SuaraRiau.id - Survei elektabilitas calon presiden atau Capres 2024 sudah mulai dilakukan sejumlah lembaga menjelang pemilihan presiden (Pilpres) 2024 mendatang.
Sosok Prabowo Subianto diprediksi akan memenangkan pertarungan politik di Pilpres 2024 jika berpasangan dengan dua tokoh yaitu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan atau Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo.
Hal itu terungkap dari survei Lembaga Survei Indopol bertajuk “Kinerja Pemerintah dan Dinamika Politik Elektoral Menjelang Pemilu 2024”.
Dalam survei elektabilitas itu, Indopol melibatkan 1.230 responden yang dilakukan pengambilan sampel pada 19-27 November 2021.
Direktur Eksekutif Indopol, Ratno Sulistyanto menjelaskan jika pihaknya telah melakukan beberapa simulasi pasangan Capres 2024 yang berpotensi terpilih jika dipertarungkan.
Untuk simulasi dua pasangan atau head to head, Ratno menyimpulkan bahwa jika koalisi PDIP-Gerindra pecah, maka Prabowo menguat jika berpasangan dengan Anies atau Ganjar.
“Jika koalisi PDIP-Gerindra pecah maka, Prabowo Subianto akan menguat jika berpasangan dengan Ganjar Pranowo atau Anies Baswedan,” terang Ratno dikutip dari Terkini.id--jaringan Suara.com, Minggu (12/12/2021).
Simulasi pertama, Prabowo-Puan vs Airlangga-Anies. Hasilnya, Prabowo-Puan meraih 21,71 persen. Sedangkan Airlangga-Anies memperoleh 15,61 persen dengan 62,68 persen tidak tahu atau tidak menjawab.
Selanjutnya simulasi kedua yaitu, Prabowo-Puan vs Airlangga-Ganjar. Hasilnya, Prabowo-Puan memperoleh 21,14 persen. Sedangkan Airlangga-Ganjar memperoleh 17,72 persen dengan 61,14 persen menjawab tidak tahu atau tidak menjawab.
Kemudian simulasi ketiga yaitu, Prabowo-Puan vs Anies-Airlangga. Hasilnya, Prabowo-Puan memperoleh 20,41 persen. Sedangkan Anies-Airlangga memperoleh 20,89 persen dengan 58,7 persen menjawab tidak tahu atau tidak menjawab.
Lalu simulasi keempat yaitu, Prabowo-Puan vs Muhaimin Iskandar-Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).
Prabowo-Puan memperoleh 24,63 persen. Sedangkan Muhaimin-AHY memperoleh 11,14 persen dengan 64,23 persen menjawab tidak tahu atau tidak menjawab.
Selanjutnya simulasi kelima yaitu, Prabowo-Puan vs AHY-Salim Segaf Aljufri. Hasilnya, Prabowo-Puan memperoleh 23,82 persen.
Sedangkan AHY-Salim Segaf memperoleh 10,73 persen dengan 65,45 persen menjawab tidak tahu atau tidak menjawab.
Simulasi keenam yaitu, Prabowo-Puan vs Anies-AHY. Hasilnya, Prabowo-Puan memperoleh 20,73 persen. Sedangkan Anies-AHY memperoleh 24,55 persen dengan 54,72 persen merespon tidak tahu atau tidak menjawab.
Tag
Berita Terkait
-
Dituding Cuma Main Tiktok, Ganjar Pranowo Minta Toko Daring Ini Tanggung Jawab
-
Sandiaga Uno Disebut Paket Komplit Pilpres 2024
-
Anies Sebut Proyek Stadion JIS Dibiayai Pajak Warga Jakarta
-
Erick Thohir dan Sandiaga Uno Masuk Radar Capres 2024
-
Makin Panas, Relawan Getup Dukung Erick Tohir Maju Pilpres 2024
Terpopuler
- Tak Lagi Disamping Prabowo, Kursi Wapres Gibran Geser Sejajar Menteri di Sidang Kabinet
- Media Italia Bongkar Ada Kontrak Lebih dari Rp25 T di Balik Hibah Kapal Induk Giuseppe Garibaldi
- John Herdman Coret 27 Pemain Jelang Timnas Indonesia vs Kamboja di Piala AFF 2026
- Apa Sunscreen Terbaik untuk Flek Hitam pada Usia 50 Tahun? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review
- Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
Pilihan
-
Takut Lumpuh, Hotman Paris Pilih Mundur Jadi Pengacara Febrie Usai Pijit di Bojong Gede Tak Mempan
-
Saraf Terjepit, Hotman Paris Putuskan Mundur Jadi Kuasa Hukum Eks Jampidsus Febrie Adriansyah
-
Dokter Tifa Menang, Sidang Kasus Ijazah Jokowi Resmi Dihentikan
-
Menang Lima Gol, Timnas Putri Indonesia Back to Back Juara AFF Women's Cup 2026
-
Sudaryono Jabat Kepala BGN, Sudah Diworo-woro Istana Sejak Selasa Malam
Terkini
-
Dibutuhkan 90 Perawat, Apoteker untuk Fasilitas Kesehatan BLUD di Riau
-
Sekjen Kementerian ATR/BPN Diperiksa KPK Terkait Kasus Suhardiman Amby
-
'Aktivis' di Pekanbaru Peras Rp35 Juta Manfaatkan Pemberitaan, Praperadilan Ditolak
-
Kejati Geledah Kantor Dinas Pendidikan Riau, Bawa Tiga Boks Dokumen
-
BMKG Deteksi Bibit Siklon Tropis 92W, Masyarakat Diminta Waspada Dampaknya