SuaraRiau.id - Kasus Covid-19 di Riau diprediksi akan terus mengalami lonjakan bahkan apa yang terjadi saat ini belum memasuki puncak gelombang ke-3.
Epidemiolog Riau dr Wildan Asfan Hasibuan mengatakan tren penambahan kasus positif Covid-19 hingga dua bulan mendatang.
"Puncak peningkatan kasus Covid-19 di provinsi ini diyakini masih akan berlangsung hingga dua bulan mendatang," ujar dr Wildan dikutip dari Antara, Senin (21/2/2022).
Dia mengatakan peningkatan kasus positif Covid-19 di Riau diprediksi akan terjadi selama beberapa hari ke depan sedangkan peningkatan kasus Covid-19 gelombang ke-3 dapat diprediksi.
Peningkatan kasus gelombang ke-3, katanya, bisa terjadi dan meningkat sebulan atau hingga dua bulan mendatang, namun ini belum puncaknya.
"Untuk mencegah terjadinya lonjakan yang tinggi, maka pengetatan terhadap mobilitas orang dan disiplin protokol kesehatan harus ditingkatkan. Ditambah lagi dengan percepatan vaksinasi," katanya.
Jika upaya pencegahan tersebut dilakukan secara terukur, katanya lagi, maka kasus Covid-19 di Riau bisa menurun pada pekan ke 4 setelah ini.
Menurut Wildan, sekarang ini di Riau peningkatan kasus sudah berada pada pekan ke 2, diperkirakan kondisi ini akan terus meningkat.
"Memang kondisi saat ini trennya masih terus mengalami peningkatan, kita berharap jangan sampai terjadi peningkatan seperti 2020 dan 2021 lalu," ujarnya. (Antara)
Berita Terkait
-
Kasus COVID-19 di Lampung Bertambah 617, Empat Orang Meninggal Dunia
-
Update COVID-19 Jakarta 21 Februari: Positif 5.358, Sembuh 11.866, Meninggal 24
-
Dokter Reisa Bersyukur Covid-19 yang Mendominasi Saat Ini Adalah Varian Omicron
-
Jawa Barat Kembali Jadi Penyumbang Kasus COVID-19 Terbanyak di Indonesia
-
Kasus COVID-19 Bertambah 34.418 Hari Ini, Jawa Barat Paling Tinggi
Terpopuler
- 55 Kode Redeem FF Max Terbaru 18 Maret 2026: Raih Pulsa, Skin Trogon Rose, dan Diamond
- 7 HP Baru 2026 Paling Murah Jelang Lebaran, Spek Gahar Mulai Rp1 Jutaan
- Ratusan Warga Cianjur Gagal Rayakan Lebaran Gara-gara Kena Tipu Paket Sembako Bodong
- Lebaran 2026 Tanggal Berapa? Cek Jadwal Idulfitri Pemerintah, NU, Muhammadiyah, dan Negara Lain
- Update Posisi Hilal Jelang Idulfitri, Ini Prediksi Lebaran 2026 Pemerintah dan NU
Pilihan
-
Skandal Dean James Melebar! Pakar Hukum Belanda Sebut Status WNI Jadi Masalah Utama
-
Serangan AS-Israel di Malam Takbiran Tewaskan Jubir Garda Revolusi Iran
-
Mencekam! Jirayut Terjebak Baku Tembak di Thailand
-
Pak Menteri Siap Potong Gaji? Siasat Prabowo Hadapi Krisis Global Contek Pakistan
-
Kabar Duka! Pemilik Como 1907 Sekaligus Bos Djarum Meninggal Dunia
Terkini
-
Ribuan Paket Sembako Didistribusikan BRI bagi Warga Desa Angseri dan Desa Sarimekar di Bali
-
Pria di Pekanbaru Ditemukan Tewas Bersimbah Darah Dianiaya Senjata Tajam
-
Pemerintah Hadir bagi Masyarakat, BRI Berangkatkan 12.352 Pemudik dengan 238 Bus
-
Muhammadiyah Pekanbaru Gelar Salat Id pada 20 Maret, Ini Daftar Lokasinya
-
Puluhan Dokter Spesialis di RSUD Siak Ancam Mogok Kerja, Kenapa?