SuaraRiau.id - Kuliner khas Pekanbaru terenak. Pekanbaru merupakan ibu kota sekaligus kota terbesar di Provinsi Riau. Banyak sekali kuliner khas Pekanbaru yang bisa kamu cicipi saat berkunjung ke sana.
Jenis kuliner kota yang ada di Pulau Sumatera itu banyak dan bervariasi.
Salah satu khas kuliner daerah sana yakni bumbu rempahnya yang berani sehingga menghasilkan rasa yang kuat. Saat kamu berkunjung ke Pekanbaru, wajib banget mencicipi salah satu makanan khas nya.
Berikut deretan makanan khas Pekanbaru yang bisa kamu santap:
Baca Juga: Geger, Oknum Pejabat Digerebek di Medan, Diduga Selingkuh
1. Miso
Kuliner satu ini terbuat dari olahan mie. Campuran antara mie putih dengan mie kuning dengan menggunakan kuah kaldu segar. Banyak rempah-rempah yang digunakan dalam makanan ini, diantaranya kapulaga, kayu manis dan cengkih.
Campuran Miso berupa tahu goreng, tauge, taburan suwiran ayam dan kerupuk. Selain daging, terkadang terdapat juga lauk seperti ampela, ceker dan bakso. Penyajiannya yang menggunakan kuah sangat cocok sekali jika disantap saat cuaca dingin.
2. Nasi Lemak
Nasi ini terdiri dari nasi gurih dan sejumlah lauk seperti sambal teri, telur dadar, ayam goreng serta sambal terasi. Makanan khas Melayu ini dimasak menggunakan santan kelapa.
Baca Juga: Kelezatan 7 Makanan Khas Riau, Mulai Ikan Selais, Mie Sagu hingga Bolu Kemojo
Istilah lemak diambil dari rasa dan tekstur gurih yang berasal dari santan kelapa. Daun pandan yang ditambahkan memperkuat aroma nasi Lemak. Di warung kuliner, harga nasi Lemak Rp15.000 per porsi.
3. Mie Lendir
Mungkin nama kuliner ini bisa dibilang aneh. Namun cita rasanya sangat lezat dan menjadi makanan andalan para wisatawan di Pekanbaru.
Makanan ini terbuat dari mie kuning dan tauge yang biasanya disajikan dengan telur rebus. Kuah kentalnya yang berwarna merah terbuat dari kacang tanah, ubi jalar serta berbagai bahan yang sudah dihaluskan.
Makanan ini sering disebut dengan Mi Pekat.
Jenis makanan ini menjadi salah satu deretan makanan pedas yang ditemukan di Sumatera. Rasa asam pedas ini berasal dari campuran kunyit, jahe, lengkuas, serai, bawang merah dan putih serta air asam jawa.
Sementara itu, ikan baung merupakan ikan tawar yang banyak dijumpai di sungai-sungai besar sekitar Pekanbaru. Ikan ini memiliki tekstur tebal, lembut serta tanpa duri halus.
5. Gulai Siput
Mungkin bagi sebagian orang siput adalah hewan yang asing untuk dimasak. Namu, di Pekanbaru siput menjadi olahan makanan khas Melayu yang lezat dan nikmat.
Siput yang digunakan merupakan siput dari sawah biasanya dijual di pasar tradisional dengan tekstur daging kenyal. Saat disajikan, gulai siput ditambahkan potongan nanas, potongan cabai. Kuahnya yang berwarna oranye berasal dari berbagai jenis rempah-rempah.
Makanan satu ini sangat cocok untuk para pecinta seafood. Sebab makanan ini berbahan dasar udang. Sehingga sering disebut dengan Gulai Udang Belacan. Cita rasanya Gulai Belacan Pedas.
Pada masakan ini udang dicampur bumbu rempah-rempah. Udang yang digunakan biasanya berasal dari laut atau sungai.
7. Mi Sagu
Di Pekanbaru, Mi Sagu disajikan dengan varian goreng dan kuah. Sangat cocok disantap saat masih hangat. Karena jika sudah dingin terasa lengket. Jika ingin rasa pedas, biasanya ditambah cabai rawit saat mi direbus.
8. Sop Tunjang
Sup satu ini berisi tulang kaki sapi yang dibalut daging. Saat tulang kaki sapi direndam dalam kuah bening, didalamnya diberi pelengkap seperti kentang, wortel, tomat dan daun bawang.
Sop khas Pekanbaru ini terkenal dengan rasanya yang gurih dan sambalnya yang pedas. Uniknya, Sop Tunjang ini dimasak selama empat jam menggunakan kayu bakar.
9. Sate Rusa
Satai rusa tidak kalah lezat dan enaknya dengan sate ayam atau sate kambing. Karena hanya ada di Pekanbaru, maka saat kamu ke sana bisa langsung mencicipinya.
Sate rusa disajikan dengan bumbu olahan seperti sambal berwarna gelap dan nasi hangat. Rasanya manis, lezat serta aroma dagingnya khas. Tekstur daging rusa lebih halus dan lebih ramping.
10. Cencaluk
Makanan ini terbuat dari udang yang dihaluskan. Udang berukuran kecil yang digunakan difermentasi dengan mikroba, di antaranya bakteri asam laktat. Masyarakat Pekanbaru menghidangkan makanan ini saat acara khusus. Adapun jenis udang yang digunakan jenis Acetes.
Nah, itulah kuliner khas Pekanbaru yang bisa kamu coba saat berkunjung ke sana. Nikmat bukan?
Kontributor : Muhammad Aris Munandar
Berita Terkait
-
Nyoblos Didampingi Keluarga, Edy Rahmayadi: Aku Pilih Nomor 1
-
Cegah Politik Uang, Relawan Bobby-Surya Patroli Semua TPS di Sumut
-
Ujaran Kebencian Selama Pilkada Serentak Lebih Banyak Dibandingkan Saat Pilpres, Ada Faktor Kesengajaan?
-
Daftar Lowongan Kerja Sopir Pribadi di Sumut
-
Ulasan Buku Ikan Selais dan Kuah Batu: Kisah Persahabatan Manusia dan Ikan
Tag
Terpopuler
- Keponakan Megawati jadi Tersangka Kasus Judol Komdigi, PDIP: Kasus Alwin Jabarti Kiemas Contoh Nyata Politisasi Hukum
- Ngaku SMA di Singapura, Cuitan Lawas Chilli Pari Sebut Gibran Cuma SMA di Solo: Itulah Fufufafa..
- Hukum Tiup Lilin Dalam Islam, Teganya Geni Faruk Langsung Padamkan Lilin Ultah saat Akan Ditiup Ameena
- Kevin Diks: Itu Adalah Ide yang Buruk...
- Sebut Jakarta Bakal Kembali Dipimpin PDIP, Rocky Gerung: Jokowi Dibuat Tak Berdaya
Pilihan
-
Mahasiswa Universitas Lampung Ajak Warga Gotong Royong Peduli Lingkungan
-
Jangan Lewatkan! Amalan Malam Jumat untuk Perlindungan dari Fitnah Dajjal
-
Setelah Pilkada, Harga Emas Antam Meroket Jadi Rp1.513.000/Gram
-
Mempelajari Efektivitas Template Braille pada Pesta Demokrasi
-
Ingat! Penurunan Harga Tiket Pesawat Domestik 10 Persen Hanya Berlaku Hingga 3 Januari
Terkini
-
Inovasi E-Break, PHR Hemat Biaya Produksi Balam South Rp29 Miliar
-
Hari Pencoblosan, KPU Riau Ungkap Larangan untuk Pemilih dan Lembaga Survei
-
Intip Snack Emping Jagung Nasabah PNM Mekaar yang Diborong Wapres Gibran
-
Jaga Keamanan Masa Tenang Pilkada, Polres Siak-Instansi Terkait Patroli Skala Besar
-
Hari Guru, Begini Jejak Kisah Guru di Balik Kesuksesan Para Engineer PHR