SuaraRiau.id - Gempa Pasaman Barat, Sumatera Barat (Sumbar) mengakibatkan sejumlah bangunan di wilayah tersebut mengalami kerusakan.
Tak hanya itu, gempa yang terjadi pada Jumat (25/2/2022) tersebut menyebabkan warga luka-luka dan meninggal dunia.
Korban meninggal dunia akibat gempa bumi di Pasaman Barat bertambah menjadi lima orang sampai Minggu.
Kepala Dinas Komunikasi Informatika Pasaman Barat, Edi Murdani di Simpang Empat membenarkan ada penambahan korban jiwa akibat gempa tersebut.
Menurutnya satu orang warga yang meninggal dunia pada Sabtu (26/2) malam itu atas nama Lawiyah (70) warga Kampuang Pasia Nagari Kajai Kecamatan Talamau.
Korban meninggal dunia di Rumah Sakit Yarsi Simpang Empat rujukan dari tempat pengungsian halaman kantor bupati.
Sebelumnya empat orang meninggal dunia yakni adalah Asri Dewi Lestari (24) warga Jembatan Panjang, Fatih (2) warga Jembatan Panjang Nevi Herawati (47) warga Pasa Lamo Kajai dan Anismar (70) warga Kajai.
Selain itu data sementara luka berat 19 orang, luka sedang tujuh orang dan luka ringan 36 orang.
Bangunan yang rusak sekitar 6000 unit, pengungsi 10.000 orang, 35 titik pengungsi dan dipusatkan di halaman kantor bupati setempat.
Selain menyediakan tenda pengungsian, Pemkab Pasaman Barat juga menyediakan dapur umur bagi para pengungsi.
Kemudian saat ini Pemkab menyalurkan bantuan berupa makanan ringan dan kebutuhan lainnya bagi korban gempa bumi.
Hingga Minggu (27/2/2022) masyarakat di daerah Kajai pada umumnya tidur dalam darurat di halaman rumah karena takut ada gempa bumi susulan.
Begitu juga di tenda utama pengungsian depan kantor bupati warga masih bertahan karena rumahnya rusak berat akibat gempa.
Selain itu juga masih trauma karena gempa susulan masih terus terjadi. (Antara)
Berita Terkait
-
Ratusan Pengungsi Gempa Pasaman Barat Mulai Terserang Penyakit, dari Demam hingga Gatal-gatal
-
Pascagempa, PLN Pulihkan Aliran Listrik Warga di Pasaman Barat
-
Sudah 124 Kali Gempa Susulan di Pasaman Barat hingga Minggu Pagi
-
Kantor Bupati Pasaman Barat jadi Tempat Pengungsian Korban Gempa
-
BNI Kirimkan Bantuan Kemanusiaan untuk Korban Gempa di Sumatera Barat
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
- 4 AC Hemat Listrik untuk Rumah Daya Listrik 450 VA, Pilihan Terbaik agar Tidak Jeglek
Pilihan
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
Terkini
-
Minyak Sawit dan Kopi Indonesia Jadi Komoditi Paling Diminati di Chongqing
-
Cerita Robot-robot Tahan Ledakan Bikinan Anak Muda dari Chongqing
-
Makin Kuat Bersama Danantara, PNM Perluas Harapan bagi 23,1 Juta Pengusaha Ultramikro
-
Changan Automobile: Industri Mobil Pintar Bertenaga Energi Terbarukan
-
Chongqing 1949, Pertunjukan Sejarah Berbalut Teknologi Canggih