“Saya enggak mencari keuntungan dari ini semuanya. Saya cuma pengin di setiap saya me-review dan saya kasih tahu bahwa modus seperti ini di video tersebut enggak pernah saya mengatakan ‘pakai produk saya’. Enggak pernah sekalipun. Kadang, saya mempromosikan produk saya sendiri, kenapa enggak? Produk saya sudah BPOM, sudah aman dan saya akan lakukan itu di video yang terpisah,” imbuhnya.
Lebih jauh, Dokter Richard mengaku yakin bahwa dirinya tidak melakukan satupun tindakan pidana. Ilegal akses yang dituduhkan padanya merupakan kerja otomatis mesin Facebook dan Instagram.
“Saya tidak melakukan satu pun tindakan pidana. Ilegal akses yang ditujukan kepada saya, saya hanya mengunggah dari Facebook dan secara otomatis. Itupun juga di bawah arahan asisten saya, dan saya sudah menjelaskan itu apa adanya. Dan saya siap memperjuangkan ini di pengadilan,” katanya.
“Tapi sepertinya banyak orang yang terusik dengan kehadiran saya. Banyak orang yang ingin saya menghilang. Saya bener-bener sedih. Saya kasihan dengan keluarga saya. Saya berharap video ini tidak pernah saya upload. Dan saya menemukan jalan lain untuk keluar dari permasalahan saya. Kalau memang video ini harus diunggah oleh staf saya, semoga Tuhan memberkati saya dan keluarga saya semuanya. Amin,” tutur Richard dalam video.
Berita Terkait
-
dr Richard Lee Terancam 8 Tahun Penjara, Istri Nangis-Nangis Minta Tolong ke Jokowi
-
dr Richard Lee Ditahan Polisi, Pengacara Ajukan Penangguhan Penahanan
-
Maria Vania dan dr Richard Lee Pandu Acara Talkshow tentang Kecantikan
-
Dituduh Tak Profesional, Awkarin Sebut Dokter Richard Lee Pansos
-
Perdamaian Kartika Putri dan Dokter Richard Lee Sulit Tercapai
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Pamer Tuak di Pacu Jalur, TikToker asal Sumut Akhirnya Minta Maaf
-
Pemadaman Karhutla di Pelalawan Terhambat Angin Kencang dan Asap Pekat
-
3 Oknum Polsek Rupat Utara Terbukti Bersalah Diminta Pindah ke Luar Riau
-
Pekanbaru Masih Dikepung Kabut Asap Kiriman Pelalawan
-
Konflik Memanas, Warga Desak KPK Telusuri Duit Sawit yang Dikelola Agrinas