SuaraRiau.id - Timnas Indonesia bakal menghadapi laga final Piala AFF 2020 melawan Thailand yang laga perdananya berlangsung di Stadion Nasional, Singapura.
Terkait laga kontra Thailand, pelatih Skuad Garuda, Shin Tae-yong menekankan pentingnya memiliki mental yang kuat.
"Kami harus masuk ke lapangan dengan mental yang kuat. Saya selalu menekankan ini ke pemain bahkan sejak awal turnamen," ujar Shin Tae-yong dikutip dari Antara, Selasa (28/12/2021).
Ia menyampaikan bahwa memiliki benteng yang kokoh secara psikologis dapat melindungi pemain dari tekanan yang datang menerjang.
Menurutnya Indonesia belum pernah juara Piala AFF meski lima kali menembus final. Jadi diharapkan dapat memberikan gelar juara Piala AFF pertama sepanjang sejarah pada tahun ini.
Euforia masyarakat begitu terasa baik di dunia nyata maupun maya. Hal tersebut dapat mempengaruhi performa Witan Sulaeman dan kawan-kawan.
Sebagai pelatih berpengalaman, Shin Tae-yong menyadari betul hal ini. Pelatih timnas Korea Selatan di Piala Dunia 2018 itu pun mencoba memberikan ketenangan dengan jam terbang yang dia punya.
"Sebagai pemain dan pelatih, saya sudah meraih lebih dari 20 gelar juara. Jadi saya mempunyai pengalaman untuk pertandingan seperti ini. Saya mau juara, tetapi gelar juara tidak bisa dicapai hanya karena ingin. Harus ada kerja keras. Kami akan menyusun strategi dan mencoba untuk menjadi yang terbaik di turnamen," kata juru taktik asal Korea Selatan itu.
Gelandang serang tim nasional Indonesia Egy Maulana Vikri sepakat dengan pelatihnya bahwa mental bisa menentukan hasil final.
Egy pun meyakinkan masyarakat Indonesia bahwa dia dan rekan-rekannya siap untuk bertempur sampai titik darah penghabisan.
"Semua pemain memiliki mental yang kuat dan termotivasi. Kami tak merasa tertekan. Kami siap dan sangat bergarap menjadi juara kali ini," kata pemain yang merumput di klub Liga Slovakia, FK Senica itu.
Timnas Indonesia akan menghadapi Thailand pada partai final Piala AFF 2020 yang berlangsung dalam dua leg dan semuanya digelar di Stadion Nasional, Singapura.
Leg pertama digelar 29 Desember dan leg kedua pada 1 Januari 2022, keduanya mulai pukul 19.30 WIB atau 20.30 waktu setempat.
Pertemuan Indonesia dengan Thailand di final Piala AFF 2020 merupakan ulangan final Piala AFF 2000, 2002 dan 2016 yang semuanya dimenangkan Thailand.
Bagi skuad "Garuda", itu menjadi final keenam sepanjang keikutsertaan di Piala AFF setelah sebelumnya mencatatkan pencapaian serupa pada tahun 2000, 2002, 2004, 2010 dan 2016 dengan hasil tanpa gelar juara. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
3 Bintang Timnas Indonesia Masuk Nominasi Pemain Muda Terbaik Piala AFF 2020
-
Nutrisi Makanan Skuad Garuda Terbatas, Shin Tae-yong Khawatir Kondisi Fisik Pemain
-
Augie Fantinus Berharap Indonesia Libas Thailand di Leg Pertama Final Piala AFF 2020
-
Augie Fantinus Berharap Indonesia Juara Piala AFF 2020, Kado Indah Akhir Tahun
-
Shin Tae-yong Meradang, Timnas Hanya Makan Nasi Kotak selama AFF 2020
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- Deretan Tokoh Top Bakal Turun Gunung ke UGM Besok, Bahas Nasib Bangsa Lewat Konferensi Republik
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
Pilihan
-
Drama Final Liga Champions: Sakitnya Arsenal, PSG Back to Back Juara
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
Terkini
-
Fitur Cash Management QLola by BRI Permudah Payroll Perusahaan dalam Skala Besar
-
Pekanbaru Resmi Tetapkan Siaga Darurat Karhutla hingga 30 November 2026
-
4 Rekomendasi Eyeliner Murah dan Bagus yang Tahan Lama Seharian
-
Jadi Pemasok, Bendahara PAN Pelalawan Ikut Pesta Narkoba Bareng Anak Bupati
-
Anak Pejabat Riau Positif Ganja gegara Hirup Asap di Toilet, Cuma Direhabilitasi