SuaraRiau.id - Kasus Covid-19 di SMP IT Abdurrab bertambah menjadi 113 orang. Ratusan yang positif Corona terdiri dari siswa, guru dan pegawai lain.
SMP IT Abdurrab, di Jalan Bakti, Kecamatan Marpoyan Damai menjadi klaster baru penyebaran Covid-19 di Pekanbaru.
Sebagian siswa yang terpapar Covid-19 ternyata belum divaksin. Ada sekitar 32 dari 67 siswa SMP IT Abdurrab tersebut belum pernah divaksin.
Sebanyak 32 orang belum divaksin sama sekali, 5 orang baru vaksin tahap pertama dan 30 orang sudah divaksin tahap satu dan dua.
Diketahui, ada 113 orang terkonfirmasi positif Covid-19 terdiri dari, pengawas asrama, guru, koki asrama dan siswa.
"Awalnya dapat kabar ada 4 orang yang terkonfirmasi positif Covid-19, dilakukan swab PCR yang berkontak erat dengan yang positif, ternyata juga positif," ucap Kepala Dinas Kesehatan Riau, Mimi Yuliani Nazir kepada Riauonline.co.id--jaringan Suara.com, Sabtu (27/11/2021).
Pihak sekolah kemudian melakukan uji swab (tracing) terhadap 340 kontak erat terdiri dari dari guru, siswa, tukang masak, security didapati 113 positif Covid-19.
"Setelah kita lakukan tes diketahui ada 113 terkonfirmasi positif Covid-19 dan yang negatif 227," terangnya.
Dinas Kesehatan akan memeriksa kembali 277 mereka yang negatif untuk memasikan aman dari Covid-19.
"Setelah 5 hari, 227 ini nantinya akan kita Swab lagi, jika hasilnya negatif akan kita pulangkan," lanjut Mimi.
Saat ini Dinas Kesehatan Kota Pekanbaru sudah melakukan isolasi terhadap pasien yang terkonfirmasi positif Covid-19.
"Jadi ada dua tower yang telah disiapkan di lokasi sekolah, Gedung sebelah kiri untuk yang negatif dan gedung yang kanan untuk pasien Covid-19 dengan jarak gedung 300 meter," terangnya.
Berita Terkait
-
Kasus Covid-19 Nasional Bertambah 264 Kasus, Tertinggi di Jakarta
-
Ratusan Orang Kena Covid-19, Belajar Tatap Muka SMP IT Abdurrab Dihentikan
-
Sembilan Kecamatan di Batam Diklaim Sudah Zona Hijau Covid-19
-
Menkominfo Sebut Indonesia Masuk 5 Besar Penurunan Covid-19 Terbesar Di Dunia
-
Usai Klaster Pegawai Pajak, Kini Ratusan Orang di SMP Pekanbaru Kena Corona
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Arya Iwantoro Anak Siapa? Ternyata Ayahnya Eks Sekjen Kementan yang Pernah Diperiksa KPK!
- Usut Kematian Nizam Syafei yang Disiksa Ibu Tiri, Video di Ponsel Korban akan Diperiksa
- 7 Skema Suami Dwi Sasetyaningtyas Kembalikan Dana Beasiswa LPDP
Pilihan
-
Debut Berujung Duka, Pemain Senegal Meninggal Dunia Usai Kolaps di Lapangan
-
Di Tengah Jalan Raya, Massa Polda DIY Gelar Salat Gaib Massal untuk Korban Represi Aparat
-
Massa Aksi di Depan Polda DIY Dibubarkan Paksa oleh Sekelompok Orang Berpakaian Sipil
-
5 Fakta Mencekam Demo di Mapolda DIY: Gerbang Roboh hingga Ledakan Misterius
-
Suasana Mencekam di Depan Polda DIY, Massa Berhamburan Usai Terdengar Ledakan
Terkini
-
Lebih dari Sekadar Angpao, Ini Pengalaman Eksklusif Nasabah BRI di Foyer 'Taste of Peranakan'
-
Demi Dongkrak PAD, Pemprov Riau Lakukan Penjaringan Petinggi BUMD yang Baru
-
Kebakaran Hanguskan Belasan Toko di Peranap Indragiri Hulu
-
Giliran 3 ASN Pemprov Riau Diperiksa di Kasus Korupsi Flyover Simpang SKA
-
Jadwal Imsakiyah Ramadan di Pekanbaru, Rabu 25 Februari 2026