Berapa Harga Oven Mini? Cek 9 Rekomendasi Merek Berkualitas dan Kisarannya
- 8 Cara Mudah Membersihkan Panci Gosong dan Berkerak agar Kembali Kinclong
Pilihan
-
Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
-
Bencana Alam Tak Bisa Dihitung dengan Kalkulator
-
Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit
-
Pakar UNS Soroti Pemangkasan Anggaran Kebencanaan: Negara Kita Suka Kejadian Dulu Baru Dikaji!
-
Catat! Jadwal Resmi Timnas Indonesia di FIFA ASEAN Cup 2026: Lawan Malaysia di SUGBK
Terkini
-
KPK Periksa Kepala BPK Riau Terkait Kasus Suap Pengondisian Hasil Audit
-
Lokasi Pasar Murah di Lima Titik Wilayah Kampar dan Pekanbaru
-
Bupati Afni Zulkifli Resmi Menjadi Ketua Partai Nasdem Siak
-
Kebakaran Landa Kebun Kelapa di Indragiri Hilir, Diduga Akibat Gambut Mengering
-
Kualitas Udara Pekanbaru Masih Buruk, Siswa Pulang Lebih Awal