SuaraRiau.id - Pemerintah resmi memperpanjang PPKM level di sejumlah wilayah di Indonesia. PPKM Jawa-Bali akan berlangsung hingga 1 November, sedang Luar Jawa-Bali lanjut sampai 8 November 2024 mendatang.
Penerapan PPKM di wilayah Riau ada yang berstatus level 2 dan 3. Untuk PPKM Level 2 diterapkan di Pekanbaru dan Dumai, sedangkan sepuluh daerah lainnya status level 3 yaitu Kampar, Indragiri Hulu, Bengkalis, Indragiri Hilir, Pelalawan, Rokan Hulu, Rokan Hilir, Siak, Kuantan Singingi, dan Kepulauan Meranti.
Kepala Laboratorium biomolekuler RSUD Arifin Achmad Pekanbaru, dr Fajri Marindra, M Biomed menjelaskan bahwa penilaian tersebut dapat dikarenakan indikator capaian total vaksinasi dosis 1 (satu) kabupaten/kota masih kurang dari 40 persen.
Selain itu, adanya indikator penyesuaian upaya kesehatan masyarakat dan pembatasan sosial dalam penanggulangan pandemi Covid-19 yang belum tercapai seperti target testing harian.
"Testing perlu terus ditingkatkan dengan target positivity rate kurang dari 5 persen," ujar dosen KJF Biokimia Fakultas Kedokteran Unri itu, Selasa (19/10/2021).
Tak hanya itu, perlu informatif dalam melaporkan jumlah testing. Di mana orang yang dihitung ke dalam jumlah testing adalah kasus suspek dan kontak dari kasus konfirmasi, bukan orang tidak bergejala yang diskrining.
Jadi pemeriksaan swab misalnya pada pelaku perjalanan tidak dapat dihitung untuk pelaporan jumlah capaian testing.
Fajri juga mengimbau agar semua pihak termasuk masyarakat dapat saling bekerja sama untuk mencapai indikator-indikator tersebut agar status PPKM Riau dapat segera turun ke level satu.
Menurutnya, salah satunya dengan aktif mengikuti program vaksinasi dan memeriksakan diri bagi yang bergejala.
Berita Terkait
-
BBKSDA Riau Ungkap Penyebab Harimau Mati Terjerat Kawat Seling di Bengkalis
-
Syarat Penerbangan Terbaru, Perpanjangan PPKM 19 Oktober-1 November 2021
-
PPKM DIY Turun Level 2, Pantai Selatan di Bantul Boleh Beroperasi Lagi
-
Tak Mau Kasus Covid-19 Meroket Lagi, Anies Wanti-wanti usai PPKM Jakarta Turun Level 2
-
PPKM Turun Level, Dinkes Sleman: Boleh Kumpul-kumpul Asalkan....
Terpopuler
- 4 Bedak Tabur Waterproof yang Tidak Mudah Luntur Saat Hujan
- 3 Cara Cek BPJS Ketenagakerjaan Aktif atau Tidak Lewat HP, Tak Perlu ke Kantor
- Link Download Tema dan Logo HUT TNI 2026 Resmi dari Mabes TNI
- 3 Rekomendasi Sepatu Lokal Sol Empuk Aman untuk Hujan-hujanan, Anti Licin
- Bagaimana Cara Mengetahui Feng Shui Kita? Kenali Kua Number dan Cara Menghitungnya
Pilihan
-
Satgas PKH Pamer Tumpukan Duit Rp13 Triliun Hasil Penyelamataan Keuangan Negara di Hadapan Prabowo
-
Nama Puan Disebut Jadi Pengganti Gibran, Begini Respons Ketua DPR
-
Disaksikan Andi Gani dan Perwakilan Buruh, DPR Resmi Sahkan RUU Perlindungan Ketenagakerjaan Jadi UU
-
Kalapas Cibinong Dipecat dari ASN, Buntut Klaster Mewah dalam Penjara
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
Terkini
-
Udara Natuna Memburuk Imbas Asap Karhutla
-
CPO Turun, Harga TBS Sawit Petani Riau Ikut Terjun Jadi Rp3.733/Kg
-
Kabut Asap Karhutla, Pemkab Kuansing Kembali Minta Siswa Belajar dari Rumah
-
Pekanbaru Terapkan Pembelajaran Daring untuk Kesekian Kali, Dampak Kabut Asap!
-
Harga Bahan Makanan Naik Drastis, Emak-emak di Siak: Benar-benar Harus Ngirit