SuaraRiau.id - Fenomena tak biasa terjadi di sepanjang Pantai Teluk Selahang, Kecamatan Bunguran Timur Laut, Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau (Kepri).
Tumbuhan lumut memenuhi sepanjang pantai. Hal ini membuat pemandangan bibir pantai terlihat hijau semua.
Peristiwa unik itu menarik warga sekitar. Mereka lalu mengabadikan fenomena langka berupa hamparan lumut tersebut menggunakan kamera ponsel.
Salah seorang warga Ranai, Hadisun mengungkapkan bahwa fenomena yang terjadi pada awal pekan ini merupakan kali pertama ia lihat di pantai yang dikenal dengan sebutan Pantai Tanjung itu.
"Senin 30 Agustus 2021 sore, ketika sedang berada di pantai Tanjung, ada pemandangan yang tidak biasa yang saya lihat. Hampir sepanjang sisi pantai dipenuhi lumut tebal berwarna hijau," terang Hadisun kepada Batamnews.co.id--jaringan Suara.com, Jumat (3/9/2021).
Hadisun lantas mengaitkan hijaunya Pantai Tanjung dengan perubahan cuaca yang ekstrem di Natuna.
Atas kejadian tersebut, hingga kini belum ada tanggapan resmi dari pihak terkait seperti dinas lingkungan hidup ataupun Pemkab Natuna sendiri.
Sementara itu, pemerhati lingkungan di Natuna, Cherman menyebut munculnya lumut di Pantai Tanjung akibat pencemaran dan menjadi pertanda makin berkurangnya ikan pemakan tanaman laut itu.
“Itu adalah lumut, Sebenarnya akibat adanya pencemaran lingkungan dan makin berkurangnya habitat ikan pemakan lumut, dan ini sebenarnya banyak ditemui termasuk di Natuna,’’ ungkap Cherman dikutip RRI Natuna.
Ia mengatakan sudah melihat kemunculan lumut ini sejak April 2021 lalu. Bahkan, pada tahun 2020, fenomena ini juga terjadi.
Berita Terkait
-
Sejumlah Paskibra Positif Covid-19 di Natuna, 59 Orang Di-swab dan Karantina
-
Jepang Hibahkan Dana Rp100 Milyar Untuk Bangun Pasar Ikan dan Fasilitas Pelabuhan Natuna
-
Komplotan Pencuri Ikan Vietnam Berulah, Kapal Meledak Saat Kabur Dari Perairan Natuna
-
Sebuah Kapal Vietnam Terbakar dan Tenggelam Saat Dikejar Petugas
-
Viral Aksi Maling Terekam CCTV Dengan Santai Gondol Kotak Amal Masjid
Terpopuler
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- Kajian UGM: Durasi Pidato Prabowo Naik Tiga Kali Lipat, Ucapan Tidak Pantas Tercatat 311 Kali
- Bau Babi di Kapal ASDP Tuai Keluhan Penumpang, Pemerhati Usul Kapal Khusus Ternak dari APBN
- Penyekapan 10 Calon ART Gegerkan Surabaya, Pemkot Segel Penampungan di Kedung Anyar
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
Anggota Polisi Biddokkes Polda Riau Bunuh Ibu Kandung, Pernah Dinas di Brimob
-
Sadisnya Anggota Polisi Riau, Habisi Nyawa Ibu Kandung di Siak
-
Geger di Siak, Wanita Ditemukan Tewas Bersimbah Darah dengan Luka di Leher
-
DBH Merosot 57 Persen, Transfer Pusat ke Daerah Riau Turun
-
Mahasiswa Unri Desak Karhutla Jadi Bencana Nasional, Satgas PKH Dievaluasi