SuaraRiau.id - Penerapan biaya parkir di gerai Alfamart dan Indomaret mendapat sorotan masyarakat. Warga Pekanbaru mengeluh dengan kebijakan baru tersebut.
Diketahui, mulai awal September 2021, kerjasama pengelolaan parkir dipegang oleh PT Yabisa Sukses Mandiri (YSM).
Salah satu kebijakan yang diterapkan adalah menarik tarif parkir untuk Alfamart dan Indomaret.
Tak hanya warga, penerapan biaya parkir di dua gerai franchaise ternama itu mendapat respons dari Ketua Komisi II DPRD Kota Pekanbaru, Fathullah.
Menurutnya penerapan uang parkir itu tak sebanding. Fathullah meminta Dinas Perhubungan Pekanbaru dan pengelola parkir bijaksana.
“Belanja Rp3000 di Alfamart atau Indomaret, parkir Rp2000, kan gak sebanding. Jadi Dishub dan pengelolaan parkir harus bijaksana, fikirkan masyarakat. Jangan cuma uang-uang aja," terang Fathullah dikutip dari Riauonline.co.id--jaringan Suara.com, Rabu (15/9/2021).
Ia juga mengatakan bahwa kebijakan terhadap pemungutan parkir di Alfamart dan Indomaret ini sangat keterlaluan.
Meskipun pengelolaan parkir dialihkan ke pihak ketiga, Fathullah tak yakin pengalihan pengelolaan parkir ini tidak akan menghentikan kebocoran Penghasilan Asli Daerah (PAD).
"Pengelolaan parkir ini pasti ada bocor, tidak ada enggaknya. Apalagi tidak semuanya juru parkir memberikan karcis parkir," ungkap politisi Gerindra itu.
Fathullah juga mengkritisi panjangnya durasi kontrak kerjasama antara Dinas Perhubungan (Dishub) Pekanbaru dan PT YSM.
“Tidak main-main, kontrak antara kedua belah pihak ini berdurasi satu dekade lamanya,” tegas Fathullah.
Berita Terkait
-
Kasus Bocah Pekanbaru Disiram Air Panas Pengurus Masjid Berujung Damai
-
Masyarakat Pekanbaru Terima 15 Ribu Dosis Vaksin Covid-19 dari Gerindra
-
2 Luka Tusuk Bersarang di Dada, Buruh Bangunan di Pekanbaru Tewas Usai Dikeroyok OTK
-
Pembelajaran Tatap Muka Sekolah Dasar di Pekanbaru Belum Dibuka
-
Pedagang STC Pekanbaru Gelar Aksi Tutup Toko, Ini Tanggapan Firdaus
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Siswa di Kuansing Belajar dari Rumah Dampak Parahnya Kabut Asap Karhutla
-
Kualitas Udara Buruk, Pekanbaru Resmi Berstatus Tanggap Darurat Bencana Karhutla
-
Perkuat Koperasi, Gerakkan Ekonomi Rakyat, Dirut BRI Raih Bakti Koperasi Pradana Nayaka
-
Kabut Asap: Kasus ISPA Riau Tembus 1.960, Pekanbaru dan Pelalawan Tertinggi
-
Stafsus Menhut Raja Juli Mangkir dari Pemeriksaan, KPK Ungkap Alasannya