SuaraRiau.id - Aktris Prilly Latuconsina menjadi pemilik klub sepakbola Persikota Tangerang. Ia pun kini mulai membiasakan diri dalam dunia sepakbola.
Baru-baru ini, Prilly Latuconsina mengatakan akan melakukan pembicaraan mendalam bersama pelatih mengenai transfer pemain.
Ia mengaku sudah puas dengan skuad Persikota saat ini, dan akan memikirkan soal transfer pemain saat klubnya yang berlaga di Liga 3 Nasional itu naik kelas ke Liga 2.
"Karena kalau di Liga 3 kita kan belum ada regulasi beli pemain. Nanti kalau di Liga 2 juga akan melakukan diskusi yang panjang dengan coach, karena kan coach sendiri yang tahu apa sih yang sebenarnya diperlukan oleh Persikota," ujar Prilly dalam siaran langsung Instagram bersama Erick Thohir, Senin (7/6/2022).
"Kalau saya sih melihatnya saya sih sudah happy sekali dengan pemain-pemain Persikota sekarang, karena kan saya lumayan sering ke lapangan, karena kan lapangannya dekat dengan rumah saya di Stadion Benteng, jadi kalau mereka latihan saya lihat," sambung bintang sekaligus produser Film Ku Kira Kau Rumah itu.
Semangat para punggawa Persikota Tangerang yang terus konsisten latihan dan rasa optimistis untuk terus menang, menurut Prilly, menjadi yang terpenting saat ini untuk menghadapi Liga 3 Nasional.
"Dan, nanti tahun ini Persikota amin lulus bisa ke Liga 2, nah masalah beli pemain itu saya akan diskusikan dengan coach," kata Prilly.
Persikota Tangerang berhasil meraih kemenangan perdana dalam laga pembuka Liga 3 Nasional dengan skor 4-0 atas Persikasi Bekasi, Minggu (6/2/2022).
Untuk dapat maju ke Liga 2, Prilly Latuconsina menyadari betul perlu banyak hal yang harus dipersiapkan, mulai dari prestasi hingga dari segi bisnis.
Saat ini, perempuan berdarah Sunda itu mengatakan fokus pada keberlanjutan bisnis klub dengan menjalankan Good Corporate Governance atau tata kelola perusahaan yang baik agar menghasilkan keuntungan secara bisnis sekaligus berprestasi.
"Jadi makanya saya mengambil keputusan bergabung di Liga 3 karena saya ingin tahu prosesnya seperti apa, bagaimana liga bisa naik ke Liga 2, terus saya juga punya feeling yang besar untuk Persikota, mungkin karena saya perempuan... pakai perasaan," kata Prilly.
"Saya punya feeling yang kuat dengan Persikota, karena tim Persikota perjalanannya sudah panjang dan dulu dia disebut bayi ajaib karena mencetak prestasi yang luar biasa untuk warga Tangerang."
Soal pemain, Erick Thohir, yang telah terlebih dahulu terjun di industri olahraga, memberi saran kepada Prilly tentang pentingnya keseimbangan antara pemain bintang dan pemain muda.
Menteri BUMN itu memberi contoh ketika dia mengelola klub bola basket Satria Muda. Banyak pemain muda yang dibina Satria Muda bergabung dengan tim nasional, namun klub tetap memiliki pemain bintang.
Erick menyebut kombinasi pemain bintang dan pemain muda dalam sebuah klub "ibarat ramuan jamu, mesti pas."
Tag
Berita Terkait
-
Kini Jadi Owner Persikota Tangerang, Prilly Latuconsina Akui Bingung Atur Waktu
-
Laga Perdana Liga 3 Nasional, Gasliko Limapuluh Kota Menang 2-0 dari Benteng HB
-
PSKB Bukittinggi Tumbangkan PS Jembrana 2-0 di Laga Perdana Liga 3 Nasional
-
Raih Hasil Imbang, PCB Persipasi untuk Sementara Pimpin Klasemen Grup J Liga 3 Nasional
-
Ketagihan Jadi Produser, Prilly Latuconsina Sudah Siapkan Film Baru
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Dasco di Mobil Komando Aksi: Aspirasi Kawan-kawan Sudah Disampaikan, Hidup Mahasiswa!
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
Terkini
-
Kejati Sumsel Tegaskan BRI Bersih dari Aliran Dana Ilegal, Kerugian Negara Rp1,4 Triliun Pulih Penuh
-
UAS Beberkan soal Rekaman KPK, Sebut Abdul Wahid Ngaku Diancam
-
UAS Jadi Saksi Sidang Abdul Wahid, Ruangan Didominasi Pengunjung Emak-emak
-
Wanita di Pelalawan Ditusuk Puluhan Kali, Minta Tolong ke Rekan Kerja lewat WA
-
Abdul Wahid Disebut Berulang Kali Larang Tim Campuri Proyek di PUPR Riau