SuaraRiau.id - Nama Heriyanti, salah seorang anak Akidi Tio belakangan menjadi sorotan. Hal itu usai sumbangan Rp 2 triliun untuk penanganan Covid-19 ternyata tidak benar.
Polisi kemudian memeriksa anak bungsu mendiang Akidi Tio tersebut. Bahkan, jelang janji pencarian dana yang nilainya fantastis tersebut, Heriyanti dikabarkan sakit mengalami sesak napas.
Kasus putri bungsu Alm Akidi Tio satu per satu pun terungkap. Sebelumnya, Heriyanti ternyata pernah terjerat kasus penipuan proyek fiktif Istana Negara.
Heriyanti pernah dilaporkan ke Polda Metro Jaya terkait dugaan penipuan bagi hasil untuk pengadaan interior Istana Negara.
Ia kala itu mengimingi keuntungan sebesar 16 sampai 18 persen kepada korbannya dalam proyek Istana Negara tersebut.
Putri pengusaha asal Aceh ini menipu korbannya yang bernama Ju Bang Kioh. Korban saat itu tergiur dengan keuntungan gede yang ditawarkan.
Bang Kioh kemudian mentransfer lah dit ke Heryanty sebesar Rp 6 miliar. Setelah ditransfer ternyata Heriyanti bohong.
Bang Kioh menagih mana keuntungan yang dijanjikan, malah anak Akidi Tio itu selalu berbelit-beli saat ditagih. Merasa kesal, Bang Kioh lalu melaporkan ke Polda Metro Jaya dalam perkara penipuan.
Mengutip Hops.id--jaringan Suara.com, dari penyelidikan polisi, proyek Istana Negara yang dimainkan Heryanti ternyata bodong alias fiktif.
Heriyanti dilaporkan Ju Bang Kioh ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polda Metro Jaya pada 14 Februari 2020.
Sementara itu, sebelumnya Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Supriyadi mengungkapkan Heriyanti tidak ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus tersebut.
Kabid Humas juga menegaskan putri Akidi Tio bukan dijemput melainkan diundang berkaitan dengan realisasi sumbangan 2 triliun tersebut. Asal tahu saja mengingat masa tempo giro dan bank, jatuh tempo pada Senin 2 Agustus 2021.
“Proses pemeriksaan berlangsung baru satu jam, nanti bagian direskrim khusus yang melakukan pendalaman. Bukan dijemput tapi diundang, karena jangka waktu bilt giro memang jatuh pada hari ini,” ujar Kabid Humas dikutip dari Suara Sumsel, Senin (2/8/2021).
Soal nasib donasi Rp 2 triliun yang bikin heboh publik nasional, Kombes Pol Supriyadi duit donasi itu masih dalam proses di perbankan.
Untuk diketahui, seharusnya pencairan dana Rp 2 triliun tersebut dilakukan pada Selasa (3/8/2021). Namun hingga kini belum bisa dilakukan.
Berita Terkait
-
Anak Akidi Tio Diceritakan Sulit Tarik Harta Waris di Perusahaan Singapura
-
Silang Pendapat Donasi Rp 2 T Keluarga Akidi Tio, DPR: Jangan Terlalu Serius
-
Bilyet Giro Rp 2 Triliun Benar Milik Anak Bungsu Akidi Tio, Ini Faktanya
-
Bamsoet Hapus Postingan Kekaguman soal Akidi Tio, Netizen: Kena Prank?
-
Kasus Donasi Akidi Tio Bukan Penipuan, Pejabat yang Cari Panggung
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- 5 Lipstik Wardah yang Tahan Lama Saat Hujan dan Tidak Mudah Luntur Saat Makan
- 3 Sepatu Lari Lokal untuk Full Marathon, Ini Spesifikasi dan Harganya
- Sering Dijual Lebih Murah, Apakah Sepatu di Sports Station Ori?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Ketua PP Siak Terlibat Kecelakaan: Renggut Nyawa Pelajar, Belum Ditetapkan Tersangka
-
Diduga Main HP saat Nyetir, Ketua PP Siak Diperiksa usai Kecelakaan Maut di Perawang
-
Kronologi Kecelakaan Land Cruiser Ketua PP Siak, Tewaskan Pemotor Remaja
-
Land Cruiser Ketua Ormas di Siak Tabrak Motor, Satu Pelajar Tewas, 2 Luka Berat
-
65 Orang Jadi Tersangka Karhutla Riau, Lahan Terbakar Capai 3.394 Hektare