SuaraRiau.id - Dua orang bocah laki-laki, AE (6) dan MBS (4) hilang seharian dan membuat keluarga serta masyarakat sekitar panik.
Belakangan, kedua bocah ini sudah dalam kondisi meninggal dunia di bekas galian pasir yang letaknya di Jalan Lingkar Duri, Kelurahan Balai Raja, Kecamatan Pinggir, Bengkalis, Sabtu (13/3/2022) pukul 21.15 WIB.
Pertama kali, dua bocah laki-laki ditemukan oleh Babinkamtibmas Balai Raja Aipda Yushendri dibantu beberapa warga. Sebelum itu, warga sudah mutar-mutar sejak siang hari untuk mencari keberadaan korban tersebut.
Kapolsek Pinggir Kompol Maitertika, menjelaskan bahwa kedua bocah tersebut sudah meninggal dunia. Korban ditemukan oleh Bhabinkamtibmas setempat dan masyarakat.
"Sampai di RSUD Mandau, tim medis mengatakan bahwa dua anak laki-laki AE dan MBS sudah meninggal dunia. Lalu pukul 23.00 wib pihak medis melakukan visum terhadap korban," katanya.
Dijelaskan Kapolsek, bahwa dari hasil visum kedua jenazah AE dan MBS tidak dijumpai tanda-tanda kekerasan.
Sementara penyebab kematian tidak dapat diketahui karena tidak dilakukan pemeriksaan dalam. Namun diduga, kedua bocah tewas tenggelam di bekas galian tersebut.
"Kita juga sudah menyarankan untuk dilakukan autopsi namun pihak keluarga menolak dengan membuat pernyataan, dan selanjutnya jenazah dibawa pulang dengan menggunakan Ambulance RSUD Mandau," jelasnya.
Peristiwa dua bocah hilang dan ditemukan meninggal dunia ini bermula pada Sabtu (12/3/2022) sekitar pukul 15.00 wib.
Saat itu ibu kandung korban AE mencari anaknya bersama orangtua MBS, yang masih ada hubungan saudara.
Sampai pukul 17.00 WIB, kedua orangtua korban belum juga menemukan anak-anaknya, dan mereka meminta tolong kepada warga untuk membantu mencari anak-anaknya itu, lalu warga langsung mencari.
"Sekitar pukul 21.14 WIB warga dibantu Babinkamtibmas menemukan salah seorang anak tersebut bernama AE dalam kondisi terapung di bekas penggalian tanah yang berada di jalan lingkar Kelurahan Balai Raja," ungkapnya.
Lalu kata Kapolsek, warga langsung masuk ke dalam air dan mengangkat salah seorang anak laki-laki tersebut bernama AE kemudian pada tempat itu juga MBS ditemukan namun masih tenggelam di dalam air bekas galian tanah tersebut.
Kontributor : Panji Ahmad Syuhada
Berita Terkait
-
Makan Kebab Rasa Durian, Cewek Ini Kaget Temukan Keanehan di Dalamnya
-
13 Kubik Kayu Olahan Ilegal Diseludupkan ke Bengkalis, Polisi Cari Pemilik Kayu
-
Tragis! Tinggal Sebatang Kara, Tukang Sol Sepatu Tewas di Gubuk Pinggir Jalan Duri-Dumai
-
Harga Cabai Merah hingga Daging di Duri Naik, Stok Minyak Goreng Jadi Kendala
-
Kecelakaan Dua Truk di Jalan Lintas Duri-Pekanbaru, Sopir Tewas Terjepit
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Harga Serum Penghilang Flek Hitam yang Efektif dan Aman, Ini 5 Rekomendasi Produknya
- Warga Jogja Protes Desil Naik, Status Miskin Masuk Desil 9, Pemda DIY Minta BPS Klarifikasi
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
BRI Group Tegaskan Komitmen Transformasi dan Inklusi Lewat Enam Penghargaan
-
BRI Siap Perkuat Ekosistem Bank Emas Indonesia Bersama Pegadaian
-
Kelola Keuangan Bisnis dalam Satu Platform, BRI Perkenalkan Qlola New Skin
-
Pemotong Rumput asal Perawang Siak Bobol Sistem Keamanan NASA
-
Kabut Asap Karhutla: 376 Kasus ISPA di Pekanbaru Sejak Agustus 2026