SuaraRiau.id - Penerapan PPKM sudah turun menjadi level 3. Pembelajaran tatap muka tingkat SMP hingga SMA sederajat pun sudah mulai dilakukan, namun sekolah dasar belum dilaksanakan.
Terkait hal itu, sejumlah wali murid SD berharap belajar tatap muka segera digelar karena murid tidak paham belajar secara daring.
Terlihat di SDN 105 Pekanbaru, Jalan Soebrantas, aktivitas pembelajaran tatap muka belum dilaksanakan.
Orangtua siswa terlihat datang untuk mengambil dan mengantarkan tugas anak mereka.
Menurut Kepala SDN 105 Pekanbaru, Nurhasni, pembelajaran tatap muka secara terbatas belum dilaksanakan.
“Pembelajaran tatap muka di SDN 105 Pekanbaru belum dilaksanakan karena belum mendapat arahan dari Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru terkait pelaksanaan pembelajaraan tatap muka,” kata dia kepada Riauonline.co.id--jaringan Suara.com, Sabtu (11/9/2021).
Menurut Nurhasni, siswa saat ini masih belajar sistem daring. Para wali murid datang ke sekolah untuk menjemput dan mengantas tugas anak mereka secara bergantian.
Namun demikian, menurut salah seorang orangtua murid, Nurjaya, anaknya sulit memahami pembelajaran secara online.
“Susah dia mengerti kalau belajar lewat handphone, kadang anak itu juga bosan. Tugasnya diantar ke sekolah,” ucap Nurjaya.
Sejak Kamis lalu, pembelajaraan tatap muka di sejumlah Sekolah Menengah Pertama di Kota Pekanbaru, sudah dilaksanakan atas rekomendasi dari Dinas Pendidikan Kota Pekanbaru.
Berita Terkait
-
Keren! Cara Sekolah Pastikan Kondisi Kesehatan Siswa Saat PTM Terbatas Ini Patut Ditiru
-
Kasus Covid-19 Mulai Menurun, Batam Akan Buka Sekolah Tatap Muka
-
Pedagang STC Pekanbaru Gelar Aksi Tutup Toko, Ini Tanggapan Firdaus
-
Masih Waspada, Sekolah di Kota Makassar Belum Diijinkan Gelar Pembelajaran Tatap Muka
-
Beredar Wajah Pelaku Penculikan Anak di Pekanbaru, Ini Kata Kapolresta
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Siswa di Kuansing Belajar dari Rumah Dampak Parahnya Kabut Asap Karhutla
-
Kualitas Udara Buruk, Pekanbaru Resmi Berstatus Tanggap Darurat Bencana Karhutla
-
Perkuat Koperasi, Gerakkan Ekonomi Rakyat, Dirut BRI Raih Bakti Koperasi Pradana Nayaka
-
Kabut Asap: Kasus ISPA Riau Tembus 1.960, Pekanbaru dan Pelalawan Tertinggi
-
Stafsus Menhut Raja Juli Mangkir dari Pemeriksaan, KPK Ungkap Alasannya