SuaraRiau.id - Gubernur Riau Syamsuar bersama Komandan Korem 031/Wirabima Brigjen TNI Syech Ismet meninjau banjir di Kota Pekanbaru menggunakan perahu karet BNPB, Jumat (23/4/2021).
Saat menyisir lokasi banjir, Syamsuar melihat seekor kucing liar yang terjebak banjir. Langsung saja, ia bersama Danrem langsung menyelamatkan dan membawanya menggunakan perahu karet.
Tinjauan banjir itu dilaksanakan Syamsuar dan Danrem usai melaksanakan salat Jumat. Mereka meninjau lokasi banjir di Kelurahan Tangkerang Utara, Kecamatan Bukit Raya, Kota Pekanbaru, Jumat (23/4/2021). Lokasi ini menjadi salah satu titik banjir yang terparah.
"Tadi juga saya dan pak Danrem menyelamatkan seekor kucing yang sering kali terabaikan ketika terjadi bencana. Mohon petugas dapat memperhatikan makhluk lain yang mungkin saja masih terjebak di rumah-rumah," pesan Syamsuar, Jumat (23/4/2021).
Di lokasi tersebut Syamsuar bersama petugas TNI-Polri, Badan Penanggulangan Daerah (BPBD), dan petugas terkait lainnya, menggunakan perahu evakuasi membantu sejumlah warga terdampak banjir.
Ia mengatakan, masyarakat yang berada di Kelurahan Tangkerang Utara, Bukit Raya ini adalah salah satu wilayah yang terdampak banjir di Pekanbaru, dikarenakan intensitas hujan yang meningkat beberapa hari ini lalu.
"Kami sudah menugaskan dinas terkait seperti BPBD dan Dinsos Riau agar selalu berada dan siaga untuk membantu masyarakat yang sementara ini diungsikan di tenda darurat," ungkapnya.
Karena masyarakat sudah dievakuasi, lanjut dia, saat ini dapur umum juga sudah dibuka petugas untuk menjamin kebutuhan masyarakat terdampak banjir.
Atas kondisi itu, Syamsuar berharap masyarakat dapat bersabar dalam menghadapi bencana ini.
"Semoga bencana ini segera berakhir, dan masyarakat dapat diberi ketabahan dalam menghadapi cobaan ini," tuturnya.
Buka dapur umum
Di sisi lain, musibah banjir yang terjadi di kota Pekanbaru, membuat beberapa masyarakat terdampak dan harus mengungsi. Untuk membantu memenuhi kebutuhan makanan masyarakat yang terdampak banjir, Dinas sosial (Dinsos) Riau mendirikan dapur umum.
Kepala Dinas Sosial Riau Tengku Zul Efendi mengatakan, saat ini pihaknya baru mendapatkan permintaan bantuan untuk mendirikan dapur umum di lokasi banjir Pekanbaru.
Sementara untuk daerah lainnya belum ada permintaan.
"Baru kota Pekanbaru yang meminta bantuan untuk pendirian dapur umum, daerah lainnya tidak ada. Mungkin karena mereka punya fasilitas dapur umum juga," kata Zul Efendi.
Selain fasilitas berupa dapur umum, pihaknya juga memiliki personel yang dapat membantu masyarakat yang terdampak banjir yakni dari Taruna Tagana. Personil tersebut siap kapan saja jika diperlukan.
Berita Terkait
-
Jadi Pintu Masuk Pemulangan TKI dari Malaysia, Dumai Siapkan Karantina
-
Tersentuh Persaudaraan Umat Islam, 5 Warga Pekanbaru Jadi Mualaf
-
Evakuasi Korban Banjir Pekanbaru, BPBD Siapkan Perahu Karet
-
Hujan Deras, Sungai Sail Meluap Rendam Rumah Warga Pekanbaru
-
Bikin Haru, Viral Video Penyelamatan Anak Kucing dari Saluran Kamar Mandi
Terpopuler
- Daftar Prodi Berpotensi Ditutup Imbas Fokus Industri Strategis Nasional
- 5 Parfum Scarlett yang Wanginya Paling Tahan Lama, Harga Terjangkau
- Perjalanan Terakhir Nuryati, Korban Tragedi KRL Bekasi Timur yang Ingin Menengok Cucu
- Meledak! ! Ahmad Dhani Serang Maia Estianty Sampai Ungkit Dugaan Perselingkuhan dengan Petinggi TV
- Membedah 'Urat Nadi' Baru Lampung: Shortcut 37 KM dan Jalur Ganda Siap Usir Macet Akibat Babaranjang
Pilihan
-
7 Sabun Mandi Cair Wangi Mewah yang Bikin Rileks Setelah Pulang Kerja, Ada yang Mirip Aroma Spa
-
Mantan Istri Andre Taulany Dilaporkan ke Polisi, Diduga Aniaya Karyawan
-
Stasiun Bekasi Timur akan Kembali Beroperasi Lagi Siang Ini
-
Truk Tangki BBM Meledak Hebat di Banyuasin, 4 Pekerja Terbakar saat Api Membumbung Tinggi
-
RS Polri Berhasil Identifikasi 10 Jenazah Korban Tabrakan Kereta di Bekasi Timur, Ini Nama-namanya
Terkini
-
Terekam CCTV Rumah, Detik-detik Perampok Hajar Lansia Pekanbaru hingga Tewas
-
Kasus Korupsi Flyover Simpang SKA, KPK Bakal Periksa Eks Direktur PT Bukaka
-
Menteri UMKM Bersama PNM Dorong Kemandirian Ekonomi Masyarakat Pulau Rinca
-
Abdul Wahid Disebut Tak Perintah Kumpulkan Duit, Pengacara: Terbongkar Fakta Sebenarnya
-
Kinerja Keuangan BRI Q1 2026: Aset Rp2,250 Triliun, ROE 18,4%