SuaraRiau.id - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pekanbaru bersiaga pantau 27 titik daerah rawan banjir di wilayah tersebut seiring intensitas hujan yang tinggi.
Menurut Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kota Pekanbaru, Bambang Rifai, pihanya telah diturunkan membantu evakuasi warga yang rumah mereka terendam banjir.
"Kami terus memonitor wilayah rawan, kami bersiaga jika terjadi banjir, kemarin ada 30 anggota tim yang turun," ujar Bambang Rifai dikutip dari Antara, Rabu (27/10/2021).
Ia menyebut bahwa kini BPBD mendata ada 27 wilayah rawan banjir Pekanbaru.
Rifai mengatakan semua wilayah itu dalam pantauan dan monitoring petugas. Ia juga melaporkan hasilnya sejauh ini banjir yang terjadi di beberapa wilayah pada dua hari lalu sudah mulai surut.
Genangan air di sejumlah pemukiman juga sudah hilang sehingga untuk tempat pengungsian dan dapur umum belum saatnya didirikan.
"Namun kita tetap siaga. Kalau airnya naik lagi bisa jadi kita langsung dirikan tempat pengungsian. Kita tetap monitor di wilayah rawan banjir," katanya.
Sementara itu sebelumnya Forecaster On Duty BMKG stasiun Pekanbaru Yudhistira Mawaddah merilis kondisi cuaca Selasa, hujan akan mulai mengguyur Riau pada sore hari dan akan berlangsung hingga dini hari.
"Hujan bersifat tidak merata hanya terjadi di sebagian wilayah Riau saja," ujar Yudhistira.
Ia mengatakan, sore hingga malam hari potensi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang terjadi tidak merata di sebagian wilayah Kabupaten Rokan Hilir, Kabupaten Rokan Hulu, Bengkalis, Kampar, Indragiri Hulu, Pelalawan, Kuantan Singingi, Kota Dumai dan Kota Pekanbaru.
Dini hari potensi hujan dengan intensitas ringan hingga sedang terjadi tidak merata di sebagian besar wilayah Riau," terang dia. (Antara)
Tag
Berita Terkait
-
Modal 'Rayuan Maut' Ajak Nikah, Pria Pekanbaru Bawa Kabur Harta Janda
-
Pencurian Modus Tukar Uang di Pekanbaru, saat Dikejar Pura-pura Gila
-
Oknum Lurah di Pekanbaru Diciduk Terkait Dugaan Penipuan Janji Proyek
-
Warga Korban Banjir Pekanbaru Kembalikan Bantuan Wali Kota, Kok Bisa?
-
Gubernur Riau Tinjau Banjir Pekanbaru, Kucing di Perahu Karet Jadi Sorotan
Terpopuler
- Jokowi Sembuh dan Siap Keliling Indonesia, Pengamat: Misi Utamanya Loloskan PSI ke Senayan!
- Promo Long Weekend Alfamart, Diskon Camilan untuk Liburan sampai 60 Persen
- 6 Warna Pakaian yang Dipercaya Bawa Keberuntungan untuk Shio di Tahun Kuda Api 2026
- 5 HP Xiaomi RAM Besar Termurah, Baterai Awet untuk Multitasking Harian
- Siapa Ayu Aulia? Bongkar Ciri-ciri Bupati R yang Membuatnya Kehilangan Rahim
Pilihan
-
Setahun Menggantung, Begini Nasib PSEL di Kota Tangsel: Pilih Mandiri, Tolak Aglomerasi
-
Di Tengah Maraknya Klitih, Korban Kejahatan di Jogja Harus Cari Penjamin Biaya Medis Sendiri
-
Admin Fansbase Bawa Kabur Duit Patungan Voting, Rio Finalis Indonesian Idol Tereliminasi
-
Menilik Sepatu Lari 'Anak Jaksel' di Lapangan Banteng: Brand Lokal Mulai Mendominasi?
-
SMAN 1 Pontianak Tolak Ikut Lomba Ulang, Sampaikan Salam: Sampai Jumpa di LCC Tahun Depan!
Terkini
-
Tak Ada Lawan, Agung Nugroho Kembali Jadi Ketua Demokrat Riau
-
Prakiraan Cuaca Wilayah Pekanbaru dan Kota Lain di Indonesia Hari Ini
-
Dinas Pendidikan Riau: Sekolah Dilarang Tahan Ijazah, Tunggakan Dibantu Baznas
-
Terungkap Belasan Ribu Alumni SMA-SMK Negeri di Riau Belum Ambil Ijazahnya
-
Dari Sabang hingga Merauke, Pendampingan PNM Jadi Ruang Tumbuh Usaha Ibu-Ibu Prasejahtera