Namun, sambungnya, jika memang pada akhirnya konten edukatifnya bisa berujung pada penahanan dirinya, Richard mengaku tidak ikhlas.
“Tapi kalau misalnya review saya berujung pada penangkapan, saya bongkar semuanya ini, saya bongkar mafia ini, berujung pada saya ditangkap, benar-benar enggak pantas. Benar-benar saya enggak ikhlas dan benar-benar enggak sepadan dengan apa yang saya kerjakan,” tegas dia.
Lebih lanjut, Dokter Richard juga mengaku menyesal telah membuat konten edukasi soal kecantikan yang pada akhirnya membuat dirinya terancam dipenjara.
Jika bisa memutar kembali waktu, Richard mengaku tidak akan melakukan hal yang menyebabkan dirinya ditangkap.
“Saya cuma pengin bantu orang banyak, pengin nyelametin orang banyak. Saya bahagia karena makin banyak orang yang terselamatkan, makin banyak orang yang jadi sadar. Tapi jika apa yang saya dapatkan seperti ini, sumpah saya benar-benar menyesal melakukan itu. Andai waktu bisa saya putar kembali, saya enggak akan bongkar ini semuanya,” tutur Dokter Richard.
“Saya enggak mencari keuntungan dari ini semuanya. Saya cuma pengin di setiap saya me-review dan saya kasih tahu bahwa modus seperti ini di video tersebut enggak pernah saya mengatakan ‘pakai produk saya’. Enggak pernah sekalipun. Kadang, saya mempromosikan produk saya sendiri, kenapa enggak? Produk saya sudah BPOM, sudah aman dan saya akan lakukan itu di video yang terpisah,” imbuhnya.
Lebih jauh, Dokter Richard mengaku yakin bahwa dirinya tidak melakukan satupun tindakan pidana. Ilegal akses yang dituduhkan padanya merupakan kerja otomatis mesin Facebook dan Instagram.
“Saya tidak melakukan satu pun tindakan pidana. Ilegal akses yang ditujukan kepada saya, saya hanya mengunggah dari Facebook dan secara otomatis. Itupun juga di bawah arahan asisten saya, dan saya sudah menjelaskan itu apa adanya. Dan saya siap memperjuangkan ini di pengadilan,” katanya.
“Tapi sepertinya banyak orang yang terusik dengan kehadiran saya. Banyak orang yang ingin saya menghilang. Saya bener-bener sedih. Saya kasihan dengan keluarga saya. Saya berharap video ini tidak pernah saya upload. Dan saya menemukan jalan lain untuk keluar dari permasalahan saya. Kalau memang video ini harus diunggah oleh staf saya, semoga Tuhan memberkati saya dan keluarga saya semuanya. Amin,” tutur Richard dalam video.
Berita Terkait
-
Psikolog Singgung Sosok Mualaf yang Diduga Permainkan Agama, Richard Lee?
-
Didatangi saat Idul Fitri, Pastor Paroki Lama Richard Lee Akui Sedih Tapi Menghargai
-
4 Artis Jalani Lebaran Pertama Sebagai Mualaf, Bagikan Momen Haru
-
Lebaran Pertama Dokter Richard Lee Dipenuhi Curhatan soal Luka dan Air Mata
-
Viral Momen Ibu-ibu di Palembang Protes, Antre Lama Cuma Dapat Rendang Dua Iris dari Richard Lee
Terpopuler
- Dedi Mulyadi Sebut Masjid Al Jabbar Dibangun dari Dana Pinjaman, Kini Jadi Perdebatan Publik
- Baru Sekali Bela Timnas Indonesia, Dean James Dibidik Jawara Liga Champions
- Terungkap, Ini Alasan Ruben Onsu Rayakan Idul Fitri dengan "Keluarga" yang Tak Dikenal
- Yamaha NMAX Kalah Ganteng, Mesin Lebih Beringas: Intip Pesona Skuter Premium dari Aprilia
- JakOne Mobile Bank DKI Bermasalah, PSI: Gangguan Ini Menimbulkan Tanda Tanya
Pilihan
-
Hasil Liga Thailand: Bangkok United Menang Berkat Aksi Pratama Arhan
-
Prediksi Madura United vs Persija Jakarta: Jaminan Duel Panas Usai Lebaran!
-
Persib Bandung Menuju Back to Back Juara BRI Liga 1, Ini Jadwal Lengkap di Bulan April
-
Bocoran dari FC Dallas, Maarten Paes Bisa Tampil Lawan China
-
Almere City Surati Pemain untuk Perpanjang Kontrak, Thom Haye Tak Masuk!
Terkini
-
Jumlah Kendaraan Lintasi Jalan Tol Riau Melonjak Drastis
-
Arus Balik Lebaran, Harga Tiket Pesawat Pekanbaru-Jakarta Naik Gila-gilaan
-
Pungut Retribusi Sampah secara Tunai di Pekanbaru Bisa Dilaporkan
-
Syamsuar Pesan Jangan Ada 'Dua Matahari' ke Gubri Wahid, Ini Maknanya dalam Kepemimpinan
-
Rumah Didatangi Gubri Wahid, Syamsuar Ngomongin 'Dua Matahari'