SuaraRiau.id - Pemerintah Riau masih kesulitan mengesa target vaksinasi terutama di daerah-daerah terpencil.
"Kendalanya yakni penyimpanan dan pendistribusian vaksin, kesadaran masyarakat serta kesiapan petugas sendiri untuk melaksanakan vaksin sesuai dengan permintaan Masyarakat," kata, Jubir Satgas Covid-19, dr Indra Yovi, Sabtu, 4 Desember, dikutip dari Riauonline.
Padahal pemrov harus menggesa pencapaian target 70 persen vaksinasi sebelum akhir tahun 2021. Dia mengatakan target itu harus dicapai untuk mengurangi resiko gelombang ketiga pandemi Covid-19.
"Saat ini vaksinasi dosis pertama di Provinsi Riau baru mencapai 50,14 persen, itu masih di bawah target total populasi di Indonesia," ucap dr Indra Yovi dikutip dari riauonline, Sabtu, 4 Desember 2021.
Selain itu, pemerintah juga terus berupaya mendatangkan sebanyak-banyaknya vaksin agar program vaksinasi tidak terhambat.
"Ini tidak bisa dilakukan sendiri, harus Kerjasama dengan semua stakeholder, Polri, TNI, Nakes dan Pemerintah (Kabupaten/Kota)," terangnya.
Berita Terkait
-
Kalimantan Utara Mulai Vaksinasi Dengue Massal, Kenapa Anak Jadi Sasaran Utama?
-
Rasio Elektrifikasi Nasional Capai 99,1Persen: Pulau Terluar dan Pedalaman Masih Sulit Dijangkau!
-
Pemantauan Aktif Vaksinasi Dengue di DKI Jakarta: Kolaborasi Menuju Nol Kematian 2030
-
Dokter Spesialis Langka di Daerah Terpencil? Pemerintah Siapkan Jurus Jitu Ini
-
Benarkah Vaksinasi Campak Bisa Picu Kecacatan Anak? Ini Penjelasan Dokter
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
Terkini
-
Seleksi Terbuka 69 Jabatan Kepsek SMA/SMK di Riau, Ini Syarat dan Tahapannya
-
Harimau Kembali Gegerkan Warga Siak, Kali Ini Nyaris Terkam Pemancing
-
Jaksa Panggil Setwan Terkait Tunjangan Perumahan Dinas Anggota DPRD Siak
-
BRI dan Kemenpora Perkuat Masa Depan Atlet SEA Games 2025
-
Indonesia Berprestasi di SEA Games 2025, Menpora: BRI akan Transfer ke Rekening Atlet dan Pelatih