SuaraRiau.id - Sebanyak 113 orang di SMP IT Abdurrab Islamic School Pekanbaru disebut terpapar Covid-19. Hal itu diketahui usai petugas memeriksa kontak erat 340 orang.
Kasus Covid-19 di Riau ini tentu saja mengagetkan lantaran daerah tersebut beberapa waktu belakangan sudah melandai. Ditambah lagi sebelumnya, belum lama puluhan pegawai pajak di Bengkalis juga tertular Covid-19 usai menggelar family gathering.
Menurut Plt Kepala Dinas Kesehatan Pekanbaru, Arnaldo Eka Putra peserta didik yang terkonfirmasi positif Covid-19 menjalani isolasi di gedung asrama sekolah yang berada di Jalan Bakti, Marpoyan Damai.
"Mayoritas yang menjalani isolasi saat ini merupakan peserta didik. Mereka hanya jalani isolasi lantaran merupakan pasien OTG," jelasnya dikutip dari Riaounline.co.id--jaringan Suara.com pada Sabtu (27/11/2021).
Arnaldo mengungkapkan bahwa pihaknya menyiagakan sejumlah tenaga kesehatan untuk memantau para peserta didik. Dirinya belum memastikan para peserta didik sudah vaksin atau belum.
Mereka saat ini fokus dalam upaya penyembuhan para pasien yang isolasi di sana.
"Kita pastikan kondisinya para pasien terpisah, jadi tidak ada yang tergabung di satu ruang," jelasnya.
Menurutnya, para pasien awalnya bakal ditempatkan di asrama haji. Namun ada pertimbangan gedung asrama sekolah bisa digunakan untuk isolasi.
Pemeriksaan awal dilakukan tanggal 25 November 2021, di RSD Madani. Hasilnya, sebanyak 54 peserta didik SMP IT Abdurrab terkonfirmasi positif Covid-19.
Diketahui sebelumnya kasus positif Covid-19 massal juga menginfeksi 37 pegawai pajak di Kota Duri, Mandau, Kabupaten Bengkalis.
Klaster pegawai pajak di Duri itu tertular berawal dari salah satu pegawai pajak yang pulang dari Bandung, Jawa Barat.
Setelah itu, si pegawai tersebut ikut family gathering yang diadakan kantor pajak di Pekanbaru.
"Ada salah satu pegawai pajak ini pulang ke Bandung. Sehabis itu, ada acara family fathering di Pekanbaru. Awalnya tiga orang yang mengalami gejala. Selanjutnya empat orang. Lantas kita lakukan tes PCR keseluruhan hingga akhirnya 37 orang dinyatakan positif Covid-19," ujar Kepala Dinas Kesehatan Bengkalis dr Ersan Saputra dikutip dari Antara, Selasa (23/11/2021).
Menurutnya saat ini Kantor Pajak Pratama di Duri, telah dilakukan pembatasan (lockdown) selama tujuh hari ke depan, hanya pelayanan daring saja yang bisa dilakukan kepada masyarakat.
"Tadi saya sudah koordinasi dengan Pak Kanwil Pajak terkait hal ini," terang Ersan.
Tag
Berita Terkait
-
Ratusan Siswa SMP di Satu Sekolah di Pekanbaru Positif Covid-19
-
Siswa Terpapar Covid-19 di Gunungkidul Bertambah, Ada 20 Kasus Baru
-
UMK Pekabaru Naik 2,39 Persen, Besaran Nominalnya Ini
-
Sempat Habis Stok, 3.000 Blanko KTP Elektronik Tersedia di Disdukcapil Pekanbaru
-
Perbarui Data PCR Acak, Balai Dikmen Sampaikan Klarifikasi
Terpopuler
- Bedak Tabur atau Bedak Padat Dulu? Panduan Makeup Flawless Tahan Lama
- 4 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Sesuai Review Pembeli
- 4 Shio yang Menarik Keberuntungan 12 Juli 2026, Masa Sulit Diprediksi Berakhir
- Aisyah Zakkiyah, Komisaris Baru PTPP yang Viral Punya Gaji dan Tunjangan Miliaran
- Bedak Tabur Apa yang Bikin Glowing dan Tahan Lama? Ini 5 Rekomendasi sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Ada Ancaman Teror Bom, Seluruh Siswa dan Guru SDN 15 Srengseh Sawah Dipulangkan
-
Hari Pertama Sekolah Mencekam! SDN Srengseng Sawah 15 Diteror Bom, Gegana dan Densus 88 Turun Tangan
-
Iran Luncurkan Serangan Balasan ke Amerika, Serbuan Drone Meluncur
-
Garda Revolusi Iran Tutup Lagi Selat Hormuz Sampai Batas Waktu Tak Ditentukan
-
Jadi Tersangka Bareng Eks Jampidsus Febrie, Don Ritto Sudah Ditahan di Rutan Polda Metro Jaya
Terkini
-
Pemprov Riau Imbau ASN Pria Antar Anaknya ke Sekolah di Hari Pertama
-
Kronologi OTT Kadishub Siak, Polisi Sita Uang Rp15 Juta dan Motor RX King
-
OTT Kadishub Siak: Polisi Temukan Uang Tunai, tapi Masih Irit Penjelasan
-
Perlindungan Nasabah Jadi Prioritas, BRI Tingkatkan Sistem Keamanan Rekening
-
Kekayaan Plt Jampidsus Rudi Margono, Punya Kendaraan Cuma Motor Honda Lawas