SuaraRiau.id - Ketua Umum PSI Giring Ganesha dan kader lain mengunjungi Papua. Publik maya pun menyebut PSI sedang cari muka di Papua.
Tak sedikit warganet yang geram lantaran Giring dan partainya selama ini selalu berkoar dalam mengkritik kebijakan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan. Namun, tak pernah mengkritik Gubernur yang lain.
Meski demikian melakukan sejumlah kunjungan di Papua dalam strategi pemenangan di Pilpres 2024.
Giring baru saja pamer foto kegiatan PSI bersama kader-kader partainya yang ada di Mimika, Papua pada Kamis, 10 Februari 2022,
Dalam keterangan unggahannya di akun Instagram @giring, mantan vokalis Nidji itu menyebut bahwa kehadirannya bersama rombongan ke Kopdarda PSI Mimika adalah agenda utama mereka di Mimika.
Giring juga mengungkap kalau kedatangan rombongannya pada Jumat, 27 Januari 2022 disambut dengan upacara adat secara singkat dan sederhana.
“Di sana, saya menghimbau Bro dan Sis PSI Mimika untuk persiapan pemenangan di tahun politik 2024 mendatang,” tulis Giring seperti dikutip dari Terkini.id--jaringan Suara.com, Jumat (11/2/2022).
Ditelusuri pada kolom komentar postingannya, netizen tidak fokus kepada kegiatan yang dilakukan Giring, tapi malah mempertanyakan aksinya untuk Desa Wadas.
“Hey giring dan psi , #wadas sedang bergejolak, gak mau gtu bantu rakyat, kata nya cita2 demi rakyat,” tutur netizen.
“Giring dan temen2 lu, tu coba tengok purworejo..kejadian di desa Wadas..klau mau cari muka sekarang tu saatny kerja..kerja..kerja..bukan seputar ibu kota jakrta aja yg diurusi. Indonesia bukan cm jakarta,” ungkap warganet
“WOY WADAS TUH JAN JAKARTA MULU BANG KRITIK,” ujar seorang netizen.
“Bos kok gak kowar” Di wadas lg mencekam tu,” sahut yang lain.
Berita Terkait
-
Empat Tahun Anies Baswedan Jabat Gubernur DKI Jakarta, Rumah DP Rp 0 Baru Laku 885 Unit
-
Simulasi Pilpres 2024: Anies Baswedan Menang Telak, Kalahkan Jokowi dan Prabowo
-
Tewaskan Anak Gubernur Kaltara, Sedan Camry Milik Kader PSI yang Terbakar di Senen Ternyata Tunggak Bayar Pajak
-
Sebut Banyak Pihak Terlibat dalam Polemik Desa Wadas, Waketum MUI: Penanganannya Harus Super Hati-Hati
-
Komnas HAM Minta Jangan Gunakan Pendekatan Keamanan untuk Selesaikan Polemik di Desa Wadas
Terpopuler
- 4 Pompa Air Kedalaman 20 Meter ke Atas, Hemat Listrik dan Tekanan Air Stabil
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Bedak Marcks Tabur untuk Usia Berapa? Ini Penjelasan dan 3 Pilihan Variannya
- 3 Pompa Air Otomatis untuk Sumur Dalam, Air Deras dan Mesin Awet
Pilihan
-
Pelarian Berakhir! Taufik Hidayat Penyekap dan Penyiksa Pacar 3 Tahun Ditangkap di Bandung Raya
-
UBK Nonaktifkan Ketua BEM FH dari Jabatan Usai Mengaku Terima Suap Rp20 Juta dari Oknum Polisi
-
Sisi Gelap 'Operasi Penertiban Sawit' Satgas PKH dan Tentara di Tesso Nilo
-
Pertama Kali Dalam Sejarah Piala Dunia! Badai Petir Hentikan Prancis vs Irak
-
Anak Mantan Bupati Sleman, Raudi Akmal Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Pariwisata
Terkini
-
Changan Automobile: Industri Mobil Pintar Bertenaga Energi Terbarukan
-
Chongqing 1949, Pertunjukan Sejarah Berbalut Teknologi Canggih
-
Tapir Mati Mengenaskan di Areal Perusahaan, Diduga Ditabrak Truk Besar
-
Polisi Tetapkan Tersangka Karhutla 180 Hektare di Bengkalis
-
Abdul Wahid Terjerat Dugaan Korupsi, UAS: Aku Akan Tetap Membelamu