Eko Faizin
Rocky Gerung di Polda Metro Jaya. (Suara.com/Yosea Arga)

SuaraRiau.id - Mantan dosen UI, Rocky Gerung dikunjungi dua tokoh nasional yaitu Amien Rais dan Gatot Nurmantyo pada Kamis 23 September 2021.

Amien Rais dan Gatot Nurmantyo bertandang ke rumah Rocky Gerung di Babakan Madang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Amien Rais berada di rumah Rocky Gerung selama hampir tiga jam.

Amien Rais soal Jokowi dan Pancasila (YouTube).

“Pak Amien dari jam 2 sampai jam 5,” jelas Waketum Partai Ummat, Chandra Tirta Wijaya seperti yang dikutip dari Terkini.id--jaringan Suara.com.

Sementara itu, Gatot Nurmantyo datang lebih sore daripada Amien, yaitu sekitar pukul 16.00 WIB.

“Pak Amien pulang bareng dengan Pak GN, enggak tau ada pertemuan apa lagi.” jelas Chandra.

Amien Rais dan Gatot Nurmantyo diketahui tiba berbeda waktu, tetapi akhirnya memutuskan pulang bareng.

Selain Amien Rais dan Gatot Nurmantyo, hadir pula sejumlah politisi dan aktivis lain, di antaranya mantan Presiden PKS M Sohibul Iman, Akbar Faizal, dan Adhie M Massardi.

Terkait apa yang dibicarakan dalam pertemuan di rumah Rocky Gerung itu, Chandra mengatakan macam-macam. Namun, tentunya mereka menanyakan kasus yang dialami oleh pengamat politik Rocky Gerung.

Gatot Nurmantyo bicara tentang sebutan 'kadrun' terhadap dirinya. (YouTube/Karni Ilyas Club)

“Bisa kami simpulkan Bang Rocky dizalimi,” urainya.

Lebih jauh, Chandra berharap kasus yang dialami Rocky Gerung ini membuka kotak pandora penguasaan lahan yang lebih luas oleh pihak-pihak tertentu yang tidak sesuai dengan keadilan sosial.

Diketahui, adu klaim kepemilikan terjadi antara salah satu warga yaitu Rocky Gerung dengan PT Sentul City Tbk atas lahan yang berlokasi di Bojong Koneng, Babakan Madang, Kabupaten Bogor.

Sentul City mengklaim sebagai pemegang hak yang sah atas bidang tanah bersertipikat tersebut yang saat ini ditempati oleh Rocky Gerung.

Namun, Rocky Gerung membantah menyerobot tanah Sentul City karena telah membeli tanah dan bangunan di lokasi itu secara sah dan dicatat lembaga negara sejak tahun 2009.

Komentar