SuaraRiau.id - Seorang pria di Pekanbaru nekat menganiaya pamannya hingga tewas gara-gara sakit hati tak terima dibilang gila pada Minggu 21 November lalu.
Pelaku berinsial AS itu merupakan warga Jalan Melati Indah No 06 Kelurahan Delima Kecamatan Binawidya, Pekanbaru.
AS yang diketahui tinggal bersama pamannya tak terima dikatai gila, lalu menganiaya siram air panas ke korban AG.
Tak hanya itu, pelaku juga memukul kepala korban AG dengan menggunakan palu sebanyak tiga kali.
"Pelaku ini tinggal bersama korban di Jalan Melati, korban sempat mengatakan AS Gila karena sering minta duit, tidak terima dengan ucapan AG, AS akhirnya melakukan aksi pembunuhan tersebut," ucap Kapolsek Tampan, AKP I Komang Aswatama dikutip dari Riauonline.co.id--jaringan Suara.com, Senin (29/11/2021).
Namun, menurut Kapolsek Komang, pelaku mengaku tidak ada niat untuk menghabisi nyawa pamannya.
"Berdasarkan pengakuan pelaku, AS tidak berniat untuk membunuh pamannya," jelas Komang.
Setelah aksi penganiayaan berat tersebut, pelaku dibekuk Polsek Tampan serta barang bukti satu unit panci dan satu buah martil/palu.
"Kepada pelaku akan kita jerat dengan pasal penganiyaan sebagaimana dimaksud dalam pasal 351 atau 353 KUHPidana dengan ancaman 15 tahun penjara," tegas Kapolsek Tampan tersebut.
Berita Terkait
-
Detik-detik Evakuasi Kobra dalam Kloset di Pekanbaru, Sempat Semburkan Bisa
-
Dua Pelaku Mutilasi di Bekasi Ditangkap, Motif Sakit Hati Dihina Korban
-
Puluhan Siswa SMP IT Abdurrab Tertular Covid-19 Ternyata Sudah Divaksin
-
Ratusan Orang Kena Covid-19, Belajar Tatap Muka SMP IT Abdurrab Dihentikan
-
Usai Klaster Pegawai Pajak, Kini Ratusan Orang di SMP Pekanbaru Kena Corona
Terpopuler
- Mengenal Lisda Cancer, Perwira Tinggi Polri yang Pensiun Tak Lama Usai Jadi Brigjen
- Skenario Timnas Indonesia Jika Imbang atau Kalah dari Vietnam di Piala AFF 2026
- Sunscreen Apa yang Bagus untuk Menghilangkan Flek Hitam di Wajah? Ini 3 Rekomendasi sesuai Review
- Fortuna Sittard Ogah Jual Justin Hubner ke Klub Super League
- 4 Shio Beruntung Hari Ini 4 Agustus 2026: Macan hingga Babi Berpeluang Dapat Kabar Baik
Pilihan
-
Pagar Besi di Mal-mal, Benarkah untuk Antisipasi Plot Kerusuhan Agustus?
-
Desa Kecil, Mimpi Mendunia: Ketika Kolaborasi Mengubah Wajah Kemiren
-
Kejagung Geledah Rumah Eks Jampidsus Febrie yang Pernah Dijaga TNI
-
Kematian Sutrimo dan Rangkaian Kejanggalan yang Muncul dari Kampung Halaman
-
Pengintai Misterius dan CCTV Mendadak, Kejanggalan di Rumah Sutrimo
Terkini
-
Terungkap Penyebab Kematian Dokter PPDS di RSUD Tengku Rafian Siak
-
Kemenhut Tangkap 3 Pelaku Pembalakan Liar di SM Kerumutan Riau
-
Ratusan Ruko STC Pekanbaru Resmi Jadi Aset Pemkot, HGB Tak Bisa Diperpanjang
-
Harga Sawit Riau Terus Meroket, Nyaris Rp4.000 per Kilogram
-
Padamkan Karhutla Riau, Manggala Agni Kesulitan Dapatkan Sumber Air