SuaraRiau.id - Seorang pria di Rokan Hulu (Rohul) tega habisi nyawa ayah wanita idaman lantaran hubungan asmaranya tak mendapat restu.
Pelaku bernama Niko Alberto Tampubolon (21) membunuh Pangolop Gultom (51) dengan cara sadis dengan alat dodos kelapa sawit, Sabtu (30/10/2021).
Niko diketahui jatuh cinta dengan RG (28), anak korban yang merupakan warga Desa Kasang Padang, Bonai Darussalam, Rokan Hulu.
Namun ayah RG tidak setuju.
Pada Sabtu (30/10/2021) pagi pelaku lalu mendatangi rumah korban. Ketika itu, tetangga korban, Rudi Nikson Pandiangan, menasehati pelaku jangan melakukan hal tidak baik serta mengganggu keluarga korban.
Lalu, menurut Kapolres Rokan Hulu, AKBP Eko Wimpiyanto Hardjito, pelaku tak mendegarkan nasihat dari tetangga korban tersebut.
"Namun, saat itu pelaku tak mengindahkan perkataan Rudi. Siangnya, sekitar pukul 12.30 WIB, pelaku mendatangi rumah korban. Saat itulah terjadi pembunuhan oleh pelaku menggunakan dodos kelapa sawit," jelas Wimpi dikutip dari Riauonline.co.id--jaringan Suara.com, Minggu (31/10/2021).
Korban berada di samping rumah sambil mengetam kayu ketika pelaku mendatanginya. Pelaku langsung melakukan aksinya.
Setelah melihat korban jatuh, pelaku kembali menghajar dengan alat dodos sawit ke leher korban sebanyak 2 (dua) kali, lalu pelaku melarikan diri karena mendengar teriakan anak korban.
"RG sedang mencuci piring di dapur. Ia mendengar jeritan minta tolong dari halaman depan rumah. Ia kemudian berlari ke halaman rumah dan melihat ayahnya sudah terbaring di tanah. RG berteriak minta tolong," jelasnya.
Usai membunuh korban, para tetangga dan keluarga melihat Niko berlari membawa dodos sawit, kemudian dikejar beramai-ramai ke belakang rumah. Pelaku membuang alat bukti tersebut ke parit. Ia berhasil ditangkap warga dan keluarga.
"Kita membawa pelaku langsung ke Polsek Bonai Darussalam dan korban kemudian dibawa ke RSUD Duri, Bengkalis untuk mendapatkan pertolongan pertama. Namun, nyawanya tak tertolong," pungkas Kapolres.
Berita Terkait
-
Polisi Tangkap Penjual Chip Higgs Domino di Riau
-
Kepala Desa di Riau Terjaring OTT Terkait Pengurusan Surat Tanah
-
Buruh PUK SPTI Blokir Jalan di Simpang Badak Sidodadi, 25 Orang Diamankan Polisi
-
Diduga Gangguan Jiwa, Kakek-kakek di Riau Habisi Nyawa Istri
-
Pria Rokan Hulu Ini Ditangkap Transaksi Narkoba di Depan Masjid
Terpopuler
- 7 SD Swasta Terbaik di Palembang dan Estimasi Biayanya, Panduan Lengkap Orang Tua 2026
- Begini Respons Kopassus Usai Beredar Isu Orang Istana Digampar Pangkopassus
- Sepeda Dewasa Merek Apa yang Murah dan Awet? Ini 5 Pilihan Terbaik untuk Harian
- 7 Pilihan Lipstik yang Awet 12 Jam, Anti Pudar Terkena Air dan Minyak
- Aksi Kritik Gubernur Rudy Mas'ud 21 April, Massa Diminta Tak Tutup Jalan Umum
Pilihan
-
Purbaya Copot Febrio dan Luky dari Dirjen Kemenkeu
-
Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta
-
Bukan Hoaks! 9 Warga Papua Termasuk Balita Tewas Ditembak saat Operasi Militer TNI
-
Harga Pangan Hari Ini Naik, Cabai dan Minyak Goreng Meroket
-
Perang AS vs Iran: Trump Perpanjang Gencatan Senjata Tanpa Batas Waktu
Terkini
-
Pemprov Riau Incar Tambang Galian C untuk Dongkrak Pendapatan Daerah
-
Tingkatkan Layanan Kesehatan, Riau Terima Bantuan 2 Ambulans Baru dari BRI dan BSI
-
Bernilai Rp300 Miliar, Galangan Kapal Terbesar se-Sumatera Dibangun di Siak
-
SF Hariyanto Minta Bantuan Pusat Sediakan Lahan Relokasi TNTN
-
Harga Sawit Riau Periode Ini Nyungsep di Bawah Rp4.000 per Kg