SuaraRiau.id - Kemunculan Teuku Ryan sebagai kekasih Ria Ricis ternyata menuai perhatian publik. Ditambah lagi, akhirnya mereka lamaran pada Kamis (23/9/2021) di sebuah hotel di Jakarta.
Teuku Ryan diketahui berprofesi sebagai karyawan BUMN. Namun pemilik nama asli Teuku Rushariandi ini memilih resign karena tidak tahan berjauhan dengan Ricis jika sudah menikah nanti.
Pria asal Aceh ini juga tengah melanjutkan pendidikan di jenjang magister Fakultas Ekonomi Bisnis Universitas Muhammadiyah Jakarta.
Di sisi lain, Teuku Ryan dianggap sebagian orang hanya memanfaatkan Ria Ricis yang tenar sekaligus kaya raya. Namun, jangan berpikiran negatif dulu.
Mengutip MataMata.com, Teuku Ryan diketahui pernah bekerja sebagai pegawai bank BUMN. Mengutip berbagai sumber, gaji karyawan Bank Mandiri yang merupakan salah satu dari bank BUMN berbeda menurut jabatan seperti berikut ini.
Area Branch Manager menerima gaji sekitar Rp 68-74 juta per bulan, sedangkan manajer Rp 27-30 juta per bulan. Gaji untuk level internal auditor dan staf sekitar Rp 10 juta.
Bagi karyawan baru dengan jalur Management Trainee atau Officer Development Program digaji Rp 6 juta per bulan.
Teuku Ryan diduga belum lama menjadi pegawai BUMN berdasarkan tahun kelahirannya, yakni 1998. Itu artinya, besar kemungkinan Teuku Ryan digaji Rp 6 juta per bulan selama menjadi pegawai bank BUMN.
Teuku Ryan mengenyam pendidikan S1 di Universitas Syiah Kuala, perguruan tinggi negeri tertua di Aceh.
Teuku Ryan, di Instagram, sempat mengiklankan kos-kosan dan sewa rumah miliknya. Dalam video tampak sekitar 4 kamar kos dan 2 rumah yang halamannya menjadi satu.
Sayangnya Teuku Ryan tidak membeberkan harga sewa rumah atau kos-kosan yang terletak di tengah kota Langsa tersebut.
Berdasarkan mamikos.com, harga kos-kosan di sekitar kota Langsa berkisar antara Rp 500-800 ribu. Dari kos-kosan saja, Teuku Ryan bisa menghasilkan pendapatan kotor sekitar Rp 3 juta. Penghasilan tersebut belum termasuk sewa rumah yang sudah terisi.
Tak hanya itu, Teuku Ryan ternyata juga seorang selebgram. Jumlah followers Teuku Ryan di dua media sosial tersebut masing-masing sekitar 800 ribu.
Hal itu menepis anggapan panjat sosial alias pansos dilihat dari jumlah followers di sejumlah media sosial seperti TikTok dan Instagram.
Berdasarkan data yang dimiliki Monika Berry mengutip dari cnbc indonesia, akun media sosial yang memiliki 250-800 ribu pengikut bisa mematok tarif endorse sekitar Rp 8,5 juta sekali posting.
Berita Terkait
-
Judika Persembahkan Lagu Spesial untuk Pernikahan Ria Ricis dan Teuku Ryan
-
7 Gaya Keluarga Ria Ricis saat Lamaran, Kompak dengan Busana Muslim
-
9 Potret Detail Dekorasi Lamaran Ria Ricis dan Teuku Ryan, Wangi Bunga Asli
-
Kenakan Baju Adat Aceh, Ini 8 Momen Ria Ricis Tampilkan Tarian Ratoh Jaroe saat Lamaran
-
Oki Setiana Minta Ria Ricis Tak Euforia Lamaran, Publik Bandingkan dengan Lesti-Billar
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Sekolah di Riau Dilarang Keras Menahan Ijazah Siswa, Apapun Alasannya!
-
5 Mobil Bekas Keren Pilihan Keluarga: Kabin Nyaman, Irit dan Muat Banyak
-
Kasus Siswa SMP Islamic Center Siak Tewas Akibat Ledakan Dipantau Pusat
-
Sejumlah Rumah Disegel Buntut Rusuh Protes Isu Bandar Narkoba di Panipahan
-
Wali Kota ke Satpol PP Pekanbaru: Jangan Lagi Ada Pungli ke PKL!