Oleh karena Jawa Barat merupakan basis utama Ridwan Kamil sekaligus provinsi dengan jumlah pemilih terbesar, Ridwan Kamil perlu melakukan sosialisasi lebih masif agar dukungan warga Jawa Barat semakin besar, terutama kepada undecided voters yang jumlahnya masih cukup tinggi.
"Apabila Ridwan Kamil mendapatkan dukungan yang solid dari warga Jawa Barat, tingkat elektabilitas di level nasional dapat meningkat cukup signifikan," kata dia.
Sampel dalam survei ini ialah sebanyak 1.200 orang dengan metode penarikan sampel melalui multistage random sampling dan margin of error rata-rata sebesar lebih kurang 2,87 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.
Responden terpilih diwawancarai secara langsung atau tatap muka) dengan menggunakan kuesioner oleh pewawancara yang telah dilatih dengan memperhatikan protokol kesehatan dan wawancara dilakukan tanggal 16 sampai 25 Desember 2021. (Antara)
Berita Terkait
-
Prabowo Lanjutkan Posisi Ketum PB IPSI: Kepercayaan Masyarakat Tak Akan Kami Kecewakan
-
Belum Putuskan Capres 2024, Presiden PKS Ahmad Syaikhu: Harus Berkoalisi
-
Ketum PB IPSI Prabowo Subianto Apresiasi Menpora Terhadap Pencak Silat
-
Prabowo Subianto Jadi Ketum PB IPSI 2021-2025, Pencak Silat Diharapkan Terus Berprestasi
-
Ridwan Kamil Sebut Ada 492 Orang Probable Omicron yang Tersebar di Bogor, Depok dan Bekasi
Terpopuler
- Cara Menghilangkan Iklan yang Tiba-Tiba Muncul di Layar HP Android Tanpa Aplikasi Tambahan
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- 4 Moisturizer Skintific untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
Terkini
-
Pemutihan Denda Pajak di Pekanbaru Diperpanjang hingga 31 Oktober 2026
-
Koleksi 18 Poin, PSPS Pekanbaru Puncaki Klasemen Sementara Grup A
-
Heboh 247 Kepsek di Inhu Dilantik Belum Dapat SK, Ini Kata Dewan Pendidikan
-
Puluhan Jemaat Gereja di Indragiri Hulu Diduga Keracunan Makanan
-
Kasus Dugaan Pemerkosaan Mahasiswi di Riau, Keluarga Korban Tolak Damai