SuaraRiau.id - Seorang kakek berinisial SD (58) di Rokan Hulu (Rohul), Riau diamankan polisi lantaran ketahuan telah berbuat tindakan pencabulan terhadap anak usia 14 tahun.
Perbuatan bejatnya itu ketahuan lantaran sang kakek membelikan handphone (HP) untuk anak 14 tahun tersebut.
Dari situ lah, mulai terbongkar bahwa SD telah melakukan perbuatan pencabulan tersebut.
Aksi pencabulan itu terungkap saat orangtua dari anak 14 tahun ini curiga melihat anaknya memiliki sebuah handphone.
Kemudian orangtuanya menanyakan bahwa darimana mendapatkan handphone itu, lalu korban menjawab bahwa dia membeli sendiri dari uang tabungannya.
Tidak puas dengan jawaban anaknya, lantas orangtua korban terus menanyakan hal yang sama kepadanya, darimana ia mendapatkan uang untuk membeli handphone tersebut.
Karena terus ditanya, akhirnya bocah tersebut mengaku kepada orangtuanya bahwa ia mendapat uang dan pakaian dari SD.
Atas pengakuan itu, pada Senin (26/7/2021), orangtuanya langsung pergi ke Polsek Rambah Hilir agar pelaku segera ditangkap karena telah menodai anaknya.
Kapolres Rohul melalui Humas IPDA Refly Setiawan Harahap menjelaskan, bahwa dari laporan orangtua korban tersebut, maka kakek cabul tersebut segera ditangkap.
"Dari laporan itu kita lakukan penangkapan terhadap tersangka SD pada hari Selasa 27 Juli 2021 pagi, karena telah melakukan pencabulan terhadap anak dibawah umur," kata Refly, Jumat (30/7/2021).
Selanjutnya, setelah penyidik Polsek Rambah Hilir melakukan pemeriksaan terhadap SD, diketahui perbuatan cabul itu sudah dilakukan SD kepada korban sejak tahun 2019 lalu.
"Tersangka mengaku telah mencabuli korban sejak tahun 2019, dan terakhir perbuatan cabul dimaksud dilakukan oleh tersangka di bulan Mei tahun 2021," ungkapnya.
Dari keterangan polisi, bahwa mereka ini tidak ada hubungan darah atau perkawinan, tapi mereka saling kenal saja.
Saat ini SD sudah ditahan oleh penyidik Polsek Rambah Hilir, Rohul untuk pemeriksaan secara intensif dan mempertanggungjawabkan perbuatannya.
Kontributor : Panji Ahmad Syuhada
Tag
Berita Terkait
-
Disebut Bersuami Genderuwo, Gadis 14 Tahun Dicabuli Modus Ritual Penyembuhan
-
Edan! Tukang Ojek di Lamongan Ngaku Khilaf Cabuli Anak Panti Yatim di Bawah Umur
-
Pasutri di Riau Serahkan Siamang, 6 Tahun Lalu Diselamatkan dari Kebakaran
-
Sidang Perdana Dosen Unej Didakwa Pencabulan Anak dan UU KDRT
-
Edan! Kakek-kakek Ini Cabuli Puluhan Bocah SD Laki-laki dan Perempuan di Kedainya
Terpopuler
- 3 Sepatu New Balance Tanpa Tali, Bantalan Nyaman untuk Jalan Kaki Jauh
- Warga Kayumanis Bogor Tolak PSEL
- 5 Sepatu Adidas Tanpa Tali yang Serbaguna, Anti Pegal Dipakai Jalan Seharian
- 5 HP Baru 2026 Memori Besar dan Baterai Badak untuk Multitasking, Harga Rp2 Jutaan
- 5 Moisturizer Mengandung SPF untuk Pagi Hari, Melembapkan dan Mencerahkan Kulit
Pilihan
-
Kesehatan Donald Trump Bermasalah? Gedung Putih Dituding Tutupi Hasil Medical Check-up
-
Kebakaran RSUD Syekh Yusuf Gowa, Begini Kondisi Terkini Pasien
-
Israel Bombardir Lebanon, 74 Warga Jadi Korban Satu Keluarga Tewas Saat Kabur
-
AS-Iran Kembali Sepakati Gencatan Senjata, Harga Minyak Stabil di USD 90
-
Skandal! Jaksa AS Selidiki FIFA, Penjualan Tiket Piala Dunia 2026 Diduga Bermasalah
Terkini
-
Fitur Cash Management QLola by BRI Permudah Payroll Perusahaan dalam Skala Besar
-
Pekanbaru Resmi Tetapkan Siaga Darurat Karhutla hingga 30 November 2026
-
4 Rekomendasi Eyeliner Murah dan Bagus yang Tahan Lama Seharian
-
Jadi Pemasok, Bendahara PAN Pelalawan Ikut Pesta Narkoba Bareng Anak Bupati
-
Anak Pejabat Riau Positif Ganja gegara Hirup Asap di Toilet, Cuma Direhabilitasi