SuaraRiau.id - Makam anak dari korban pemerkosaan ZU (19) di Rokan Hulu dibongkar dokter forensik Rumah Sakit Bhayangkara Polda Riau.
Menurut Kabid Humas Polda Riau, Kombes Sunarto, tim dokter mengautopsi di makam anak korban yang masih berusia dua bulan itu.
“Kemarin dilakukan autopsi di makam anak korban, ZU juga hadir,” ujar Sunarto dikutip dari Riauonline.co.id--jaringan Suara.com, Minggu (12/12/2021).
Dia mengungkapkan bahwa tujuan autopsi tersebut untuk mengetahui penyebab kematian anak korban yang diduga dianiaya oleh pelaku pemerkosaan inisial DK.
“Untuk mengetahui penyebab kematian korban, dokter forensik datang ke makam untuk autopsi,” jelas Kombes Sunarto.
Untuk diketahui, sebelumnya seorang ibu muda berinisial ZU di Rokan Hulu, mengaku telah diperkosa empat pria.
Terduga pelaku pemerkosaan disebut sempat membanting bayi ZU, hingga akhirnya meninggal dunia.
"Bayi korban perempuan meninggal dunia setelah rentetan kejadian," sebut pengacara korban, Andri Hasibuan.
Andri menjelaskan, ibu muda ZU diduga diperkosa di depan dua anaknya yang masih berusia dua bulan dan tiga tahun, korban tidak melawan karena diancam dengan pisau.
Kasus pemerkosaan itu diduga terjadi berulang kali di bulan September hingga Oktober 2021. Ibu muda tersebut diduga diperkosa empat orang di beberapa lokasi berbeda.
Tag
Berita Terkait
-
Perkosa Santriwati hingga Hamil dan Melahirkan, Ini Modus Herry Wirawan
-
Istri Dituduh Tutupi Kasus Pemerkosaan Santriwati, Ridwan Kamil Tulis 6 Poin Ini
-
Ancam Korban Pemerkosaan, Dua Polisi Riau Dicopot
-
Dua Polisi di Rokan Hulu yang Ancam Korban Perkosaan Dimutasi, Berikut Namanya
-
Maki Korban Rudapaksa, Anggota Polisi di Rokan Hulu Diperiksa Propam
Terpopuler
Pilihan
-
Dramatis! Ubed Persembahkan Medali Emas Asian Games 2026 untuk Indonesia
-
Massa Buruh Mulai Padati Thamrin, Andi Gani Pimpin Langsung Aksi Tuntut Keadilan RUU Ketenagakerjaan
-
Bawa Kentongan Hingga Kenakan Topi Caping, Massa Hari Tani Nasional Mulai Padati Depan Gedung DPR
-
Hukuman Lebih Ringan, Pengadilan Tinggi DKI Jakarta Vonis Nadiem Makarim 9 Tahun Penjara
-
Dugaan Keracunan MBG Hantam Batang, 276 Orang Jadi Korban
Terkini
-
Bangkai Paus Terdampar di Hutan Mangrove Sungai Bahale Indragiri Hilir
-
PPPK Paruh Waktu dan Honorer Pemprov Riau Terlindungi Jaminan Sosial
-
Gepeng di Pekanbaru Banyak Pendatang, Dinsos: Bukan Cari Nafkah Tapi untuk Kaya
-
Harta Kekayaan Misharti, Wabup Kampar Disorot usai Viral Tegur Guru Honorer
-
Balita dan Lansia Pekanbaru Paling Banyak Terjangkit ISPA Akibat Kabut Asap